SURABAYATODAY.ID,SIDOARJO – Di tengah gemerlap kompetisi kelompok umur di Kabupaten Sidoarjo, SSB Sikatan Muda tampil sebagai salah satu sekolah sepak bola yang konsisten membina talenta usia dini.
Berlatih di Lapangan Desa Cemandi, Kecamatan Sedati, SSB ini terus menunjukkan perkembangan signifikan, baik dari sisi kualitas permainan maupun prestasi.
Sejumlah torehan membanggakan berhasil diraih, di antaranya Juara 1 BLiSPI U-12 se-Indonesia tahun 2022, Juara 1 Liga Surabaya U-13 tahun 2023, serta menembus babak semifinal kompetisi internal Persida Sidoarjo.
Ketua Umum SSB Sikatan Muda, Bagus Yuwono, menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen membangun fondasi sepak bola sejak usia dini dengan pembinaan yang terarah.
“Kami ingin SSB Sikatan Muda menjadi wadah pembinaan yang serius dan berkelanjutan. Tidak hanya mengejar juara, tetapi membentuk karakter, disiplin, dan mental bertanding anak-anak sejak dini,” ujar Bagus, Selasa (24/2/2026).
Sementara itu, pelatih kepala yang juga legenda sepak bola Sidoarjo, Miftachul Huda, menilai proses latihan yang konsisten menjadi kunci utama lahirnya prestasi.
“Prestasi ini bukan hasil instan. Anak-anak menjalani latihan teknik dasar, pemahaman taktik, dan pembentukan mental secara bertahap. Kami ingin mereka berkembang, bukan hanya sebagai pemain, tetapi juga pribadi yang tangguh,” kata Miftachul Huda.
Ia menambahkan, pembinaan usia dini harus dilakukan dengan pendekatan yang menyenangkan agar anak-anak tetap mencintai sepak bola tanpa merasa tertekan.
Dengan dukungan manajemen, pelatih berpengalaman, serta semangat para pemain muda, SSB Sikatan Muda optimistis terus bersaing di berbagai ajang regional maupun nasional, sekaligus melahirkan bibit-bibit unggul sepak bola asal Sidoarjo.(ST11)





