• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Senin, 19 Januari 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Daerah

Lapangan Karanggayam Tuntas, Pemkot Surabaya Kebut Pembangunan Wisma

by Redaksi
Kamis, 15 Januari 2026

SURABAYATODAY.ID, SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memastikan pembangunan Lapangan Karanggayam di kawasan Tambaksari telah rampung. Lapangan yang berdampingan dengan Gelora 10 Nopember (G10N) tersebut, diproyeksikan menjadi pusat pembinaan sepak bola usia dini hingga remaja di Kota Surabaya.

Kepastian tersebut disampaikan Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi saat meninjau langsung kondisi wisma dan Lapangan Karanggayam pada Kamis (15/1/2025) pagi. Dalam kunjungannya, ia tidak hanya melihat progres fisik pembangunan, tetapi juga menjajal langsung lapangan.

“Alhamdulillah (lapangan) Karanggayam yang dulu (seperti) hutan sudah berubah total, hari ini (pembangunan) lapangan selesai. Sehingga nanti insyaAllah kita tinggal melanjutkan (pembangunan) mess, dan nanti ada tambahan bangunan yang terkait ruang ganti pakaian, terus toilet yang ada di sebelahnya dari mess (wisma) tadi,” ujar Wali Kota Eri.

Ia menekankan bahwa kompleks Wisma Karanggayam ke depan tidak lagi sekadar menjadi fasilitas olahraga, melainkan akan bertransformasi menjadi pusat pembinaan sepak bola usia dini secara berkelanjutan. Menurutnya, keberadaan Wisma Karanggayam menjadi elemen penting untuk mendukung pembinaan jangka panjang tersebut.

“Jadi nanti insyaAllah kita mengingat bahwa Karanggayam ini bukan lagi tempat yang seperti kemarin, kayak hutan tidak terawat, tapi kita ingat bahwa Mess Karanggayam ini akan menjadi tempat pembinaan arek-arek Surabaya,” katanya.

Ia memaparkan, skema pembinaan akan menyasar anak-anak berprestasi dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari SD, SMP, hingga SMA/SMK. Mereka akan disaring melalui kompetisi yang digelar Pemkot Surabaya, kemudian dikumpulkan untuk mendapatkan pembinaan intensif bersama Persebaya Surabaya.

BACA JUGA:  Prabowo Buka Pintu untuk Perindo Gabung Koalisi Besar

“Jadi nanti anak yang di tingkat SD, SMP, SMA yang dia terbaik dari pertandingan-pertandingan yang kita lakukan, bisa kita kumpulkan di sini (Lapangan Karanggayam), lalu di-coaching klinik dengan pemain-pemain Persebaya,” tuturnya.

Ia menambahkan, pembinaan tersebut tidak berhenti di tingkat kampung, melainkan akan dibuat berjenjang agar talenta muda Surabaya memiliki jalur pengembangan yang jelas. Dengan pola tersebut, anak-anak diharapkan tidak kehilangan arah setelah mengikuti kompetisi lokal.

“Jadi mereka (anak-anak) tidak hanya terputus di Liga Kampung, tapi dari Liga Kampung, nanti kita akan lakukan itu antar kampung, yang dari Kampung lolos masuk ke mess (Karanggayam), yang masuk mess akan diberikan coaching klinik oleh Persebaya selama seminggu atau dua minggu,” ujarnya.

Menurut dia, kolaborasi pemkot dengan Persebaya menjadi kunci untuk membangun mimpi dan motivasi para pemain muda. Ia meyakini kedekatan antara Persebaya dan pemerintah kota akan menumbuhkan semangat serta rasa memiliki anak-anak muda terhadap Surabaya.

“Sehingga talenta-talenta Surabaya ini akan muncul terus-menerus. Dan dengan kerjasama Persebaya, maka anak punya semangat, punya obsesi. (Misal) aku kalau (main sepak bola) enak, terus bisa masuk klub Persebaya, itu yang akan kita lakukan. Karena Persebaya dan Kota Surabaya tidak pernah bisa dilepaskan,” jelasnya.

Selain pembinaan teknis, Wali Kota Eri menyampaikan bahwa Wisma Karanggayam juga akan dikembangkan sebagai pusat latihan fisik dan pembentukan tubuh atlet. Fasilitas tersebut dirancang untuk menunjang kesiapan pemain muda secara menyeluruh, tidak hanya dari sisi keterampilan bermain bola. “Yang berikutnya di Karanggayam ini kita juga akan mengembangkan tempat-tempat untuk pelatihan. Selain coaching clinic, tapi bagaimana membentuk body,” katanya.

BACA JUGA:  Ketua DPRD Berangkatkan CJH Bojonegoro Kloter Ketiga

Bahkan, untuk mendukung aktivitas latihan, Pemkot Surabaya juga akan menyediakan tribun penonton bersifat portable. “Ada tribun yang tapi nggak full, hanya portable. Jadi pada waktu latihan ada tribun yang memang dia bisa ditarik, bisa dipasang, tapi tidak permanen. Tapi dia portable, sehingga (penonton) bisa melihat,” ujarnya.

