SURABAYATODAY.ID, TUAL – Setelah menempuh perjalanan selama enam hari dari Labuhan Bajo, KRI Bima Suci-945 tiba di Tual, Ambon. KRI ini bersandar di dermaga RE Martadinata Lanal Tual, Sabtu (7/8).
Kedatangan KRI Bima Suci-945 disambut meriah dengan tarian-tarian yang dirangkai dengan pengalungan selendang ulos khas daerah Kota Tual. Pengalungan diberikan kepada Komandan Satgas Operasi Kartika Jala Krida (KJK) 2021 Letkol Laut (P) Waluyo, S.H, M.Tr.Hanla, Palaklat dan perwakilan Taruna.
Sementara itu para Taruna-Taruni juga tak ketinggalan. Dari atas KRI Bima Suci, mereka menyuguhkan aksi parade roll kepada para tamu undangan yang berada di dermaga RE Martadinata.
Letkol Laut (P) Waluyo dalam sambutannya menyampaikan terimakasih kepada atas penyambutan tersebut. Ia menyatakan direncanakan pelaksanaan rangkaian kegiatan di Tual ini kurang lebih selama tiga hari.
“Kunjungan ini juga sebagai bagian dari promosi TNI AL bagi masyarakat Maluku Tenggara agar tergerak bergabung menjadi prajurit Matra Laut,” ungkapnya.


Selesai acara penyambutan di dermaga RE Martadinata, kegiatan dilanjutkan dengan acara penyambutan Komandan Lanal Tual beserta pejabat utama Kota Tual di ballroom KRI Bima Suci yang dilanjutkan dengan foto bersama dengan para Taruna-taruni AAL di geladak tengah KRI Bima Suci.
Turut hadir pula dalam kegiatan penyambutan yaitu wali kota Tual, sekda, ketua DPRD, Danlanal dan para perwira, staf, anggota dan PNS Lanal Tual, Forkopimda dan tokoh masyarakat Maluku Tenggara.
Wali Kota Tual mengucapkan terima kasih kepada Dansatgas Bima Suci serta Satlat KJK Taruna AAL Angkatan ke-68 yang singgah di Tual. “Suatu kehormatan bagi Kota Tual, kami dikunjungi. Besar harapan kami, hal ini bisa menginspirasi masyarakat dan pemuda-pemuda Tual untuk menjadi taruna dan prajurit TNI AL, dan kami persilakan melihat Kota Tual atau surga kecil yang ada di belahan Indonesia Timur ini,” terangnya. (ST03)




