• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Senin, 13 April 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Daerah

Surabaya Genjot Ekspor IKM Lewat Coaching Clinic, Bidik Pasar Global dan Serap Tenaga Kerja

by Redaksi
Senin, 30 Maret 2026
Pelaksanaan Coaching Clinic Export Program di Balai Pemuda Surabaya.

Pelaksanaan Coaching Clinic Export Program di Balai Pemuda Surabaya.

SURABAYATODAY.ID, SURABAYA –Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mulai mengakselerasi penguatan industri kecil dan menengah (IKM) berbasis ekspor melalui pelaksanaan Coaching Clinic Export Program di Balai Pemuda Surabaya, Senin (30/3/2026).

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 30–31 Maret 2026 ini menjadi langkah awal untuk mendorong pelaku usaha lokal naik kelas sekaligus memperluas penyerapan tenaga kerja di tengah tantangan pengangguran perkotaan.

Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Surabaya, Agus Hebi Djuniantoro, menegaskan bahwa penguatan sektor industri menjadi strategi kunci dalam membuka peluang kerja baru.

“Kami fokus menyiapkan IKM yang sudah memiliki potensi agar benar-benar siap ekspor, karena ketika industri tumbuh, otomatis kebutuhan tenaga kerja juga meningkat,” tegas Hebi.

Melalui program ini, Pemkot Surabaya menggandeng berbagai pihak, mulai dari Export Center, Kementerian Perdagangan, hingga Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) untuk memberikan pembekalan komprehensif. Kegiatan ini juga menghadirkan pemateri dari Bea Cukai serta Badan Standardisasi Nasional (BSN) guna memperkuat pemahaman pelaku usaha terhadap regulasi dan standar ekspor.

BACA JUGA:  Sampaikan Jawaban atas Pandangan Umum Fraksi, Pj Gubernur Adhy Optimistis BPR Jatim Dapat Perluas Jaringan Kantor dan Layanan Usaha

Materi yang diberikan dirancang menyeluruh, tidak hanya menyentuh aspek teknis ekspor, tetapi juga fondasi bisnis dan strategi pengembangan usaha. Dari Export Centre Surabaya, peserta dibekali pemahaman mulai dari pondasi bisnis dan strategi UMKM agar mampu menembus pasar ekspor, standardisasi produk, riset pasar dan analisis kompetitor, hingga pendekatan success by design.

“Selain itu, pelaku usaha juga dilatih menyusun marketing export toolkit, korespondensi ekspor, teknik presentasi melalui pitch deck dan elevator pitch, serta penguatan model bisnis melalui Business Model Canvas,” jelasnya.

Sementara itu, pemateri dari Bea Cukai memberikan penjelasan terkait prosedur ekspor dan pemanfaatan berbagai fasilitas kepabeanan bagi UMKM. Adapun BSN menekankan pentingnya standardisasi dan kesesuaian produk agar mampu memenuhi persyaratan pasar internasional.

Tak hanya pembekalan teori, pelaku usaha juga dipersiapkan untuk terlibat langsung dalam proses business matching. Mereka akan dipertemukan dengan buyer dari berbagai negara, baik secara luring seperti Amerika Serikat, Brunei, dan Pakistan, maupun daring dari Oman, Hong Kong, dan Singapura.

BACA JUGA:  Wagub Emil Sebut Kerukunan Agama dan Moderasi Beragam di Jatim Berjalan Baik

“Dalam proses ini, kemampuan komunikasi, presentasi, serta penyusunan dokumen bisnis menjadi faktor penentu keberhasilan transaksi,” ujarnya.

Langkah ini akan diperkuat melalui gelaran Surabaya Industrial & Labour (SIL) Festival pada 7–9 April 2026 yang mengintegrasikan agenda business matching dan job fair. Kegiatan tersebut akan mempertemukan pelaku usaha dengan pasar sekaligus membuka akses kerja baru melalui keterlibatan industri besar, menengah, dan kecil.

