• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Jumat, 30 Januari 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Daerah

Khofifah Terima Penghargaan Terbentuknya 8.494 Posbankum Desa/Kelurahan di Jatim

by Redaksi
Minggu, 14 Desember 2025

SURABAYATODAY.ID, SURABAYA – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menerima penghargaan dari Kementerian Hukum RI atas keberhasilan terbentuknya 8.494 Pos Bantuan Hukum (Posbankum) Desa/Kelurahan di seluruh Jawa Timur.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Hukum RI Supratman Andi Agtas dalam acara Peresmian Pos Bantuan Hukum (Posbankum) Desa/Kelurahan serta Pembukaan Pelatihan Peacemaker dan Paralegal se-Jawa Timur di Graha Unesa Surabaya, Kamis (11/12).

Gubernur Khofifah menyampaikan pembentukan Posbankum menjadi sebuah harapan agar keadilan dapat dirasakan masyarakat hingga di tingkat desa.

“Alhamdulillah Posbankum di Jawa Timur telah terbentuk seratus persen di seluruh desa di Jatim. Ini menjadi sebuah harapan bagaimana keadilan bisa semakin dirasakan oleh masyarakat hingga lini paling bawah,” kata Gubernur Khofifah.

Gubernur Khofifah menyampaikan capaian 100 persen pembentukan Posbankum di Jawa Timur bukan hanya sekadar angka. Tetapi lebih dari itu, capaian 100 persen pembentukan ini menjadi tonggak penting sejarah bahwa Pemerintah hadir untuk memastikan akses keadilan yang merata, inklusif, dan berkelanjutan bagi seluruh lapisan masyarakat.

“Tentu ini akan dirasakan manfaatnya di seluruh desa dan kelurahan se-Jawa Timur,” katanya.

Program ini, lanjut Gubernur Khofifah, merupakan bagian dari upaya nyata mewujudkan visi besar bangsa “Bersama Indonesia Maju Menuju Indonesia Emas 2045”.

BACA JUGA:  Wali Kota Eri Cahyadi Ajak Siswa PAUD-SMP untuk Peduli Terhadap Lingkungan

Melalui implementasi Asta Cita ke-7 Pemerintahan Presiden RI, Bapak Prabowo Subianto, negara berkomitmen memastikan bahwa keadilan tidak hanya menjadi wacana, tetapi benar-benar diupayakan hadir hingga ke tingkat desa dan kelurahan.

“Jawa Timur ini siap menjadi lini terdepan untuk menjadi bagian penyukses dari program-program strategis bapak presiden,” tegasnya.

Dalam konteks tersebut, Jawa Timur dengan kekuatan demografis, infrastruktur, dan pusat aktivitas ekonomi, akan menjadi simpul utama yang menghubungkan wilayah barat dan timur Nusantara.

“Hal inilah yang menjadikan saat ini Jawa Timur memegang peran strategis sebagai Gerbang Baru Nusantara,” sebutnya.

Oleh sebab itu, penguatan akses keadilan hingga ke desa/kelurahan bukan hanya program sektoral, tetapi fondasi penting untuk memastikan stabilitas sosial, ketertiban umum, dan kepastian hukum di wilayah yang sedang bergerak cepat sebagai pintu masuk peradaban Nusantara yang baru.

“Adanya Posbakum Desa/Kelurahan, masyarakat kini memiliki ruang untuk bertanya, memahami haknya, menyelesaikan sengketa secara damai, serta mendapatkan pendampingan hukum secara cepat dan tepat,” terangnya.

Sementara desa dan kelurahan merupakan lini adminidtrasi pemerintahan paling bawah penguat kehidupan berbangsa dan bernegara yang mana desa dan kelurahan menjadi ruang interaksi sosial berlangsung, dan harmoni dibangun. Ketika akses keadilan diperkuat di titik ini, maka sendi-sendi ketertiban dan keadilan sosial bangsa sedang diperkuat.

BACA JUGA:  Jatim Pertahankan Sebagai Terbanyak PPKM Level 1 se-Jawa Bali

Diketahui bahwa sebagian besar persoalan hukum berakar dari dinamika sosial di tingkat desa dan kelurahan, mulai dari sengketa tanah, konflik keluarga, perbedaan pendapat antarwarga, hingga kasus-kasus kerentanan sosial.

Pembentukan Posbankum sendiri membutuhkan peran Peacemaker dan Paralegal. Perannya bukan sekadar pendamping hukum, melainkan penjaga harmoni sosial, yang bekerja dengan integritas, empati, dan profesionalitas.

“Peacemaker dan Paralegal ini penting sekali karena benturan antar peradaban antar status sosial ekonomi semua harus termitigasi dengan baik,” katanya.

