• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Selasa, 26 Mei 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Daerah

Wagub Emil Harapkan Equalizing Sekolah Negeri dan Swasta

by Redaksi
Minggu, 17 Juli 2022
Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak saat membuka Forum Ta'aruf dan Orientasi (Fortasi) dan Milad Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Kota Surabaya ke-61 di gedung Pimpinan Daerah Muhammadiyah, Surabaya.

Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak saat membuka Forum Ta'aruf dan Orientasi (Fortasi) dan Milad Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Kota Surabaya ke-61 di gedung Pimpinan Daerah Muhammadiyah, Surabaya.

SURABAYATODAY.ID, SURABAYA – Pendidikan formal, baik dari instansi negeri maupun swasta, merupakan hak seluruh masyarakat Indonesia. Karenanya, dibutuhkan kesetaraan kualitas antara kedua sisi sehingga opsi edukasi juga semakin banyak.

“Jadi memang jangan lagi terfokus pada sekolah negeri. Harus ada kesetaraan, agar anak-anak berprestasi tersebar di sekolah swasta juga yang nantinya membawa kesetaraan (equalizing) baik di negeri maupun swasta,” ucap Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak.

Hal ini disampaikannya saat membuka Forum Ta’aruf dan Orientasi (Fortasi) dan Milad Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Kota Surabaya ke-61 di gedung Pimpinan Daerah (PD) Muhammadiyah, Surabaya, Minggu (17/7).

BACA JUGA:  Hadiri Istighosah Muslimat Mojokerto, Wagub Emil: Poros Kemajuan Daerah Ada Pada Pendidikan dan Kesehatan

Untuk itu, peran anggota aktif IPM diharapkan dapat menjawab tantangan hari ini. Terlebih, pasca perubahan proses penerimaan peserta didik baru (PPDB) yang ditempuh melalui tiga mekanisme. Yaitu zonasi dengan kuota minimal 90 persen dari total daya tampung sekolah, 5 persen jalur prestasi, serta 5 persen jalur perpindahan tugas orang tua/wali.

Menurutnya, banyak sekali yang kemudian merasa kecewa ataupun sedih karena tidak bisa masuk ke sekolah negeri. Padahal, keadaan dan prestise sekarang ini sudah bergeser jauh dari saat PPDB dulu yang mengandalkan nilai ujian nasional untuk masuk negeri.

BACA JUGA:  23.477 Siswa Jatim  Masuk PTN Tanpa Tes

“Sekarang kan banyak yang menggunakan zonasi. Ya tentu zonasi bukan prestasi, itu memang kondisi. Nah, karena itu kita ingin juga meyakinkan bahwa sebenarnya lembaga pendidikan swasta ini baik dan berkualitas. Fortasi ini itu akan menjadi starting point bagaimana kader IPM menjawab tantangan ini,” terangnya.

Meski begitu, Emil tidak menampik fakta bahwa selain kualitas, keadaan finansial keluarga juga menjadi faktor utama dalam memilih sekolah. Sebab, tak dipungkiri, biaya sekolah negeri lebih murah dibandingkan sekolah swasta.

BACA JUGA:  Notaria Fest 2022, Ini Harapan Wagub Emil pada Notaris

“Maka dari itu, peran konkret pemerintah yang sudah kami lakukan adalah memberikan Biaya Penunjang Operasional Penyelenggaraan Pendidikan atau BPOPP. Semacam dana BOS yang diberikan untuk SMA atau SMK baik negeri maupun swasta,” jelas Emil.

“Harapannya, sekolah bisa menyesuaikan SPP agar lebih terjangkau. Syukur-syukur bisa dijadikan program beasiswa bagi yang tidak mampu tapi tentunya punya kelayakan untuk memperoleh beasiswa,” imbuh Emil. (ST02)

Tags: Perguruan Tinggi NegeriPerguruan Tinggi SwastaSekolah NegeriWagub Emil Dardak
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

BRIDA Surabaya Dorong Metode Silvofishery untuk Perkuat Ekosistem Pesisir

Senin, 25 Mei 2026
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyapa dan berdialog dengan pedagang di Pasar Banjarejo Kabupaten Bojonegoro.

Gubernur Khofifah Sapa dan Dialog dengan Pedagang Pasar Banjarejo Bojonegoro

Senin, 25 Mei 2026
Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur Adhy Karyono saat menerima audiensi Koso Nippon.

Sekdaprov Adhy Terima Audiensi Koso Nippon, Bahas Program Review untuk Perkuat Efektivitas Program Pemerintah

Senin, 25 Mei 2026
Pro

Program “Kemis Mlipis” Curi Perhatian” Kemendikdasmen

Senin, 25 Mei 2026

Berita Terkini

BRIDA Surabaya Dorong Metode Silvofishery untuk Perkuat Ekosistem Pesisir

Senin, 25 Mei 2026
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyapa dan berdialog dengan pedagang di Pasar Banjarejo Kabupaten Bojonegoro.

Gubernur Khofifah Sapa dan Dialog dengan Pedagang Pasar Banjarejo Bojonegoro

Senin, 25 Mei 2026
Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur Adhy Karyono saat menerima audiensi Koso Nippon.

Sekdaprov Adhy Terima Audiensi Koso Nippon, Bahas Program Review untuk Perkuat Efektivitas Program Pemerintah

Senin, 25 Mei 2026
Pro

Program “Kemis Mlipis” Curi Perhatian” Kemendikdasmen

Senin, 25 Mei 2026

Kemiskinan Ekstrem Jatim Tersisa 0,29 Persen

Senin, 25 Mei 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In