Menurut Hebi, karakter pasar ekspor yang menuntut kecepatan produksi akan berdampak langsung pada peningkatan kebutuhan tenaga kerja. “Pesanan ekspor biasanya harus diselesaikan dalam waktu 10 sampai 14 hari, sehingga industri membutuhkan tambahan tenaga kerja dalam waktu singkat,” terangnya.

Di sisi lain, Pemkot Surabaya juga mendorong pemanfaatan platform digital agar produk lokal mampu menjangkau pasar global melalui e-commerce.

BACA JUGA:  Pemkab Bojonegoro Imbau Warga Tingkatkan Perlindungan Data Pribadi

“Skema reseller pun dibuka sebagai alternatif bagi masyarakat, termasuk pencari kerja, untuk ikut terlibat dalam rantai perdagangan internasional,” tuturnya.

Meski demikian, tantangan masih muncul pada konsistensi pelaku usaha dalam menjaga keberlanjutan ekspor. Pemerintah mencatat masih adanya pola ekspor yang bersifat sesaat tanpa keberlanjutan.

“Kami tidak ingin ekspor hanya sekali lalu berhenti. Harus ada kesinambungan, misalnya setiap dua atau tiga bulan ada pengiriman, dengan kualitas produk yang tetap terjaga,” ungkapnya.

Sebanyak 60 pelaku usaha tercatat mengikuti coaching clinic ini. Ke depan, program serupa akan terus diperluas melalui evaluasi berkala dan penguatan kurasi peserta. Dengan strategi tersebut, Pemkot Surabaya menargetkan lahirnya IKM yang tidak hanya mampu menembus pasar internasional, tetapi juga memiliki daya saing kuat dan mampu menyerap tenaga kerja secara berkelanjutan.

“Tujuan akhirnya adalah industri tumbuh, ekspor meningkat, dan manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat melalui terbukanya lapangan kerja,” pungkasnya. (ST01)

Tags: Balai Pemuda SurabayaCoaching Clinic
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

HUT Ke 80 Muslimat NU, Khofifah Kukuhkan 400 Paralegal MNU Jateng

Minggu, 12 April 2026
Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak

Wagub Emil Ajak K3 Jatim Perkuat Persatuan dan Ketahanan Sosial di Tengah Gejolak Global

Minggu, 12 April 2026
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi dalam penutupan rangkaian Surabaya Industrial & Labour (SIL)

Ekspor IKM Surabaya Tembus 2,73 Juta Dolar AS, SIL Festival 2026 Serap Ribuan Tenaga Kerja Lokal

Sabtu, 11 April 2026
Cabor anggar diandalkan menjadi salah satu cabor untuk mendulang medali ke kontingen Porprov 2027.

40 Cabor Piala Wali Kota Jadi Ajang Seleksi Menuju Porprov 2027

Sabtu, 11 April 2026

Berita Terkini

HUT Ke 80 Muslimat NU, Khofifah Kukuhkan 400 Paralegal MNU Jateng

Minggu, 12 April 2026
Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak

Wagub Emil Ajak K3 Jatim Perkuat Persatuan dan Ketahanan Sosial di Tengah Gejolak Global

Minggu, 12 April 2026
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi dalam penutupan rangkaian Surabaya Industrial & Labour (SIL)

Ekspor IKM Surabaya Tembus 2,73 Juta Dolar AS, SIL Festival 2026 Serap Ribuan Tenaga Kerja Lokal

Sabtu, 11 April 2026
Cabor anggar diandalkan menjadi salah satu cabor untuk mendulang medali ke kontingen Porprov 2027.

40 Cabor Piala Wali Kota Jadi Ajang Seleksi Menuju Porprov 2027

Sabtu, 11 April 2026
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa saat menghadiri penyerahan sertifikat wakaf serta aset Pemprov oleh BPN Jatim. Gerakan Partisipatif Masyarakat Percepat Sertifikasi Tanah ini merupakan sistem bahwa masyarakat kini memiliki lebih banyak pilihan pembayaran yang aman, praktis, dan terukur.

Gubernur Khofifah: Pemprov Siapkan Relawan dan Gerakan Partisipatif Masyarakat Percepat Sertifikasi Tanah

Sabtu, 11 April 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In