• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Minggu, 15 Maret 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Headlines

DP3A-P2KB Surabaya Ungkap Faktor Penyebab Timbulnya Kasus Kekerasan Anak

by Redaksi
Jumat, 19 Mei 2023
Foto dokumentasi kampanye stop kekerasan terhadap anak.

Foto dokumentasi kampanye stop kekerasan terhadap anak.

09.36

SURABAYATODAY.ID, SURABAYA – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3A-P2KB) Kota Surabaya mengungkapkan faktor terbesar penyebab timbulnya kasus kekerasan terhadap anak. Faktor itu salah satunya disebabkan karena keutuhan keluarga hingga dampak negatif dari media sosial.

“Jadi keutuhan keluarga itu sangat penting. Dalam peristiwa yang selama ini terjadi, itu memang tidak utuh keluarganya, ibunya sudah tidak ada (cerai), atau ayahnya tidak ada,” kata Kepala DP3A-P2KB Kota Surabaya, Ida Widayati, Jumat (19/5)

Selain keutuhan keluarga, Ida menyebut faktor terbesar lain penyebab kekerasan terhadap anak adalah dampak negatif dari media sosial (medsos). Menurut dia, sekarang ini anak-anak banyak menggunakan gadget secara tidak sehat dan bukan hanya untuk kepentingan sekolah.

BACA JUGA:  Hadir di Upacara HUT Ke-79 TNI, Pj Bupati Adriyanto Sampaikan Hal Ini

“Untuk kenalan di Instagram, Facebook, seperti itu. Nyuwun sewu (mohon maaf) ya, profil yang dipasang di media sosial belum tentu dengan yang aslinya sama, nah itu terpincut,” ujarnya.

Karena itu, DP3A-P2KB pun juga intens melakukan pencegahan kekerasan terhadap anak melalui kegiatan sosialisasi dinamika remaja berkaitan dengan penggunaan media sosial. Sosialisasi tersebut menyasar ke sekolah-sekolah jenjang SD-SMP hingga pondok pesantren.

“Terakhir kita nyasar (sosialisasi) ke pesantren. Itu disampaikan bagaimana sih kita menggunakan internet yang sehat, bagaimana ilmu tentang reproduksi, seperti itu,” ujarnya.

BACA JUGA:  Ada Kekerasan Fisik Guru ke Siswa di SMPN 49 Surabaya, Kepala Dinas Pendidikan Minta Maaf

Ida pun lantas membeberkan jumlah kasus kekerasan terhadap anak di Surabaya pada tahun 2023. Sejak bulan Januari – April 2023, kasus kekerasan terhadap anak mencapai sekitar 30an. “Ada sekitar 30 an kasus kekerasan terhadap anak sejak Januari-April 2023,” ungkap dia.

Menurut dia, penanganan kasus kekerasan terhadap anak salah satunya dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Unit Pelaksanaan Teknis Daerah (UPTD) Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA). Namun, UPTD PPA ini tidak hanya melakukan penanganan kasus, tapi juga pencegahan terhadap kekerasan pada perempuan dan anak.

BACA JUGA:  Khofifah: Waspadai Cuaca Ekstrem dan Hidrometeorologi

“UPTD ini bertugas melakukan pendalaman, kemudian melakukan koordinasi dengan instansi terkait untuk intervensinya seperti apa, sampai pendampingan kasus selesai,” paparnya.

Meski begitu, Ida menjabarkan, jika pola penanganan kasus kekerasan terhadap anak dilakukan secara berbeda-beda. Mulai dari bentuk intervensinya, hingga berapa lama korban harus didampingi. “Jadi tergantung dari kondisinya (korban) masing-masing,” pungkasnya. (ST01)

Tags: Kekerasan AnakKekerasan Dalam Rumah TanggaUPTD PPA
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Penertiban bangunan yang dijadikan tempat pengumpulan barang bekas di sepanjang kawasan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Benowo.

Pemkot Surabaya Tertibkan Puluhan Gudang Sampah di Kawasan TPA Benowo

Minggu, 15 Maret 2026

PS Mitra Gelar Buka Puasa dan Santuni Anak Yatim

Minggu, 15 Maret 2026

Gubernur Khofifah Bagikan Mushaf Madinah Hadiah Raja Salman untuk Masyarakat

Minggu, 15 Maret 2026

Wagub Emil Dampingi Kapolri Safari Ramadan di Jatim, Perkuat Silaturahmi dengan Berbagai Lapisan Masyarakat

Minggu, 15 Maret 2026

Berita Terkini

Penertiban bangunan yang dijadikan tempat pengumpulan barang bekas di sepanjang kawasan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Benowo.

Pemkot Surabaya Tertibkan Puluhan Gudang Sampah di Kawasan TPA Benowo

Minggu, 15 Maret 2026

PS Mitra Gelar Buka Puasa dan Santuni Anak Yatim

Minggu, 15 Maret 2026

Gubernur Khofifah Bagikan Mushaf Madinah Hadiah Raja Salman untuk Masyarakat

Minggu, 15 Maret 2026

Wagub Emil Dampingi Kapolri Safari Ramadan di Jatim, Perkuat Silaturahmi dengan Berbagai Lapisan Masyarakat

Minggu, 15 Maret 2026
Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak didampingi Bupati Lamongan Yuhronur Efendi meninjau banjir yang merendam ruas Jalan Raya Simo–Sungelebak di Kecamatan Karanggeneng, Kabupaten Lamongan.

Wagub Emil Tinjau Banjir di Jalan Raya Simo–Sungelebak Lamongan

Minggu, 15 Maret 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In