Sementara terkait progres pembangunan, Wali Kota Eri menargetkan seluruh fasilitas pendukung, termasuk ruang ganti dan bangunan wisma, dapat rampung pada pertengahan tahun 2026. Ia berharap momentum tersebut bertepatan dengan peringatan hari jadi Persebaya.

“Nanti pembangunan-pembangunan yang dilakukan terkait dengan tempat ganti dan lain-lain, insyaAllah bangunan ini akan selesai di bulan Mei atau Juni (2026). Sehingga pada waktu ulang tahunnya Persebaya, sudah selesai. Bangunan sekaligus lapangannya, termasuk museum yang ada di GBT (Gelora Bung Tomo),” jelasnya.

Ia juga menegaskan Wisma Karanggayam akan diposisikan sebagai ikon sepak bola Surabaya yang tidak terpisahkan dari Persebaya dan Bonek. Menurutnya, kawasan ini bukan hanya fasilitas olahraga, tetapi simbol kebanggaan bersama warga Kota Pahlawan. “Jadi ini kita akan lakukan. Ini menjadi ikonnya arek-arek Surabaya, ikonnya Persebaya, ikonnya Bonek,” imbuhnya.

BACA JUGA:  Diskominfo Surabaya Borong 3 Penghargaan di Public Relation Indonesia Awards 2023

Bahkan, Wali Kota Eri berencana melibatkan langsung suporter Persebaya atau Bonek dalam proses peresmian Wisma Karanggayam. “Maka nanti yang meresmikan, saya berharap juga teman-teman Bonek yang meresmikan ini. Karena ini juga akan menjadi milik Bonek, menjadi kebanggaan pride-nya Bonek, termasuk museum nanti yang ada di GBT,” terangnya.

Dalam konsep pengembangan kawasan, Wali Kota Eri mengungkap bahwa Wisma Karanggayam juga akan menjadi ruang dokumentasi sejarah Persebaya dan Bonek, termasuk perjalanan suporter dari masa ke masa.

“Jadi nanti di tempat wisma ini tidak hanya ada sejarah terkait Persebaya menjadi juara, tapi sejarah bagaimana Bonek juga mulai awal sampai hari ini itu dengan suka dukanya, dengan jatuh bangunnya Persebaya, Bonek masih setia. Sehingga saya ingin membuat sejarah itu,” katanya.

Karena itu, Wali Kota Eri menegaskan Lapangan Karanggayam akan difokuskan sebagai pusat pembinaan dan pembibitan pemain muda, sekaligus penggerak ekonomi warga sekitar. “Jadi ini fokusnya adalah untuk pembinaan, pembibitan yang bagaimana kami bersinergi dengan Persebaya dan di situ nanti akan menggerakkan bisa mencari talenta-talenta muda Surabaya,” katanya.

Ia berharap, kehadiran pusat pelatihan Wisma Karanggayam tersebut dapat memberikan efek ganda, terutama dalam menggerakkan ekonomi bagi masyarakat sekitar. “Jadi bagaimana Wisma Karanggayam ini tidak hanya mengenang atau membangkitkan jiwa Bonek kita, tapi bisa menggerakkan ekonomi dari sepak bola,” pungkasnya. (ST01)

Tags: Lapangan KaranggayamPemkot Surabaya
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Khofifah Hadiri Rakernas IKA UNAIR 2025–2030

Minggu, 18 Januari 2026

KRI Teluk Ende-517 Laksanakan Tradisi Mandi Suci bagi Siswa Taruna AAL Tingkat I Angkatan 74

Minggu, 18 Januari 2026

Gubernur Khofifah Resmikan Sarana Fasilitas Penunjang SMAN Taruna Madani serta Rehabilitasi dan Revitalisasi 22 SMA/SMK/SLB di Wilayah Pasuruan-Probolinggo

Minggu, 18 Januari 2026

Semarak Peringatan Isra’ Mikraj di Masjid IstiqlalJakarta

Minggu, 18 Januari 2026

Berita Terkini

Khofifah Hadiri Rakernas IKA UNAIR 2025–2030

Minggu, 18 Januari 2026

KRI Teluk Ende-517 Laksanakan Tradisi Mandi Suci bagi Siswa Taruna AAL Tingkat I Angkatan 74

Minggu, 18 Januari 2026

Gubernur Khofifah Resmikan Sarana Fasilitas Penunjang SMAN Taruna Madani serta Rehabilitasi dan Revitalisasi 22 SMA/SMK/SLB di Wilayah Pasuruan-Probolinggo

Minggu, 18 Januari 2026

Semarak Peringatan Isra’ Mikraj di Masjid IstiqlalJakarta

Minggu, 18 Januari 2026
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa

Gubernur Khofifah Buka Bimtek Kepala Sekolah dan Tenaga Kependidikan Sekolah Rakyat Se-Jatim

Sabtu, 17 Januari 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In