SURABAYATODAY.ID, BOJONEGORO – DPRD Bojonegoro menggelar rapat paripurna, Kamis (22/9). Agendanya penandatanganan nota kesepakatan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas serta Plafon Anggaran Sementara (PPAS) P-APBD Kabupaten Bojonegoro tahun anggaran 2022.
Rapat dipimpin Ketua DPRD Bojonegoro Abdullah Umar. Pada rapat tersebut DPRD dan Pemkab Kabupaten Bojonegoro melakukan penandatanganan nota kesepakatan bersama rancangan KUA-PPAS Perubahan APBD Kabupaten Bojonegoro tahun anggaran 2022.
Juru bicara Badan Anggaran (Banggar) DPRD Bojonegoro, Sahudi, saat menyampaikan laporan Banggar mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat dalam pembahasan dan penyusunan KUAPPAS P-APBD tahun 2022 hingga tercapainya nota kesepakatan bersama ini. Hal tersebut sebagaimana yang tertuang dalam Undang-undang nomor 23 tahun 2014 dan Peraturan Menteri dalam Negeri nomor 27 tahun 2021.
“Pendapatan daerah sebelum perubahan sebesar Rp 4,1 triliun, setelah pembahasan mengalami kenaikan menjadi Rp 4,2 triliun,” katanya.
Rinciannya, Pendapatan Asli Daerah (PAD ) sebesar Rp 784 miliar. Sedangkan setelah pembahasan mengalami peningkatan sebesar Rp 824 miliar,” katanya.
Sementara pendapatan pada transfer pada APBD 2022 sebelum perubahan sebesar Rp 3,2 triliun. Tetapi setelah pembahasan naik menjadi Rp 3,3 triliun.
“Selanjutnya lain-lain pendapatan yang sah pada APBD 2022 Rp 74 miliar, tidak mengalami perubahan,” terang Sahudi.
Ia menyatakan untuk belanja daerah juga naik. Awalnya sebelum P-APBD adalah Rp 5,9 triliun. Setelah pembahasan mengalami peningkatan menjadi Rp 6,5 triliun. Untuk pembiayaan neto sebelum pembahasan Rp 1,7 triliun, setelah pembahasan menjadi Rp 2,2 triliun.
Sementara itu, Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah, dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada semua elemen yang terlibat dalam pembahasan KUAPPAS P-APBD 2022 baik dari Pemkab Bojonegoro maupun DPRD Bojonegoro.
“Terima kasih atas masukan, saran maupun kritik yang membangun dari DPRD Bojonegoro. Hal ini menunjukkan bahwa DPRD telah menunjukkan fungsinya,” katanya.
“Mudah-mudahan sinergitas antara Pemkab dan DPRD akan memajukan Kabupaten Bojonegoro,” tambah Bupati Anna. (ST10)





