SURABAYATODAY.ID, SURABAYA – Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur Adhy Karyono mendampingi kunjungan kerja Menteri Koordinator Bidang Pangan (Menko Pangan) Zulkifli Hasan ke Perum BULOG Kanwil Jatim, Surabaya, Selasa (27/1).
Kunjungan ini merupakan peringatan Hari Jaminan Ketahanan Pangan (HAJATAN) sekaligus pembagian paket beras untuk pengemudi ojek online (ojol). Di mana, sebanyak 600 pengemudi ojol menerima paket yang berisikan 5 kg beras, 1 kg tepung, 1 liter minyak goreng, dan mie instan.
Sekdaprov Adhy mengatakan, peringatan HAJATAN diperingati sebagai upaya kolaboratif untuk memastikan ketersediaan, keterjangkauan, dan keamanan kebutuhan pokok masyarakat Indonesia. Yang mana, hal tersebut tertuang dalam isi Pancasila.
“Ini salah satu upaya pemerintah dalam mewujudkan sila kelima, yakni Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia. Karena memang ketimpangan sosial itu masih menjadi PR, dan ini bekal dari pemerintah untuk orang-orang yang mungkin tidak bisa mengakses kebutuhan pokok berkualitas,” katanya.
“Alhamdulillah, sekarang Indonesia sudah dinyatakan swasembada beras dan akan menuju swasembada jagung juga gula. Jadi pemberian beras ini juga merupakan syukuran dan agar masyarakat, terutama ojol kita, bisa merasakan swasembada pangan kita,” lanjutnya.
Jawa Timur sendiri senantiasa tetap menjadi lumbung pangan nasional nasional dengan produksi beras mencapai kurang lebih 5,4 juta ton pada 2024. Angka ini menempatkannya sebagai penghasil beras tertinggi di Indonesia.
Pihaknya menyebut panen raya jagung ini sebagai bukti nyata konsistensi pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional dan regional. Yang mana, Jawa Timur serius mendukung visi nasional melalui produksi komoditas strategis.
Luas baku sawah di Jawa Timur sendiri mencapai 1.207.997 Ha. Angka ini terdiri dari lahan irigasi seluas 719.598 Ha atau sekitar 59,57% dan lahan non irigasi/tadah hujan seluas 488.379 Ha atau 40,43%.
“Insya Allah, kita akan terus jadi penguat swasembada pangan. Dan dengan dukungan pemerintah pusat, dalam hal ini Pak Menko Pangan, Jawa Timur senantiasa secara signifikan akan aktif berkontribusi dalam memenuhi kebutuhan pangan nasional,” pungkasnya.
Sementara itu, Menko Zulkifli Hasan mengaku antusias bertemu langsung dengan para pengemudi ojol Jawa Timur. Diharapkannya, pemberian paket sembako dapat meringankan beban ekonomi dan dapat membantu keluarga besar mereka.
“Biasanya kalau jelang Ramadhan ada pasar murah, tapi karena kita didukung oleh beberapa stakeholder dan sponsor, sekarang kita bisa memberikan langsung beras gratis ke bapak-ibu. Mudah-mudahan bermanfaat semuanya. Terima kasih,” ujar Menko Zulkifli. (ST02)





