SURABAYATODAY.ID, BOJONEGORO – Pemkab Bojonegoro melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan mengadakan lomba bertutur tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Madrasah Ibtidaiyah (MI). Kegiatan tersebut digelar di Pendopo Malowopati, Rabu (16/10).
Pj Bupati Adriyanto dalam sambutannya menyampaikan perlunya mendidik dan menanamkan budaya membaca untuk anak-anak. “Dengan membaca akan membuka cakrawala pengetahuan karena membaca adalah jendela dunia,” katanya.
Lebih lanjut Adriyanto berharap melalui anak-anak ini kelak mampu menjaga budaya lokal Bojonegoro. Caranya dengan mereka bertutur atau bercerita.
“Anak yang memiliki kemampuan membaca dan bertutur adalah anak yang memiliki karakter kuat dalam hidupnya di masa depan,” tambah Adriyanto.
Sedangkan Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, Erik Firdaus mengatakan kegiatan ini untuk meningkatkan literasi masyarakat terhadap kebiasaan membaca. Kebiasaan itu harus ditanamkan dan dilatih sejak usai dini.
Erik Firdaus mengatakan lomba diikuti 58 peserta dari 42 sekolah yang sebelumnya telah mengirimkan video karya bertuturnya. Setelah melalui seleksi pada tahap pertama diambil 10 peserta terbaik untuk mengikuti final.
Setelah melalui penjurian, Ibrahim Al Hafidz Herdiansyah (SDN Dolokgede Kecamatan Tambakrejo) ditetapkan juara pertama dengan judul cerita “Khayangan Api”. Setelah itu, Shakila Mulia Safrina (SDN Prambatan 1 Kecamatan Balen) juara 2 dengan judul cerita “Kedatangan Ki Andong Sari”. Serta Crusta Eri Antariksa (SD Katolik Santo Paulus Bojonegoro) dengan judul cerita “Keris Jangkung Luk Telu Blongpok Gonjo” menjadi juara ketiga. Selain itu juga dipilih tiga peserta sebagai juara harapan pertama, kedua dan ketiga. (ST10)





