• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, 7 Maret 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Headlines

Rini Indriyani Imbau Orang Tua Deteksi Dini Tanda-Tanda Anak Berkebutuhan Khusus

by Redaksi
Selasa, 19 April 2022
Talkshow di Pusat Pembelajaran Keluarga (Puspaga), lantai 2 gedung Siola.

Talkshow di Pusat Pembelajaran Keluarga (Puspaga), lantai 2 gedung Siola.

SURABAYATODAY.ID, SURABAYA – Memperingati Hari Kesadaran Autisme Sedunia atau World Autism Awareness Day (WAAD) dan Hari Kartini, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menggelar talkshow di Pusat Pembelajaran Keluarga (Puspaga), lantai 2 Gedung Siola, Selasa (19/4). Dalam talkshow tersebut dihadiri oleh Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Surabaya Rini Indiriyani, Guru Besar Inklusi sekaligus Dosen Pendidikan Pendidikan Luar Biasa (PLB) Universitas Negeri Surabaya (Unesa) Prof. Dr. Budiyanto.

Selain itu, dalam kesempatan ini juga hadir orang tua dari salah satu mahasiswa inklusi Unesa Muhammad Aden Hadi, yaitu Bonie Dewayanti dan ada pula Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3APPKB) Kota Surabaya Tomi Ardiyanto serta Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya Yusuf Masruh.

Talkshow bertajuk “Bergerak Bersama Mewujudkan Generasi Emas Surabaya dengan Layanan Holistik untuk Anak Istimewa” ini membahas pelbagai masalah dan memberikan solusi seputar keluarga serta anak autis. Menurut Guru Besar Inklusi Unesa Budiyanto mengatakan, probabilita mempunyai anak autis dengan anak normal itu hampir sama.

BACA JUGA:  Jelang Pameran UMKM Virtual, Pemkot Surabaya Mulai Promosikan Produk

Karena itu, lanjut Budiyanto, setiap orang tua khususnya seorang ibu harus bisa memahami karakteristik dan kepribadian anak. Jika tidak mendalami dan mempelajari lebih dalam karakteristik Anak Berkebutuhan Khusus (ABK), maka akan sangat sulit berkembang.

“Anak autis ini kan ada dua karakteristiknya, ada yang tidak mau berinteraksi dengan lingkungan, di sisi lain ada yang ekstra aktif. Di kondisi seperti ini lah kita perlu peran orang tua mempelajari karakteristik anak-anak ABK ini, jadi jangan sampai dibiarkan begitu saja di rumah,” kata Budiyono.

Ia menjelaskan, orang tua harus melakukan deteksi dini ketika tahu ada ciri-ciri ABK pada anaknya. Tanda-tanda anak hiperaktif biasanya, lambat berbicara atau kurang stimulasi segera konsultasikan ke pakar yang ahli dibidang menangani anak-anak berkebutuhan khusus.

BACA JUGA:  Dukung Ekonomi Halal Transparan, ITS Kembangkan Pelacak Sertifikasi Halal

“Deteksi dini itu bagaimana kita sebagai orang tua mengenali perilaku-perilaku yang dapat diindikasikan mempunyai hambatan. Baik itu dari segi fisik, mental, intelektual maupun sensorik,” jelas Budiyono.

Sementara itu, Ketua TP PKK Surabaya Rini Indriyani mengatakan, peran lingkungan keluarga untuk  mensupport ABK itu sangat penting. Menurut Rini, penguatan keluarga dalam menerima ABK itu sangat membantu perkembangan anak di masa depan.

Menurut Rini, seorang ABK juga membutuhkan sosialisasi dan berinteraksi dengan dunia luar, oleh karena itu ia mengimbau kepada orang tua untuk tidak malu ketika mempunyai anak istimewa ini. “Apapun kondisinya harus pelan-pelan, karena kan itu (merawat anak ABK) membutuhkan ketelatenan luar biasa. Oleh karena itu, saya salut dengan mama-mama yang sangat tulus dalam merawat anak-anak istimewa ini,” kata Rini.

BACA JUGA:  Kampanye Pakai Masker, Sekdaprov Heru Nggowes di Pasuruan

Ketua TP PKK sekaligus Bunda Paud Surabaya itu mengatakan, Pemkot Surabaya mempunyai pelayanan konsultasi untuk keluarga yaitu Puspaga. Di dalam Puspaga bukan hanya melayani konsultasi untuk keluarga yang bermasalah atau mengalami kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) saja. Akan tetapi, juga menerima konsultasi orang tua yang mempunyai anak-anak ABK juga disabilitas.

“Di Puspaga itu ada beberapa konseling, ada ruang khusus ABK dan ada juga pendampingan untuk anak dan orang tuanya juga,” jelas Rini.

Rini mengingatkan sekali lagi kepada seluruh orang tua yang memiliki anak, untuk tidak lupa melakukan deteksi dini ketika mengetahui ada ciri-ciri ABK pada anaknya. “Ayo kita bahu membahu menyadarkan masyarakat tentang pentingnya deteksi dini ABK. Terus semangat untuk semua ibu di Surabaya meskipun diberi anak dengan kondisi berbeda dan istimewa ini,” pungkasnya. (ST01)

Tags: Anak Berkebutuhan KhususDeteksi DiniHari KartiniRini IndriyaniTalkshow
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Rapat koordinasi bersama Kementerian Agama (Kemenag) Kota Surabaya dan seluruh Lembaga Amil Zakat (LAZ) se-Kota Surabaya di ruang sidang wali kota,.

Kemenag dan LAZ, Pemkot Surabaya Perkuat Sinkronisasi Data Penyaluran Zakat

Sabtu, 7 Maret 2026

Gubernur Khofifah Serahkan Truk Hasil Normalisasi Dimensi, Optimis Percepat Terwujudnya Zero ODOL 2027 di Jatim

Sabtu, 7 Maret 2026

Gubernur Khofifah Dampingi Wapres Gibran Tinjau Pasar Gelondong Gede Tuban, Pastikan Stok Bahan Pokok Aman

Sabtu, 7 Maret 2026

Sapa Bansos Amaliyah Ramadan ke-10, Gubernur Khofifah Salurkan Bantuan Rp8,35 Miliar untuk Perkuat Perlindungan Sosial dan Kemandirian Ekonomi Masyarakat Tuban

Jumat, 6 Maret 2026

Berita Terkini

Rapat koordinasi bersama Kementerian Agama (Kemenag) Kota Surabaya dan seluruh Lembaga Amil Zakat (LAZ) se-Kota Surabaya di ruang sidang wali kota,.

Kemenag dan LAZ, Pemkot Surabaya Perkuat Sinkronisasi Data Penyaluran Zakat

Sabtu, 7 Maret 2026

Gubernur Khofifah Serahkan Truk Hasil Normalisasi Dimensi, Optimis Percepat Terwujudnya Zero ODOL 2027 di Jatim

Sabtu, 7 Maret 2026

Gubernur Khofifah Dampingi Wapres Gibran Tinjau Pasar Gelondong Gede Tuban, Pastikan Stok Bahan Pokok Aman

Sabtu, 7 Maret 2026

Sapa Bansos Amaliyah Ramadan ke-10, Gubernur Khofifah Salurkan Bantuan Rp8,35 Miliar untuk Perkuat Perlindungan Sosial dan Kemandirian Ekonomi Masyarakat Tuban

Jumat, 6 Maret 2026
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi

Wali Kota Eri Cahyadi Minta Kasus Ancaman Oknum Jukir Diproses Secara Hukum

Jumat, 6 Maret 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In