• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Senin, 19 Januari 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Daerah

Gubernur Khofifah Resmikan Revitalisasi 38 SMA/SMK dan SLB di Malang Raya

by Redaksi
Jumat, 2 Januari 2026

SURABAYATODAY.ID, MALANG – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa langsung tancap gas di awal tahun 2026 hari ini meresmikan sarana dan prasarana hasil rehabilitasi dan revitalisasi pada 38 sekolah di wilayah Malang Raya. Peresmian digelar di Halaman SMK Negeri 2 Singosari, Kabupaten Malang, Jumat (2/1) siang.

Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Gubernur Khofifah yang didampingi Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Aries Agung Paewai, bersama perwakilan 38 kepala sekolah SMA, SMK, dan SLB negeri maupun swasta se-Malang Raya.

Sebanyak 38 sekolah tersebut terdiri atas 23 SMK negeri dan swasta dengan sembilan menu bantuan, 12 SMA negeri dan swasta dengan sembilan menu bantuan, serta tiga SLB negeri dengan tujuh menu bantuan. Program ini mencakup rehabilitasi dan revitalisasi berbagai fasilitas penunjang kegiatan belajar mengajar.

Secara rinci, sekolah penerima program antara lain SMKN 2 Singosari Kabupaten Malang, SMKN 12 Malang, SMKN 13 Malang, SMKN 1 Ampel Gading, SMKN 1 Kepanjen Kab. Malang, SMKN Wonosari, SMAN 3 Malang, SMAN 6 Malang, SMAN 7 Malang, SMAN 8 Malang, SMAN 10 Malang.

Dilanjutkan SMAN 1 Lawang, SMAN 1 Ngantang Kabupaten Malang, SLB A,B,D Negeri Kedungkandang Kota Malang, SLB C Autis Negeri Kedungkandang Kota Malang, SLBN Pembina Tingkat Nasional Bagian C Malang, SMKS PGRI 3 Malang, SMKS Muhammadiyah 1 Malang, SMKS Wiyata Husada, SMKS Islam An Nuuru Tirtoyudo.

BACA JUGA:  Setiap Jumat, Pelajar SMP di Surabaya Bakal Gunakan Bahasa Inggris

Selanjutnya, SMKS NU Miftahul Huda Kepanjen, SMK Cendekia Madinah Dampit, SMK Al Alaa Madinatul Al Munawaroh, SMKS Assalam Bantur, SMKS Muhammadiyah 5 Kepanjen, SMKS Miftahul Ulum Pagelaran, SMKS Cendekia Bangsa Kepanjen, SMKS Islam Donomulyo, SMKS Islam Kalipare.

Kemudian, SMK Nahdatul Ulama Donomulyo, SMKS Islam Ahmad Yani Ngantang, SMAS Muhammadiyah 1 Malang, SMAS Ibnu Sina Malang, SMAS Islam Al Ikhlas Kasembon Kab. Malang, SMAS Islam Al Hikmah Tajinan Kab. Malang. Serta tiga SLB Negeri.

Gubernur Khofifah mengatakan bahwa program rehabilitasi dan revitalisasi ini merupakan wujud nyata komitmen Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam menghadirkan sarana dan prasarana pendidikan yang layak, aman, nyaman, dan inspiratif bagi peserta didik.

Lebih lanjut disampaikan Khofifah, komitmen visi Presiden Prabowo melalui Asta Cita untuk meningkatan mutu dan kualitas pendidikan dan selaras dengan itu visi Nawa Bhakti Satya Program Jatim Cerdas. Yang mana didalamnya juga meningkatkan sarana prasarana pendidikan agar membantu kelancaran dan mendukung proses pendidikan berjalan dengan fasilitas yang memenuhi standar mutu dan kualitas yang diharapkan sekolah.

“Ini adalah wujud nyata komitmen Pemerintah menyiapkan sarpras yang lebih layak serta menciptakan ruang belajar yang aman nyaman inspiratif bagi peserta didik,” ujarnya.

BACA JUGA:  Lantik 5 Pejabat Eselon II, Gubernur Khofifah Minta Segera Adaptasi dan Tancap Gas

Khofifah menjelaskan, sebagian besar bantuan difokuskan pada perbaikan fasilitas dasar, seperti toilet dan sanitasi, ruang kelas, hingga laboratorium. Menurutnya, kualitas sarana prasarana sekolah, termasuk fasilitas pendukung seperti kamar mandi, menjadi bagian penting dari mutu layanan pendidikan

“Ini sebagian besar antara lain untuk kamar mandi atau toilet. Jadi ruang kelas, ruang kelas ada kamar mandi. Kita berharap seluruh sekolah kita kualitas sarprasnya makin membaik,” katanya.