Oleh sebab itu Gubernur Khofifah menegaskan pentingnya percepatan pelatihan bagi peacemaker dan paralegal di Jawa Timur. Menurutnya antisipasi dan mitigasi dari benturan antar status sosial ekonomi antar peradaban dapat dilakukan melalui pelatihan.

“Peacemaker ini adalah kebutuhan dasar, benturan antar status sosial ekonomi antar peradaban semua terantisipasi termitigasi antara lain melalui pelatihan peacemaker dan berikutnya Posbankum ini memang membutuhkan paralegal,” ucapnya.

Di kesempatan yang sama, Gubernur Jatim ini juga memohon kepada Menteri Hukum RI agar Jawa Timur segera diberi kesempatan untuk melakukan percepatan memberikan pelatihan bagi peacemaker dan paralegal.

BACA JUGA:  Mahasiswa ITS Kembangkan Aplikasi Deteksi Tanda Vital Non-Kontak

“Ini sesuatu yang dinamikanya luar biasa pak menteri, kalau di tingkat desa para kepala desa dan perangkatnya memiliki pemahaman pengetahuan dan sampai kepada proses untuk bisa memberikan solusi-solusi di Posbankum, rasanya proses menjaga NKRI ini betul-betul kita bangun dari berbagai lini,” jelasnya.

Gubernur Khofifah juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kantor Wilayah Kementerian Hukum Jawa Timur, Pemerintah Kabupaten/Kota, Perangkat Daerah Pemerintah Provinsi Jawa Timur, serta seluruh perangkat desa/kelurahan, atas kerja keras dan sinerginya.

“Jawa Timur berhasil mencapai 100 persen pembentukan Pos Bantuan Hukum di 8.494 Desa/Kelurahan karena peran panjenengan semua,” tuturnya.

Di sisi lain, Menteri Hukum RI Supratman Andi Agtas menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan pihak-pihak terkait atas keberhasilan 100 persen dalam pembentukan Posbankum.

Dirinya juga menyambut baik usulan Gubernur Khofifah agar Jawa Timur mendapatkan program percepatan pelatihan bagi peacemaker dan paralegal.

“Saya menyambut baik usulan ataupun arahan dari ibu gubernur untuk menjadikan Jawa Timur menjadi gerbang bagi pembentukan ataupun pelatihan paralegal maupun peacemaker training secara nasional nanti ke depan karena menjadi sebuah program strategis dari bapak presiden Prabowo Subianto,” kata Menteri Hukum RI Supratman Andi Agtas.(ST11)

Tags: Gubernur KhofifahPenghargaanPosbankum
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Foto dokumentasi proses daftar ulang beasiswa mahasiswa tangguh.

Penataan Kebijakan Beasiswa Pemuda Tangguh Tuai Apresiasi dari Kalangan Mahasiswa

Jumat, 30 Januari 2026
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi

Perbaiki Sistem Parkir, Wali Kota Eri: Untuk Transparansi dan Kenyamanan Pengguna Jasa Parkir

Jumat, 30 Januari 2026
Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya menerima audiensi Paguyuban Juru Parkir Surabaya.

Dishub Surabaya dan PJS Duduk Bersama, Cari Solusi Penanganan Tipiring Juru Parkir

Jumat, 30 Januari 2026
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengunjungi salah satu stan dalam misi dagang dan investasi perdana Tahun 2026 Provinsi Jawa Timur dengan Jawa Tengah di Ballroom PO Hotel Semarang.

Dagang Jatim-Jateng Sukses Catatkan Transaksi Rp 3,152 Triliun

Jumat, 30 Januari 2026

Berita Terkini

Foto dokumentasi proses daftar ulang beasiswa mahasiswa tangguh.

Penataan Kebijakan Beasiswa Pemuda Tangguh Tuai Apresiasi dari Kalangan Mahasiswa

Jumat, 30 Januari 2026
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi

Perbaiki Sistem Parkir, Wali Kota Eri: Untuk Transparansi dan Kenyamanan Pengguna Jasa Parkir

Jumat, 30 Januari 2026
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan Kota Surabaya, Trio Wahyu Wibowo

Lebih dari 500 Petugas Parkir Belum Perpanjang KTA 2026

Jumat, 30 Januari 2026
Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya menerima audiensi Paguyuban Juru Parkir Surabaya.

Dishub Surabaya dan PJS Duduk Bersama, Cari Solusi Penanganan Tipiring Juru Parkir

Jumat, 30 Januari 2026
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengunjungi salah satu stan dalam misi dagang dan investasi perdana Tahun 2026 Provinsi Jawa Timur dengan Jawa Tengah di Ballroom PO Hotel Semarang.

Dagang Jatim-Jateng Sukses Catatkan Transaksi Rp 3,152 Triliun

Jumat, 30 Januari 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In