• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Selasa, 20 Januari 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Olahraga

Cegah Covid-19, ITS Serahkan CoFilm+ Antivirus Coating ke RSUA

by Redaksi
Minggu, 6 Maret 2022

SURABAYATODAY.ID, SURABAYA – Pandemi Covid-19 di Indonesia saat ini masih terus menyebar dan bermutasi hingga mendekati puncak gelombang ketiga yang disebabkan oleh virus varian omicron. Untuk mendukung upaya mencegah penyebarannya lebih luas, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) secara resmi menyerahkan produk inovasi cat pelapis dan stiker antivirus CoFilm+ kepada pihak Rumah Sakit Universitas Airlangga (RSUA), Jumat (4/2).

Pada serah terima sekaligus peresmian hasil coating CoFilm+ kepada RSUA ini dihadiri oleh Direktur RSUA Prof Dr Nasronudin SpPD, Wakil Rektor IV Bidang Riset, Inovasi, Kerjasama, dan Kealumnian ITS Bambang Pramujati ST MSc Eng PhD, Direktur Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM) ITS Fadlilatul Taufany ST PhD dan jajarannya. Tak ketinggalan, hadir pula Koperasi Property Today Indonesia (KPTI) dan Wismilak Foundation yang diwakili oleh Anastesya Fataraya dan Surjanto Yasaputera.

Di kesempatan tersebut, Bambang menjelaskan bahwa hasil coating CoFilm+ ini dilakukan dengan mencakup bagian-bagian yang berpotensi menjadi tempat penularan virus dan bakteri seperti railing bed, safety grab, kran air, gagang pintu, handle kursi, meja, dan lain-lain. Sejumlah 40 ruangan dan lebih dari 952 item di RSUA telah diproteksi seperti ruang IGD, ICU, ruang rawat inap, lobi, ruang poli, dan ruang tenaga kesehatan (nakes).

BACA JUGA:  Yang Daftar 10.954, ITS Terima 1.279 Calon Mahasiswa dari Jalur SNMPTN 2021

Proteksi dalam skala yang besar ini dapat dilakukan dengan lancar karena dukungan dari Wismilak Foundation. Saat ini, CoFilm+ telah digunakan di puluhan tempat seperti di Polda Jatim, Medical Centre ITS, Kantor Wakil Gubernur Jatim, klinik kecantikan, Satu Atap Coworkshare, Tab Hotel Group, dan bermacam tempat lainnya. Produk inovasi CoFilm+ sendiri juga telah mendapatkan izin dari Kementerian Kesehatan dengan nomor FR.03.02/VA/07696/2021.

Pada kesempatan ini, Bambang Pramujati terus berharap penuh kepada CoFilm Indonesia untuk mengembangankan CoFilm+ yang tidak berwarna, sehingga bisa diaplikasikan di manapun tanpa mengurangi estetika dari benda yang dilapisi dengan CoFilm+.

“Berakhirnya pandemi covid tentunya tidak berarti inovasi ini tidak bermanfaat, karena ini dapat terus melindungi manusia tidak hanya dari virus covid namun berbagai virus dan bakteri lainnya,” ujarnya.

BACA JUGA:  Viral di Medsos, Satpol PP Segel Stan Es Krim Diduga Mengandung Alkohol

Menimpali ucapan Bambang, Co-Founder CoFilm Indonesia Royyan Wafi Pujiyanto menyebutkan bahwa produk tersebut merupakan hasil hilirisasi penelitian ITS di RSUA dan Rumah Sakit Khusus Infeksi. Dibuat sebagai pelapis antimicrobial dengan teknologi Nano Copper (tembaga berukuran nano) yang berbentuk seperti aerosol paint yang warnanya dapat disesuaikan dengan kebutuhan konsumen.

