• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Minggu, 31 Mei 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Daerah

Petani Bojonegoro Diuntungkan Harga Jual Gabah yang Tinggi

by Redaksi
Kamis, 2 Februari 2023

SURABAYATODAY. ID, BOJONEGORO – Para petani di Kabupaten Bojonegoro bisa tersenyum. Mereka mulai menikmati hasil panen dengan penjualan yang lebih tinggi dibanding harga jual di tahun-tahun sebelumnya.

Kabid Ketahanan Pangan, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP), Moch Rudianto menyampaikan bahwa harga gabah di musim panen ini melonjak dengan harga yang bervariasi. Yakni berkisar Rp 5.300 hingga Rp 5.600 per kilogram lepas combine (mesin panen padi).

“Harga segitu sudah merupakan hasil jual petani tanpa dibebani biaya combine,” jelasnya.

BACA JUGA:  Diluncurkan Presiden Jokowi, Gubernur Khofifah Optimistis Food Estate Mangga dengan Sistem Offtaker Akan Ungkit Kesejahteraan Petani

Ia melanjutkan, saat ini telah memasuki masa panen. Sehingga jika harganya menurun namun tidak langsung anjlok dan masih dikatakan lebih mahal dari tahun-tahun sebelumnya.

Secara terpisah, salah satu petani asal Kecamatan Sumberrejo, Ngadolah menyampaikan kenaikan harga gabah ini sangat disyukuri. Sebab di tahun lalu dirinya menjual gabah hanya seharga Rp 3.700 per kilogram.

“Tahun lalu saya jual gabah harga Rp 3.700. Saat ini saya jual gabah harga Rp 5.500, bahkan yang panen duluan ada yang Rp 5.700,” ungkapnya.

BACA JUGA:  Kabar Gembira Bagi Petani, HPP Gabah Naik Menjadi Rp 6.500 Per Kilogram

Petani lain, Samiatun juga menyampaikan hal senada. Kenaikan harga jual gabah tahun ini sangat membantu perekonomian petani.

Namun dalam hal penjualan, ia lebih memilih sistem ‘tebas’ yakni dilakukan tanpa menimbang, mengukur atau menakar padi yang diperoleh dari hasil sawahnya.

“Kalau saya lebih suka sistem tebas, tidak usah mikir kelamaan nimbang dan mengurus proses panennya,” beber di.

Meskipun begitu, menurut Samiatun, kenaikan harga gabah ini cukup terasa. Saat ini ia mendapatkan hasil tebasan sejumlah Rp 20 juta, dibanding tahun lalu dirinya hanya mendapat tebasan Rp 15 juta. (ST10)

BACA JUGA:  Jadi Lumbung Pangan Nasional, Pemkab dan Kementan Panen Raya di Bojonegoro
Tags: Harga Jual GabahPanen PadiPanen RayaPetani Bojonegoro
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Penyerahan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Jawa Timur atas laporan keuangan Pemkot Surabaya tahun 2025.

Pemkot Surabaya Raih Opini WTP 14 Kali Berturut-turut dari BPK Jatim

Minggu, 31 Mei 2026
Plh Wali Kota Surabaya, Armuji

Wali Kota Armuji Dukung Penuh Kebangkitan Ekonomi UMKM di Surabaya

Minggu, 31 Mei 2026
Upacara Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-733 di Halaman Balai Kota Surabaya.

Peringati HJKS ke-733, Pemkot Surabaya Ungkap Capaian dan Agenda Pembangunan

Minggu, 31 Mei 2026

Peringatan Hari Raya Waisak 2570 BE/2026, Gubernur Khofifah Ajak Masyarakat Menguatkan Persaudaraan Menjaga Perdamaian Dunia

Minggu, 31 Mei 2026

Berita Terkini

Penyerahan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Jawa Timur atas laporan keuangan Pemkot Surabaya tahun 2025.

Pemkot Surabaya Raih Opini WTP 14 Kali Berturut-turut dari BPK Jatim

Minggu, 31 Mei 2026
Plh Wali Kota Surabaya, Armuji

Wali Kota Armuji Dukung Penuh Kebangkitan Ekonomi UMKM di Surabaya

Minggu, 31 Mei 2026
Upacara Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-733 di Halaman Balai Kota Surabaya.

Peringati HJKS ke-733, Pemkot Surabaya Ungkap Capaian dan Agenda Pembangunan

Minggu, 31 Mei 2026

Peringatan Hari Raya Waisak 2570 BE/2026, Gubernur Khofifah Ajak Masyarakat Menguatkan Persaudaraan Menjaga Perdamaian Dunia

Minggu, 31 Mei 2026

Infrastruktur Penting, Tapi Pendidikan, Kesehatan dan Rumah Layak Huni Harus Prioritas

Minggu, 31 Mei 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In