• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Kamis, 22 Januari 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Daerah

Dukung Pengembangan Proses Material, Profesor ITS Manfaatkan Limbah Biomassa

by Redaksi
Kamis, 21 Maret 2024
Prof Dr Eng Widiyastuti ST MT

Prof Dr Eng Widiyastuti ST MT

SURABAYATODAY.ID, SURABAYA – 
Inovasi dalam proses material terus dijalankan guna menyokong kebutuhan masyarakat akan teknologi yang ramah lingkungan. Menyoroti hal tersebut, Guru Besar ke-200 Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Prof Dr Eng Widiyastuti ST MT memanfaatkan teknologi aerosol dan proses material untuk mengubah limbah biomassa menjadi produk yang fungsional.

Perempuan yang akrab disapa Widi tersebut menjelaskan, pengembangan produk material mendapat tantangan karena ketersediaan sumber daya alam yang semakin terbatas. Menurutnya, efisiensi dalam proses ekstraksi bahan baku, pengolahan, hingga pembuatan produk akhir harus dimaksimalkan.

“Intinya adalah bagaimana meningkatkan nilai tambah produk dengan material yang mudah didapatkan,” terang Widi.

Berangkat dari hal tersebut, Profesor dari Departemen Teknik Kimia ITS itu memanfaatkan limbah biomassa yang melimpah di sekitar untuk menciptakan produk yang dapat diaplikasikan di bidang pangan, energi, dan kesehatan. Menggunakan biji alpukat sebagai material sampel, Widi menerapkan teknologi aerosol untuk optimalisasi daya guna produk.

BACA JUGA:  ITS Kuatkan Dampak Hilirisasi Risetnya Lewat Air Minum HE2O

Dalam bidang pangan, perempuan asal Surabaya itu melakukan mikroenkapsulasi ekstrak biji alpukat dalam bentuk serbuk. Biji alpukat yang kaya akan antioksidan rentan untuk teroksidasi, serta sensitif terhadap panas dan cahaya. Karena itu, Widi menerapkan proses spray drying untuk menyelimuti ekstrak biji alpukat dengan matrik polimer sebagai pelapis inti guna melindungi senyawa yang ada di dalamnya.

Perempuan yang juga menjabat sebagai Kepala Departemen Teknik Kimia ITS itu juga tergabung dalam tim yang mengembangkan generasi I Baterai Al-Udara ITS. Material sisa dari ekstraksi biji alpukat dimanfaatkan untuk proses elektrokatalis pada baterai aluminium udara. “Karena masih mengandung selulosa, limbah biji alpukat masih bisa kita gunakan,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Widi menjelaskan, proses material yang digunakan adalah karbonisasi, yaitu proses pemanasan material di dalam reaktor hidrotermal pada suhu 200 derajat celcius selama 12 jam. Dari proses tersebut, limbah biji alpukat menghasilkan salah satu jenis karbon yang memiliki karakteristik yang baik sebagai elektrokatalis. Uji kerja elektrokatalis menunjukkan reaksi reduksi oksigen dengan aluminium menghasilkan arus yang cukup untuk suplai daya baterai.

BACA JUGA:  Atlet Surabaya Raih Emas di Porprov Jatim Diguyur Bonus Rp 32 Juta

Menonjolkan keunggulan performa, Baterai Al-Udara ITS diaplikasikan sebagai sumber energi utama bagi kendaraan listrik. Baterai logam udara dianggap lebih murah, ringan, ramah lingkungan, densitas energi relatif lebih tinggi, dan faktor keamanan yang lebih baik dibanding baterai konvensional.

“Kami berharap untuk dapat mengembangkan jenis baterai sekunder yang dayanya dapat diisi ulang,” ujar Widi.

Ia menambahkan, penelitian yang dilakukannya juga mengembangkan baterai aluminium air laut. Memanfaatkan potensi Indonesia sebagai negara maritim, baterai diaktifkan oleh air laut yang berfungsi sebagai elektrolit. Baterai yang dikembangkan ramah lingkungan dan sesuai untuk diterapkan di daerah pesisir Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T).