Lebih lanjut, teknologi copper ini dipilih menjadi teknik utama sebagai bahan aktif karena sifatnya yang mudah membunuh berbagai virus dan mikroorganisme berbahaya lainnya. Teknologi yang dikembangkan sejak Juni 2020 tersebut telah terbukti dapat membasmi berbagai jenis virus, bakteri, bahkan jamur yang menempel pada permukaan berlapis serta mampu memberikan perlindungan yang permanen.

Tak hanya itu, penggunaan copper juga merupakan satu-satunya bahan logam yang telah tersertifikasi EPA (Environmental Protection Agency) Amerika Serikat dan telah diuji melalui Institute of Tropical Disease (ITD) Universitas Airlangga serta Nanotechnology and Advanced Material Research Center ITS.

BACA JUGA:  Sinergikan Langkah, ITS Deklarasikan Development Studies Association-Indonesia

Berkaitan dengan penanganan Covid-19, lelaki yang akrab disapa Wafi ini menjelaskan, virus SARS COV-2 di atas permukaan CoFilm+ 90 persen dapat mati di permukaan benda yang diberikan cat pelapis ini dalam waktu 10 menit. Sedangkan 99,9 persen virus dapat mati dalam waktu 1 jam.

“Sementara pada permukaan benda tanpa pelapis antivirus ini, virus dapat bertahan lebih dari 24 jam,” paparnya.

Ke depannya, menurut Wafi, CoFilm+ diharapkan tidak hanya melindungi area rumah sakit, namun juga mampu memproteksi sekolah, kantor, bandara, mall, dan fasilitas umum lainnya. Harapannya, produk anak bangsa ini bisa menjadi solusi yang dapat membantu masyarakat luas dalam mengurangi penyebaran infeksi serta mendampingi masyarakat dalam menjalankan kegiatan sehari-hari meskipun ditengah rentannya penularan Covid-19.

Tak hanya itu, Tim CoFilm Indonesia juga sangat membuka kerja sama seluas-luasnya bagi berbagai pihak. Kerja sama tersebut dapat berupa uji coba lapisan, preorder jasa coating, partner hilirisasi, maupun kolaborasi lainnya. (ST05)

Tags: CoFilm+ Antivirus CoatingCovid-19ITSRSUA
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Bengkel Football Hadir Penuhi Kebutuhan Pembinaan Sepak Bola Usia Dini

Selasa, 20 Januari 2026

Perkuat Peran Perguruan Tinggi, ITS Ikuti Taklimat Presiden RI

Senin, 19 Januari 2026

Khofifah Hadiri Rakernas IKA UNAIR 2025–2030

Minggu, 18 Januari 2026

Gubernur Khofifah Resmikan Sarana Fasilitas Penunjang SMAN Taruna Madani serta Rehabilitasi dan Revitalisasi 22 SMA/SMK/SLB di Wilayah Pasuruan-Probolinggo

Minggu, 18 Januari 2026

Berita Terkini

Dua Perda Strategis Perkuat Pelindungan Pemberdayaan Pembudi Daya Ikan dan Petambak Garam, Serta Penanggulangan Bencana di Provinsi Jatim Disahkan

Selasa, 20 Januari 2026

Bengkel Football Hadir Penuhi Kebutuhan Pembinaan Sepak Bola Usia Dini

Selasa, 20 Januari 2026
(dari kiri) Prof Dr rerpol Heri Kuswanto SSi MSi, Prof Adi Setyo Purnomo SSi MSc PhD, DRPM ITS Fadlilatul Taufany ST PhD, Dr Sri Fatmawati SSi MSc PhD, Dr rernat Ir Ruri Agung Wahyuono.

ITS Jadi Salah Satu Penerima Terbanyak Hitachi Innovation Awards

Senin, 19 Januari 2026

Targetkan 5.250 UMKM di 2026, Dinkopumdag Surabaya Fokus Tingkatkan Omzet dan Kualitas Produk

Senin, 19 Januari 2026

Perkuat Peran Perguruan Tinggi, ITS Ikuti Taklimat Presiden RI

Senin, 19 Januari 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In