• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Selasa, 10 Maret 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Daerah

Wagub Emil Tekankan Pentingnya Kesejahteraan Petani untuk Wujudkan Ketahanan Pangan

by Redaksi
Kamis, 11 Mei 2023
Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak di sela Rapat Koordinasi Pengawasan Bidang Ketahanan Pangan bertema "Sinergi Aparat Pengawas Intern Pemerintah (APIP) dan Aparat Penegak Hukum (APH) Mengawal Program Pertanian dan Pengendalian Alih Fungsi Lahan Pertanian Provinsi Jawa Timur" di Hotel Vasa, Surabaya,

Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak di sela Rapat Koordinasi Pengawasan Bidang Ketahanan Pangan bertema "Sinergi Aparat Pengawas Intern Pemerintah (APIP) dan Aparat Penegak Hukum (APH) Mengawal Program Pertanian dan Pengendalian Alih Fungsi Lahan Pertanian Provinsi Jawa Timur" di Hotel Vasa, Surabaya,

SURABAYATODAY.ID, SURABAYA – Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak menekankan pentingnya kesejahteraan petani untuk mewujudkan cita-cita ketahanan pangan di Jatim. Hal tersebut disampaikannya langsung saat membuka Rapat Koordinasi Pengawasan Bidang Ketahanan Pangan bertema “Sinergi Aparat Pengawas Intern Pemerintah (APIP) dan Aparat Penegak Hukum (APH) Mengawal Program Pertanian dan Pengendalian Alih Fungsi Lahan Pertanian Provinsi Jawa Timur” di Hotel Vasa, Surabaya, Kamis (11/5).

Mantan bupati Trenggalek tersebut mengatakan, kesejahteraan petani bisa ditentukan dengan faktor biaya. Di mana petani dihadapkan dengan tantangan penurunan harga yang merugikan. “Jangan sampai, kebijakan kita urban-centric. Memurahkan harga pangan di kota, tapi mengurangi harga yang bisa diterima petani. Maka ini kita harus fokus mengendalikan tata niaga,” jelasnya.

Wagub yang akrab disapa Emil itu mengatakan, ada dua kata kunci saat membicarakan tentang ketahanan pangan. Yakni perihal lahan dan SDM. “Kalau bicara soal lahan, kita masuk ke alih fungsi lahan. Tapi kalau berbicara tentang SDM-nya, maka kita bicara produktivitas. Produktivitas pun baru dapat diraih kalau petani sejahtera,” ujarnya.

BACA JUGA:  ITS Teken MoU dengan PT GEN, Luaskan Kerja Sama Inovasi Industri

“Jadi ketahanan pangan harus berdiri di atas kesejahteraan petani. Ini yang harus kita cita-citakan bersama. Maka nilai tukar petani harus selalu menjadi parameter kita,” lanjut dia.

Untuk itu, peran APIP dan APH menjadi sangat vital. Sehingga, efektivitas mereka dapat memantau perkembangan inflasi dan memastikan keadilan harga bagi produsen. “Yang pasti daerah harus mempunyai tata kelola yang baik. Ada satu lagi, pengendalian pemanfaatan ruang di lapangan. Penegakkan Perda itu juga areanya Satpol PP. Berarti kita juga harus melihat dati kapasitas mereka,” terangnya.

BACA JUGA:  Jalan di Runway Gelaran Istana Berbatik, Wagub Emil: Batik Tidak Bisa Direplika oleh AI

Lebih jauh, Emil menuturkan bahwa diskusi tentang ketahanan pangan harus selalu dilakukan dengan penuh dedikasi dan semangat. Sebab, hampir sepertiga masyarakat Jawa Timur bekerja di sektor pertanian.

Berdasarkan data dari Inspektorat Jenderal Kementerian Pertanian, pada tahun 2022, sektor pertanian berkontribusi 12,40% dari PDB Indonesia, sedangkan Jatim berkontribusi 11,11% dari PDRB dan merupakan penyumbang ketiga tertinggi Indonesia.

Selain itu, sektor pertanian menyerap 31,87 juta tenaga kerja atau sekitar 25,19% dari total angkatan kerja 133,56 juta. Di Jatim sendiri, sektor pertanian menyerap 31,30% dati total tenaga kerja.

Sementara itu, Inspektur Jenderal Kementerian Pertanian Jan S. Maringka mengatakan bahwa penting untuk setiap orang menyusun strategi ketahanan pangan. Sebab, banyak negara di dunia menghadapi krisis pangan.

BACA JUGA:  Hadiri Puncak Peringatan HPN 2023, Wagub Emil Harapkan Insan Pers Ikut Wujudkan Demokrasi yang Bermartabat

“Strategi ketahanan pangan ini supaya kita bisa jaga kedaulatan pangan Indonesia di masa yang akan datang. Kita paham koordinasi itu sulit untuk dilaksanakan. Tapi mari mengawal bersama-sama agar program-program kami bisa berjalan tepat waktu, tepat mutu, dan tepat sasaran,” ungkapnya.

Selain itu, pembahasan terkait pengalihan lahan dan ketahanan pangan penting untuk menjaga hajat hidup orang banyak. Mengingat, 280 juta penduduk Indonesia menggantungkan hidupnya kepada pertanian.

“Jadi kita jangan melihat hanya sekedar membangun infrastruktur saja, namun keberpihakan kita terhadap lahan-lahan pertanian. Saya mengharapkan pertemuan kita hari ini memberikan nilai tambah agar Jawa Timur tetap menjadi lumbung pangan Indonesia,” tuturnya. (ST02)

Tags: Kesejahteraan PetaniKetahanan PanganWagub Emil Dardak
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Pelayanan Perumda Air Minum Surya Sembada Tetap Siaga Selama Libur Lebaran

Senin, 9 Maret 2026

Paket Cinta Kasih, Buddha Tzu Chi Hadirkan Senyum Warga Sidotopo Wetan Jelang Idul Fitri

Senin, 9 Maret 2026

Hadiri Buka Puasa Bersama Menteri Agama RI dan REI Jatim, Gubernur Khofifah Ajak Perkuat Sinergi Percepatan Hunian Layak bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah

Senin, 9 Maret 2026

Tak Sekadar Wisata Alam, Hutan Kota Jeruk Surabaya Disiapkan Jadi Penggerak Ekonomi Warga

Senin, 9 Maret 2026

Berita Terkini

Foto bersama di sela kegiatan pemberian santunan kepada anak yatim dan berbuka puasa bersama di DPRD Surabaya.

DPRD Surabaya Santuni Anak Yatim dan Gelar Buka Puasa Bersama

Senin, 9 Maret 2026

Pelayanan Perumda Air Minum Surya Sembada Tetap Siaga Selama Libur Lebaran

Senin, 9 Maret 2026

Paket Cinta Kasih, Buddha Tzu Chi Hadirkan Senyum Warga Sidotopo Wetan Jelang Idul Fitri

Senin, 9 Maret 2026

Hadiri Buka Puasa Bersama Menteri Agama RI dan REI Jatim, Gubernur Khofifah Ajak Perkuat Sinergi Percepatan Hunian Layak bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah

Senin, 9 Maret 2026

Tak Sekadar Wisata Alam, Hutan Kota Jeruk Surabaya Disiapkan Jadi Penggerak Ekonomi Warga

Senin, 9 Maret 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In