• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Jumat, 13 Maret 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Headlines

TP PKK Surabaya Edukasi 2.400 RW soal Bahaya Judol dan Pinjol

by Redaksi
Jumat, 13 Maret 2026
Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kota Surabaya, Rini Indriyani

Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kota Surabaya, Rini Indriyani

SURABAYATODAYMID, SURABAYA -Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kota Surabaya, Rini Indriyani, menegaskan pentingnya literasi digital bagi para ibu sebagai benteng pertama dalam melindungi anak dari berbagai ancaman di dunia maya. Ancaman tersebut tidak hanya berupa konten negatif, tetapi juga praktik berbahaya seperti judi online (judol), pinjaman online (pinjol), hingga perundungan di dunia maya atau cyberbullying.

Menurutnya, di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan penggunaan gawai oleh anak-anak, peran ibu tidak lagi hanya sebatas pengasuhan konvensional di rumah. Para orang tua, khususnya ibu, juga dituntut memahami perkembangan dunia digital agar dapat mengawasi, membimbing, sekaligus memastikan anak menggunakan gadget secara aman.

“Literasi digital itu penting. Literasi digital sebenarnya kepedulian seorang ibu kepada anak-anaknya, kepada keluarganya. Bagaimana menggunakan gadget sesuai dengan kemampuannya dan sesuai dengan umurnya,” kata Bunda Rini, Jumat (13/3/2026).

Untuk memperkuat edukasi tersebut, Bunda Rini menjelaskan bahwa TP PKK Surabaya menjalin kolaborasi dengan sejumlah perangkat daerah (PD), seperti Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Pengendalian Penduduk serta Keluarga Berencana (DP3APPKB).

BACA JUGA:  Wali Kota Surabaya Ngantor di Kelurahan, Camat Ngantor di Balai RW

Melalui kerja sama tersebut, TP PKK Surabaya menggelar program parenting Pusat Pembelajaran Keluarga (Puspaga) yang dilaksanakan hingga tingkat kelurahan dan RW. “Kita berkolaborasi dengan dinas terkait, salah satunya di DP3APPKB. Kita mengadakan parenting Puspaga di masing-masing RW,” ungkap Bunda Rini.

Dalam program tersebut, para ibu mendapatkan berbagai materi penting yang berkaitan dengan ancaman di ruang digital, seperti judi online dan pinjol. “Jadi kita beri edukasi lebih kepada ibu-ibunya,” tuturnya.

Selain itu, TP PKK Surabaya juga menjalankan program KILAS (Keluarga Indonesia Lindungi Anak dari Kekerasan Seksual). Program ini berfokus pada upaya pendampingan terhadap anak agar terhindar dari berbagai bentuk kekerasan, termasuk kekerasan yang terjadi melalui media digital.

“Kita juga ada Sekolah Orang Tua Hebat (SOTH). Dimana kita memberikan materi kepada orang tua, salah satunya bagaimana menggunakan gadget yang baik untuk anak usia 0 sampai 6 tahun,” jelasnya.

Bunda Rini menyampaikan bahwa program literasi digital telah menjangkau ribuan warga Surabaya. Melalui program tersebut, ia berharap  semakin banyak orang tua yang mendapatkan pemahaman tentang pentingnya pendampingan anak dalam penggunaan teknologi digital.

BACA JUGA:  Surabaya-Liverpool Kerjasama Edukasi Penanganan Gempa di Sekolah

“Ada di 2.400 RW yang sudah kita datangi. Jadi mereka sudah mendapatkan edukasi para orang tuanya. Karena sekarang itu yang perlu diedukasi bukan hanya anaknya, tapi orang tuanya juga penting,” katanya.

Tak hanya menyasar orang tua yang memiliki anak usia dini, TP PKK Surabaya juga mengembangkan program KEMANGI (Kelas remaja-orang tua tangguh, kreatif dan mandiri). Program ini difokuskan pada keluarga dengan anak remaja, untuk memperkuat komunikasi dan pendampingan antara orang tua dan anak dalam menghadapi tantangan dunia digital.

“Jadi orang tua yang memiliki anak-anak remaja itu salah satunya ada materi juga tentang bagaimana menggunakan gadget atau digitalisasi yang aman, yang bijaksana dan mendampingi putra-putrinya untuk bisa menggunakan gadget dengan baik gitu,” ujar Bunda Rini.

Meski begitu, Bunda Rini juga mengakui bahwa ancaman terhadap anak saat ini tidak lagi hanya berbentuk kekerasan verbal atau fisik di lingkungan sekitar. Tetapi, ancaman  juga berkembang dalam bentuk kekerasan digital seperti cyberbullying yang dapat terjadi melalui media sosial.

BACA JUGA:  Pasukan US Navy Ada Lanudal Juanda, Ini Alasannya

“Memang kita memberikan edukasi ibu-ibu ini kita juga kerja sama dengan Dinas Pendidikan. Dan Pak Wali Kota (Eri Cahyadi) juga menerapkan kebijakan pembatasan penggunaan gadget,” ungkapnya.

Menurutnya, edukasi kepada orang tua sangat penting karena ancaman digital sering luput dari perhatian. Seperti di antaranya dalam aplikasi atau gim yang digunakan anak terkadang memuat konten tidak layak melalui iklan atau fitur sponsor. “Salah satunya juga kita memberikan edukasi kepada orang tua, kita berikan materi aplikasi-aplikasi yang sekarang perlu ditindaklanjuti,” jelasnya.

Ia mencontohkan konten kekerasan seringkali muncul secara tidak langsung melalui iklan atau di dalam aplikasi permainan anak. Karena itu, orang tua perlu lebih waspada dan memahami potensi risiko tersebut.

“Nah, itu kan ibu-ibu kadang-kadang tidak memperhatikan. Misal mereka (anak-anak) lagi main gim, ada (muncul) sponsor mungkin hal-hal tentang kekerasan. Hal-hal seperti itu kita berikan edukasi untuk orang tuanya,” pungkasnya. (ST01)

Tags: EdukasiJudolPinjolPKK SurabayaRW
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi

PPPK Paruh Waktu Surabaya Dapat THR Separo Gaji

Jumat, 13 Maret 2026

Warga Diimbau Cek Listrik dan Lepas Tabung LPG Sebelum Mudik

Jumat, 13 Maret 2026

Pemkot Surabaya bersama Yayasan Harapan Tama Bersinergi Bagikan 1.000 Peket Sembako

Jumat, 13 Maret 2026

Hadapi Arus Mudik Lebaran 2026, Pemkot Surabaya Perkuat Kesiapsiagaan dan Layanan Publik

Jumat, 13 Maret 2026

Berita Terkini

Gubernur Khofifah Berbagi Kebahagiaan dan Ajak 95 Murid Berkebutuhan Khusus di Madiun Belanja Kebutuhan Lebaran

Jumat, 13 Maret 2026
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi

PPPK Paruh Waktu Surabaya Dapat THR Separo Gaji

Jumat, 13 Maret 2026

Warga Diimbau Cek Listrik dan Lepas Tabung LPG Sebelum Mudik

Jumat, 13 Maret 2026

Pemkot Surabaya bersama Yayasan Harapan Tama Bersinergi Bagikan 1.000 Peket Sembako

Jumat, 13 Maret 2026

Hadapi Arus Mudik Lebaran 2026, Pemkot Surabaya Perkuat Kesiapsiagaan dan Layanan Publik

Jumat, 13 Maret 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In