• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Minggu, 8 Maret 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Daerah

Wagub Emil: Kesejahteraan Petani Ada di Maksimalisasi Hulu Hilir Sektor Pertanian

by Redaksi
Selasa, 16 Mei 2023
Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak

Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak

SURABAYATODAY.ID, SURABAYA – Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak menyebut bahwa upaya menyejahterakan petani tidak bisa dari satu sisi saja hulu atau hilir. Melainkan harus ada maksimalisasi dan optimalisasi di dua sisi tersebut.

“Jadi memang hilirisasi harus melihat skala juga. Jadi begini kalau kita dituntut untuk menyejahterakan petani dan pertanyaannya lewat mana? Kalau lewat hulunya, hulunya ini kan tanaman kita beras dan jagung dan tebu dan mungkin tembakau misalnya, ini ada ruang tidak?” sebut Emil Dardak usai menghadiri Jatim Talk II yang diselenggarakan Bank Indonesia Kantor Perwakilan Jawa Timur di Ballroom Hotel JW. Marriott Surabaya, Selasa (16/5).

Ia menjelaskan, tidak cukup dengan optimalisasi dan maksimalisasi di tatanan hilir di sektor pertanian saja. Pasalnya ia menilai hilirisasi dari tanaman mayoritas yang ditanam di Jawa Timur sudah maksimal.

BACA JUGA:  Wagub Emil: Jangan Euforia Merayakan Nataru

Lebih lanjut Wagub Jatim ini menjelaskan hilirisasi padi menjadi beras, hilirisasi jagung bisa langsung dikonsumsi atau dijadikan makanan ternak. Kemudian hilirisasi tebu adalah gula dan terbaru adalah untuk etanol.

“Jadi kita tidak bisa menjawab masalah hilir kalau belum mikir di hulunya,” jelasnya.

Mantan bupati Trenggalek ini mengatakan swasembada pangan menjadi hal yang saat ini tengah diupayakan untuk diwujudkan. Namun di sisi lain, adanya swasembada pangan juga menuntut petani-petani lebih optimal dalam meningkatkan produktivitasnya pada jenis-jenis tanaman yang menjadi makanan pokok di negeri ini.
“Berani nggak kita nanam tanaman lain yang mungkin sebenarnya bisa hilirisasinya lebih banyak lagi, 1 pohon bisa yang menghasilkan banyak sekali lapangan kerja, ini kan nggak sesederhana itu?” tanyanya.

BACA JUGA:  Bikin Webseries dengan Modal Smartphone? Sutradara Andri Cung Bagikan Tipsnya

Sementara hilirisasi untuk tanaman padi pasti dalam bentuk beras yang nanti menjadi konsumsi utama masyarakat Indonesia. Emil Dardak menyebut bahwa keberanian untuk menanam jenis tanaman lain yang kemudian diproduksi dalam jumlah besar dan mampu dihilirisasi menjadi berbagai produk menjadi tantangan tersendiri.

Pasalnya hal tersebut pasti akan menimbulkan banyak perspektif ditengah upaya mewujudkan swasembada pangan di Indonesia. Sementara Jawa Timur sendiri merupakan provinsi dengan produktivitas padi tertinggi secara nasional.

Tak hanya itu, lanjutnya, sektor pertanian juga menyumbang 10,76 persen terhadap PDRB Jatim. Lalu sepertiga dari total angkatan kerja yang ada di Jawa Timur bekerja di sektor pertanian.

BACA JUGA:  Januari-September 2022, Ada 388 Kejadian Kebakaran di Lahan Terbuka

“Setelah kita telah seperti itu kita menemukan bahwa sebenarnya sudah optimal, bisa dibilang apa yang sudah dilakukan oleh para petani sudah cukup maksimal,” sebutnya.

Di sisi lain luas Jawa Timur yang mencapai 48.000 km2 dengan jumlah penduduknya 40.000.000 jiwa. Artinya ini Jawa Timur padat sekali dengan lahan yang sangat terbatas. Karena itu optimalisasi dan maksimalalisasi hulu hilir di sektor ini menjadi hal penting untuk bisa memberikan kesejahteraan bagi para petani. (ST02)

Tags: Hulu HilirPetaniSektor PertanianWagub Emil Dardak
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Rapat koordinasi bersama Kementerian Agama (Kemenag) Kota Surabaya dan seluruh Lembaga Amil Zakat (LAZ) se-Kota Surabaya di ruang sidang wali kota,.

Kemenag dan LAZ, Pemkot Surabaya Perkuat Sinkronisasi Data Penyaluran Zakat

Sabtu, 7 Maret 2026

Gubernur Khofifah Serahkan Truk Hasil Normalisasi Dimensi, Optimis Percepat Terwujudnya Zero ODOL 2027 di Jatim

Sabtu, 7 Maret 2026

Gubernur Khofifah Dampingi Wapres Gibran Tinjau Pasar Gelondong Gede Tuban, Pastikan Stok Bahan Pokok Aman

Sabtu, 7 Maret 2026

Sapa Bansos Amaliyah Ramadan ke-10, Gubernur Khofifah Salurkan Bantuan Rp8,35 Miliar untuk Perkuat Perlindungan Sosial dan Kemandirian Ekonomi Masyarakat Tuban

Jumat, 6 Maret 2026

Berita Terkini

Rapat koordinasi bersama Kementerian Agama (Kemenag) Kota Surabaya dan seluruh Lembaga Amil Zakat (LAZ) se-Kota Surabaya di ruang sidang wali kota,.

Kemenag dan LAZ, Pemkot Surabaya Perkuat Sinkronisasi Data Penyaluran Zakat

Sabtu, 7 Maret 2026

Gubernur Khofifah Serahkan Truk Hasil Normalisasi Dimensi, Optimis Percepat Terwujudnya Zero ODOL 2027 di Jatim

Sabtu, 7 Maret 2026

Gubernur Khofifah Dampingi Wapres Gibran Tinjau Pasar Gelondong Gede Tuban, Pastikan Stok Bahan Pokok Aman

Sabtu, 7 Maret 2026
Anggota Komisi B DPRD Surabaya, Baktiono

Komisi B DPRD Surabaya Dukung Satpol PP Tindak Tegas RHU Bandel Jual Mihol Saat Ramadan

Jumat, 6 Maret 2026

Sapa Bansos Amaliyah Ramadan ke-10, Gubernur Khofifah Salurkan Bantuan Rp8,35 Miliar untuk Perkuat Perlindungan Sosial dan Kemandirian Ekonomi Masyarakat Tuban

Jumat, 6 Maret 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In