SURABAYATODAY.ID, SURABAYA – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bersama menjaga alam, menanam, merawat dan peduli terhadap lingkungan. Ajakan ini disampaikan bertepatan dengan peringatan Hari Gerakan Satu Juta Pohon yang diperingati setiap tanggal 10 Januari.
“Hari ini momentum tepat bagi kita semua untuk bersama-sama menjaga alam dengan menanam, merawat dan peduli terhadap lingkungan sekitar kita,” kata Gubernur Khofifah di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Sabtu (10/1).
Ia menyampaikan menjaga alam dan peduli terhadap lingkungan dapat dilakukan dengan menanam pohon di lingkungan sekitar, di lereng gunung, di area pantai atau reboisasi di hutan. Langkah ini akan menjadi kontribusi nyata terhadap upaya pelestarian lingkungan.
“Saya rasa menanam pohon ini menjadi bagian dari ikhtiar kita menjaga alam, ketika alam kita jaga maka alam pun akan menjaga kita,” tuturnya.
“Pohon apapun. Walau memang saya lebih sering mengajak menanam mangrove karena mangrove bisa menyerap emisi karbondioksida lima kali lebih banyak dari yang lain,” lanjutnya.
Gubernur Khofifah tidak sekadar mengajak, tetapi ia sendiri juga telah memiliki kebiasaan menanam pohon telah dilakukannya bersama keluarga sejak tahun 1991 dimana setiap tahunnya di saat perayaan Hari Ulang Tahun dilakukan penanaman pohon.
“Karena itu, saya mengajak semua, yang biasa ada even atau seremoni dimana biasanya bunga papan, bisa dikonversi menjadi pohon hidup. Sehingga hidup itu menghidupkan, urip gawe urup,”tuturnya.
Orang nomor satu di Jatim ini juga menyebut bahwa kegiatan penanaman pohon juga bisa menjadi bagian mitigasi kebencanaan di wilayah-wilayah yang terkonfirmasi rawan bencana. “Akar pohon yang kita tanam bisa mengikat air hujan yang turun, kemudian akan menciptakan sumber-sumber air baru,” imbuhnya. (ST11)





