• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Jumat, 27 Februari 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Daerah

Tertinggi Nasional, 132.364 Perusahaan Jatim Telah Terdaftar Peserta BPJS Ketenagakerjaan

by Redaksi
Kamis, 26 Februari 2026

SURABAYATODAY.ID, SURABAYA – Upaya dan kerja kerja Pemprov Jawa Timur dalam mewujudkan lingkungan kerja yang sehat membuahkan hasil membanggakan. Berdasarkan data Kementerian Ketenagakerjaan RI, total ada 132.364 perusahaan di Jawa Timur yang telah terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan. Ini sekaligus menjadikan Jawa Timur sebagai provinsi dengan jumlah perusahaan peserta BPJS Ketenagakerjaan terbanyak di Indonesia pada 2025.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyampaikan apresiasi atas kepatuhan sektor usaha di Jawa Timur dalam regulasi perlindungan tenaga kerja. Pasalnya, capaian tersebut menjadi indikator komitmen setiap perusahaan.

“Alhamdulillah, ini bukan hanya sekadar angka statistik, tetapi bukti nyata bahwa perusahaan-perusahaan di Jawa Timur taat aturan. Mereka juga taat dan memiliki kesadaran tinggi untuk memberikan perlindungan kepada para pekerjanya. Jadi ini benar-benar menggambarkan lingkungan kerja yang sehat,” ujar Khofifah, Kamis (26/2/2026).

BACA JUGA:  Khofifah Kenalkan Karya Wastra Batik Gerbang Baru Nusantara

Angka 132.364 perusahaan dengan peserta BPJS Ketenagakerjaan terbanyak tersebut menempatkan Jawa Timur di peringkat pertama secara nasional. Di mana, daerah ini mengungguli DKI Jakarta dengan 116.824 perusahaanya, Jawa Tengah dengan 107.420 perusahaanya, dan Jawa Barat dengan 98.029.

“Secara nasional, total perusahaan peserta program BPJS Ketenagakerjaan tercatat sebanyak 875.641 perusahaan. Dan Alhamdulillah Jawa Timur menyumbang angka terbanyak untuk itu,” jelas Gubernur Khofifah.

Mantan Menteri Sosial RI itu menegaskan, kontribusi perusahaan dalam menyediakan BPJS Ketenagakerjaan mencerminkan bertanggung jawab. Mengingat, perlindungan terhadap tenaga kerja merupakan fondasi utama dalam membangun ekosistem industri yang sehat dan kompetitif.

BACA JUGA:  Peringati Hari Pangan Sedunia, Gubernur Khofifah: Perkuat Jatim Sebagai Lumbung Pangan Nasional

Selain itu, kepatuhan perusahaan juga menjadi salah satu indikator penting dalam menciptakan iklim investasi yang kondusif. Sebab, setiap investor, baik domestik maupun global, membutuhkan kepastian hukum dan regulasi dalam mengambil keputusan bisnis.

“Ini menjadi nilai tambah bagi Jawa Timur dalam menarik investasi. Kepatuhan terhadap regulasi ketenagakerjaan menunjukkan bahwa ekosistem usaha kita stabil, tertib, dan memiliki payung hukum yang melindungi,” terangnya.

Lebih lanjut, gubernur perempuan pertama Jawa Timur itu menjelaskan bahwa prestasi ini menunjukkan posisi strategis Jawa Timur sebagai motor penggerak ekonomi nasional. Terlebih dengan sumbangan 15 persen perusahaan peserta program BPJS Ketenagakerjaan secara nasional.

BACA JUGA:  Permudah Akses Pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor, Kini Ada SAMKOPI UMKM

Ke depan, Gubernur Khofifah memastikan bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Timur akan terus memberikan penguatan sinergi dengan dunia usaha, asosiasi industri, serta BPJS Ketenagakerjaan.

Hal ini agar cakupan perlindungan semakin luas dan merata bahkan ke perusahaan-perusahaan yang saat ini belum memberikan BPJS Ketenagakerjaan terhadap karyawannya.

“Insya Allah, kami akan terus memastikan bahwa seluruh pekerja di Jawa Timur mendapatkan perlindungan optimal. Dunia usaha kita harus patuh dan tenaga kerja kita harus terlindungi. Supaya pertumbuhan ekonomi Jawa Timur akan semakin inklusif dan berkelanjutan,” pungkas Gubernur Khofifah. (ST11)

Tags: BPJS KetenagakerjaanGubernur Khofifah
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Pemkot Surabaya Prioritaskan Penanganan Banjir Sebelum Rigid Beton Jalan Tanjungsari

Kamis, 26 Februari 2026
Courtesy visit jajaran AAL di Ruang Rektor ITS, Gedung Rektorat ITS,

ITS – AAL Jajaki Kerja Sama Pengembangan Pusat Studi Perang Drone

Kamis, 26 Februari 2026
Foto ilustrasi pelayanan di puskesmas.

Jam Operasional Puskesmas Selama Ramadan 2026 Disesuaikan, Dinkes Surabaya Pastikan Layanan Tetap Optimal

Kamis, 26 Februari 2026
Foto ilustrasi pengaduan THR.

Pemkot Surabaya Buka Posko Pengaduan THR 2026

Kamis, 26 Februari 2026

Berita Terkini

Pemkot Surabaya Prioritaskan Penanganan Banjir Sebelum Rigid Beton Jalan Tanjungsari

Kamis, 26 Februari 2026
Courtesy visit jajaran AAL di Ruang Rektor ITS, Gedung Rektorat ITS,

ITS – AAL Jajaki Kerja Sama Pengembangan Pusat Studi Perang Drone

Kamis, 26 Februari 2026

Pemkot Surabaya Ajak Warga Perkaya Menu Sahur dan Berbuka dengan Protein Ikan

Kamis, 26 Februari 2026
Foto ilustrasi pelayanan di puskesmas.

Jam Operasional Puskesmas Selama Ramadan 2026 Disesuaikan, Dinkes Surabaya Pastikan Layanan Tetap Optimal

Kamis, 26 Februari 2026
Foto ilustrasi pengaduan THR.

Pemkot Surabaya Buka Posko Pengaduan THR 2026

Kamis, 26 Februari 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In