• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Senin, 19 Januari 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Daerah

Kembangkan Sistem Perikanan Cerdas, Mahasiswa ITS Juarai Kompetisi AI Ideathon

by Redaksi
Kamis, 8 Januari 2026
Mahasiswa Program Magister Biologi ITS Brilian Amanat Taqwa SPi sukses meraih juara pertama dalam kompetisi pengembangan inovasi AI skala nasional.

Mahasiswa Program Magister Biologi ITS Brilian Amanat Taqwa SPi sukses meraih juara pertama dalam kompetisi pengembangan inovasi AI skala nasional.

SURABAYATODAY.ID, SURABAYA – Mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) meraih juara 1 dalam mengembangkan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) untuk budidaya udang di Indonesia. Prestasi pada Lomba Karya Generatif AI PartyRock AWS – AI Ideathon ini menjadi bukti kontribusi ITS dalam memanfaatkan teknologi untuk pengembangan budidaya alam, khususnya dalam bidang perikanan.

Mahasiswa program magister (S2) Biologi ITS Brilian Amanat Taqwa SPi menjelaskan bahwa kompetisi ini merupakan ajang pengembangan inovasi AI yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung yang bekerja sama dengan Amazon Web Service (AWC). Kompetisi berfokus kepada lima bidang, yaitu ekonomi, pendidikan, pertanian, lingkungan, dan perikanan.

“Pada kompetisi ini saya mengambil di bidang perikanan,” ucapnya.

BACA JUGA:  Mengawal Transisi Energi, Profesor ITS Kembangkan Optimisasi Sistem Tenaga Listrik

Melalui kompetisi tersebut, Brilian membawakan inovasi AI yang bertajuk Aquaguard. Inovasi yang diusungnya ini memiliki fungsi untuk menjaga konsistensi produksi udang di Indonesia. “Ide ini muncul dari produksi udang di Lampung yang menurun sejak tiga tahun terakhir,” ungkapnya.

Brilian menegaskan, penurunan udang ini terjadi akibat kurang tahunya pembudidaya dalam mengatasi permasalahan baik dari kualitas air tambak mereka atau kesehatan udang sendiri. Dalam hal ini, Aquaguard hadir sebagai solusi yang diberikan untuk membantu pembudidaya dalam mengatasi persoalan tambaknya.

“Aquaguard ini sendiri nantinya akan menjadi panduan bagi pembudidaya untuk lebih meningkatkan kualitas tambaknya,” tutur Brilian.

Lebih lanjut, mahasiswa lulusan Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) ini memaparkan, kecerdasan buatan yang dibawakan memiliki dua fitur yang berfungsi untuk mendeteksi kualitas air dan kesehatan udang yang dimiliki oleh pembudidaya. Cara kerja Aquaguard sendiri yaitu, pembudidaya lebih dulu memasukkan kondisi air dan kesehatan udang di kecerdasan buatan ini, setelah itu Aquaguard akan memberikan arahan dan solusi untuk pembudidaya.

BACA JUGA:  Warga Bojonegoro Nobar Timnas di Pendopo Malowopati

Kompetisi yang berlangsung sejak bulan Oktober 2025 tersebut, membuat mahasiswa kelahiran Banyumas ini kewalahan. Pasalnya, ia tidak mahir dalam membuat program untuk AI. Tetapi hal tersebut bukanlah sebuah halangan baginya untuk meraih peringkat pertama dalam ajang inovasi AI ini.

“Kerja keras dan semangat menjadi pendorong saya untuk meraih posisi pertama di kompetisi ini,” ucapnya dengan bangga.

Ke depannya, ia akan mengembangkan inovasi AI ini menjadi sebuah aplikasi yang dapat diakses oleh banyak orang. Tak hanya itu, ia pun menuturkan bahwa Aquaguard nantinya tidak hanya berfokus kepada budidaya udang tetapi juga budidaya perikanan lainnya. “Saya harap ide ini akan dilirik oleh pemerintah dan menjadi bermanfaat bagi lingkungan sekitar,” ujarnya.

BACA JUGA:  Surabaya Kaya Ragam Destinasi Wisata Alam yang Mempesona

Inovasi ini turut membantu pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) poin ke-4 yakni Pendidikan Berkualitas sebagai upaya untuk mendorong pendidikan yang bermutu di tanah air. Selain itu, juga poin ke-9 yakni Industri, Inovasi, dan Infrastruktur sebagai suatu inovasi di bidang teknologi. “Saya berharap kerja keras saya dapat menjadi motivasi untuk mahasiswa ITS lainnya,” tegasnya. (ST05)

Tags: ITSKompetisi AI IdeathonSistem Perikanan Cerdas
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Perkuat Peran Perguruan Tinggi, ITS Ikuti Taklimat Presiden RI

Senin, 19 Januari 2026

Realisasi Investasi Jatim Tembus Rp 147,7 Triliun Sepanjang Tahun 2025

Senin, 19 Januari 2026

Khofifah Hadiri Rakernas IKA UNAIR 2025–2030

Minggu, 18 Januari 2026

KRI Teluk Ende-517 Laksanakan Tradisi Mandi Suci bagi Siswa Taruna AAL Tingkat I Angkatan 74

Minggu, 18 Januari 2026

Berita Terkini

Perkuat Peran Perguruan Tinggi, ITS Ikuti Taklimat Presiden RI

Senin, 19 Januari 2026

Realisasi Investasi Jatim Tembus Rp 147,7 Triliun Sepanjang Tahun 2025

Senin, 19 Januari 2026

Khofifah Hadiri Rakernas IKA UNAIR 2025–2030

Minggu, 18 Januari 2026

KRI Teluk Ende-517 Laksanakan Tradisi Mandi Suci bagi Siswa Taruna AAL Tingkat I Angkatan 74

Minggu, 18 Januari 2026

Gubernur Khofifah Resmikan Sarana Fasilitas Penunjang SMAN Taruna Madani serta Rehabilitasi dan Revitalisasi 22 SMA/SMK/SLB di Wilayah Pasuruan-Probolinggo

Minggu, 18 Januari 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In