“Kita ingin kualitas layanan dari sisi kurikulumnya, sisi kualitas pengajarnya, ruang kelas sampai kamar mandi disekolah terus terkonfirmasi memberikan layanan yang baik untuk memberseiringi seluruh sistem belajar mengajar dimasing-masing unit,” imbuhnya.

Khofifah pun mengajak seluruh kepala sekolah dan insan pendidikan untuk tancap gas di awal tahun 2026, khususnya dalam memperkuat sektor pendidikan sebagai fondasi pembangunan sumber daya manusia

“Kita ingin pastikan di awal 2026 ini Pemprov Jatim siap tancap gas dan gercep semuanya terutama sektor pendidikan,” tegasnya.

“Memasuki awal tahun 2026, pendidikan Jawa Timur diarahkan untuk semakin berkarakter dan berdampak nyata bagi masa depan generasi melalui program renovasi maupun revitalisasi sarana pra sarana. Ini ikhtiar untuk memperkuat fondasi pendidikan Jawa Timur,” tambahnya.

Tak hanya menekankan pembangunan fisik, Gubernur Khofifah juga menyoroti pentingnya penguatan pendidikan karakter bagi peserta didik sebagai bekal menuju Indonesia Emas 2045.

BACA JUGA:  Siaran TV Analog di 10 Kab/Kota di Jatim Dihentikan Mulai Hari Ini, Khofifah Ajak Masyarakat Migrasi ke TV Digital

“Tentu bukan hanya fisik, yang kita lebih ingin dikuatkan lagi adalah pendidikan karakter bagi siswa-siswi kita. Harapan kita penguatan karakter ini akan membawa anak anak di Indonesia Emas 2045. Pemimpin berkarakter terlahir dari bumi Majapahit,” katanya.

“Besar harapan kami, renovasi revitalisasi dari program ini menjadi penguat semangat panjenengan semua. Kedepan, apa yang kita lakukan akan jadi bagian sinergitas kita semua. Menjadi penguat kita semua,” ungkapnya melanjutkan.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Khofifah turut menyerahkan bantuan 100 sarung dan mukena kepada SMKN 2 Singosari, serta bantuan biaya pendidikan bagi 10 siswa kurang mampu masing-masing sebesar Rp1 juta. Ia juga menyerahkan bantuan sembako kepada petugas kebersihan dan penjaga sekolah.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Aries Agung Paewai menyampaikan bahwa program rehabilitasi dan revitalisasi ini merupakan langkah transformasi pendidikan di Jawa Timur agar semakin berdampak.

“Ini adalah lompatan transformasi untuk pendidikan Jawa Timur yang berdampak. Ikhtiar mendorong peningkatan kualitas pendidikan lewat renovasi maupun revitalisasi sarana pra sarana,” kata Aries.

“Harapannya, tentu supaya proses belajar mengajar peserta didik bisa terselenggara baik, aman nyaman,” imbuhnya. (ST02)

Tags: Gubernur KhofifahMalang RayaRevitalisasiTahun BaruTancap Gas
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Perkuat Peran Perguruan Tinggi, ITS Ikuti Taklimat Presiden RI

Senin, 19 Januari 2026

Realisasi Investasi Jatim Tembus Rp 147,7 Triliun Sepanjang Tahun 2025

Senin, 19 Januari 2026

Khofifah Hadiri Rakernas IKA UNAIR 2025–2030

Minggu, 18 Januari 2026

KRI Teluk Ende-517 Laksanakan Tradisi Mandi Suci bagi Siswa Taruna AAL Tingkat I Angkatan 74

Minggu, 18 Januari 2026

Berita Terkini

Perkuat Peran Perguruan Tinggi, ITS Ikuti Taklimat Presiden RI

Senin, 19 Januari 2026

Realisasi Investasi Jatim Tembus Rp 147,7 Triliun Sepanjang Tahun 2025

Senin, 19 Januari 2026

Khofifah Hadiri Rakernas IKA UNAIR 2025–2030

Minggu, 18 Januari 2026

KRI Teluk Ende-517 Laksanakan Tradisi Mandi Suci bagi Siswa Taruna AAL Tingkat I Angkatan 74

Minggu, 18 Januari 2026

Gubernur Khofifah Resmikan Sarana Fasilitas Penunjang SMAN Taruna Madani serta Rehabilitasi dan Revitalisasi 22 SMA/SMK/SLB di Wilayah Pasuruan-Probolinggo

Minggu, 18 Januari 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In