• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Rabu, 21 Januari 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Daerah

Profesor ITS Pelopori Percepatan Pengelolaan Limbah Permukiman di Indonesia

by Redaksi
Rabu, 17 Mei 2023
Prof Ir Eddy Setiadi Soedjono DiplSE MSc PhD saat membacakan orasi ilmiah pada prosesi pengukuhannya sebagai Profesor ke-154 ITS.

Prof Ir Eddy Setiadi Soedjono DiplSE MSc PhD saat membacakan orasi ilmiah pada prosesi pengukuhannya sebagai Profesor ke-154 ITS.

SURABAYATODAY.ID, SURABAYA – Saat ini pengelolaan air limbah permukiman di Indonesia masih jauh dari kata layak. Hal inilah yang mendorong salah satu profesor di Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Prof Ir Eddy Setiadi Soedjono, dalam mengembangkan strategi untuk mengoptimalkan pengelolaan limbah permukiman di Indonesia.

Guru besar dari Departemen Teknik Lingkungan ITS tersebut mengatakan, idealnya air limbah rumah tangga dialirkan menuju instalasi pengolahan air limbah melalui sebuah sistem perpipaan terpusat yang disebut SPALD-T. Adapun tangki septik (septic tank) yang berada di tiap-tiap rumah akan dikuras setiap tiga tahun sekali dan lumpurnya disalurkan ke instalasi pengolahan lumpur tinja (IPLT).

Namun kenyataannya, berbagai institusi penting hingga permukiman penduduk di Indonesia masih saja membuang limbahnya ke tangki septik. Hal ini disebabkan belum tersedianya sistem air limbah perpipaan secara luas, bahkan hanya 1 persen penduduk yang merasakannya.

BACA JUGA:  Anak Luar Biasa! Berusia 15 Tahun Sudah Kuliah

“Ini yang membuat saya terpikir, bagaimana agar ke depannya ada percepatan dalam pengelolaan air limbah permukiman,” ungkap profesor yang akrab disapa Edot tersebut.

Melalui orasi ilmiah saat pengukuhannya sebagai Profesor ke-154 ITS, suami dari Amelia Elly Bouty ini menyampaikan inovasi yang digagasnya. Salah satunya adalah dalam pengembangan teknologi untuk menurunkan kadar amonia pada air limbah komunal.

Ia melakukan riset terhadap Anaerobic Amimonium Oxidation (Annamox), sebuah proses penyisihan nitrogen secara biologis yang dapat meningkatkan kualitas air limbah.

Sosok kelahiran Bandung, 8 Maret 1960 ini pun turut mendukung program pemerintah berupa Pengembangan Implementasi Jamban Sehat. Ia dan timnya memberdayakan masyarakat, terutama golongan miskin, melalui sosialisasi, pendanaan, dan penerapan teknologi pembuatan jamban sehat.

BACA JUGA:  Prediksi Gempa dan Tsunami di Jatim, Pakar ITS Sebut Masyarakat Harus Waspada

“Hal ini bertujuan agar masyarakat memiliki kesadaran untuk memiliki jamban sehat mandiri dan tidak lagi menggunakan jamban komunal,” terangnya.

Siklus daur ulang fosfor, inovasi yang dapat diakukan dalam pengelolaan air limbah permukiman yang bisa dimanfaatkan untuk industri pangan sebagai pupuk.

Melalui program yang juga diamanatkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024 ini, perlahan tapi pasti mulai banyak desa-desa di Indonesia yang mendeklarasikan sebagai desa yang terbebas dari buang air besar sembarangan atau Open Defecation Free (ODF). Di Jawa Timur sendiri, setidaknya sebanyak 23 kabupaten dan kota telah mendeklarasikan wilayahnya sebagai kabupaten atau kota ODF.

BACA JUGA:  ITS Ciptakan Robot Bawah Air Pendeteksi Ranjau Laut, Menangi Ajang Technogine 2020

Guru besar dengan tiga anak ini mengungkapkan, percepatan pengelolaan air limbah permukiman pun dapat dilakukan melalui pemanfaatan mikroba yang bisa membantu mengurangi volume lumpur di dalam tangki septik. Selain itu, daur ulang fosfor yang terdapat pada air limbah domestik merupakan hal yang juga potensial dilakukan, mengingat kandungan fosfornya yang cukup banyak sehingga dapat dimanfaatkan untuk industri pangan.

Hingga saat ini, alumnus doktoral University of Birmingham, United Kingdom ini masih terus mengembangkan risetnya terkait pengelolaan air limbah, seperti dalam hal pengolahan air minum dari air limbah permukiman di Indonesia. “Pada akhirnya, untuk mewujudkan Indonesia Sehat 2030 tentu membutuhkan harmonisasi, integrasi, serta komitmen dari berbagai pihak,” pungkasnya mengingatkan. (ST05)

Tags: ITSPengelolaan LimbahPermukimanProfesor
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Konferensi pers tentang terkait mekanisme pencairan upah bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja Paruh Waktu di Pemkot Surabaya.

Patuh Regulasi Pusat, Pengupahan PPPK-PW Pemkot Surabaya Ikuti KepmenPAN-RB dan SE Kemendagri

Rabu, 21 Januari 2026
Gubernur Khofifah Indar Parawansa saat menerima silaturrahmi jajaran PWNU Jawa Timur di Gedung Negara Grahadi, Surabaya.

Gubernur Khofifah Dukung PWNU Jatim Gelar Mujahadah Kubro 1 Abad NU di Malang

Rabu, 21 Januari 2026

Pariwisata Surabaya Tumbuh Positif, Kunjungan Wisatawan Tembus 25,4 Juta Sepanjang 2025

Rabu, 21 Januari 2026

BRIDA Surabaya Luncurkan SI EPID, Perkuat Tata Kelola Inovasi Menuju World Class Smart City

Rabu, 21 Januari 2026

Berita Terkini

Konferensi pers tentang terkait mekanisme pencairan upah bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja Paruh Waktu di Pemkot Surabaya.

Patuh Regulasi Pusat, Pengupahan PPPK-PW Pemkot Surabaya Ikuti KepmenPAN-RB dan SE Kemendagri

Rabu, 21 Januari 2026
Gubernur Khofifah Indar Parawansa saat menerima silaturrahmi jajaran PWNU Jawa Timur di Gedung Negara Grahadi, Surabaya.

Gubernur Khofifah Dukung PWNU Jatim Gelar Mujahadah Kubro 1 Abad NU di Malang

Rabu, 21 Januari 2026

Pariwisata Surabaya Tumbuh Positif, Kunjungan Wisatawan Tembus 25,4 Juta Sepanjang 2025

Rabu, 21 Januari 2026

BRIDA Surabaya Luncurkan SI EPID, Perkuat Tata Kelola Inovasi Menuju World Class Smart City

Rabu, 21 Januari 2026
Sosialisasi pembatasan gawai di SMP Negeri 44 Surabaya.

Dispendik Surabaya Gencarkan Sosialisasi Pembatasan Gawai

Rabu, 21 Januari 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In