BACA JUGA:  Peduli Bencana, ITS Berangkatkan Satgas Kemanusiaan ke Sumatera

Tetap mendayagunakan limbah biji alpukat, inovasi selanjutnya dilakukan dalam pembuatan alat kesehatan berupa pembalut luka. Residu dari biji alpukat yang masih mengandung selulosa dapat membantu dalam proses pemulihan luka. Dengan menambahkan gelatin dan asam sitrat, material dicetak sehingga membentuk produk pembalut luka yang dinilai efektif setelah proses analisis uji antibakteri.

Melalui inovasi yang dilakukan dalam bidang ilmu aerosol dan proses material, Widi berharap agar Indonesia dapat mandiri di bidang kesehatan, energi dan pangan. Mengusung konsep keberlangsungan pembangunan, masyarakat dapat memanfaatkan limbah biomassa yang ada di sekitar untuk memenuhi kebutuhannya. “Dengan mandiri, Indonesia bisa menjadi kuat,” ucapnya mengakhiri. (ST05)

Tags: ITSLimbah BiomassaProfesor
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Pengguntingan pita sebagai tanda meresmikan Program Penanganan Kawasan Permukiman Kumuh Terpadu dan Terintegrasi (Permata Jatim) di Kelurahan Bendomungal, Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan.

Gubernur Khofifah Resmikan Permata Jatim di Bendomungal Pasuruan

Kamis, 22 Januari 2026
Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur Adhy Karyono

Sekdaprov Adhy Buka Peluang Kerjasama dengan Womenpreneur HIPMI Jatim

Kamis, 22 Januari 2026
Founders Bootcamp 2026 akan berlangsung pada 23 Januari 2026 di Balai Pemuda Surabaya.

Founders Bootcamp 2026 Segera Hadir di Surabaya, Ajak Calon Founder Siapkan Diri Sebelum Bangun Usaha

Rabu, 21 Januari 2026
Konferensi pers tentang terkait mekanisme pencairan upah bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja Paruh Waktu di Pemkot Surabaya.

Patuh Regulasi Pusat, Pengupahan PPPK-PW Pemkot Surabaya Ikuti KepmenPAN-RB dan SE Kemendagri

Rabu, 21 Januari 2026

Berita Terkini

Pengguntingan pita sebagai tanda meresmikan Program Penanganan Kawasan Permukiman Kumuh Terpadu dan Terintegrasi (Permata Jatim) di Kelurahan Bendomungal, Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan.

Gubernur Khofifah Resmikan Permata Jatim di Bendomungal Pasuruan

Kamis, 22 Januari 2026
Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur Adhy Karyono

Sekdaprov Adhy Buka Peluang Kerjasama dengan Womenpreneur HIPMI Jatim

Kamis, 22 Januari 2026
Founders Bootcamp 2026 akan berlangsung pada 23 Januari 2026 di Balai Pemuda Surabaya.

Founders Bootcamp 2026 Segera Hadir di Surabaya, Ajak Calon Founder Siapkan Diri Sebelum Bangun Usaha

Rabu, 21 Januari 2026
Konferensi pers tentang terkait mekanisme pencairan upah bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja Paruh Waktu di Pemkot Surabaya.

Patuh Regulasi Pusat, Pengupahan PPPK-PW Pemkot Surabaya Ikuti KepmenPAN-RB dan SE Kemendagri

Rabu, 21 Januari 2026
Gubernur Khofifah Indar Parawansa saat menerima silaturrahmi jajaran PWNU Jawa Timur di Gedung Negara Grahadi, Surabaya.

Gubernur Khofifah Dukung PWNU Jatim Gelar Mujahadah Kubro 1 Abad NU di Malang

Rabu, 21 Januari 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In