• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Senin, 23 Maret 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Peristiwa

Pemkot Surabaya Dukung Kegiatan Ekologi ‘Mangrove Warrior’ dan ‘Taman Sansiviera’ SMPN 1

by Redaksi
Rabu, 10 Desember 2025

SURABAYATODAY.ID, SURABAYA – Pemkot Surabaya terus memperkuat identitas sebagai kota yang peduli lingkungan, kota yang digerakkan oleh partisipasi masyarakat, dan kota yang menempatkan generasi muda sebagai agen perubahan dalam menghadapi perubahan iklim. Hal ini diwujudkan dalam acara Grand Launching dua gerakan ekologi unggulan siswa SMP Negeri 1 Surabaya, yakni Mangrove Warrior dan Taman Sansiviera pada Rabu (10/12/2025).

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian, dan Pengembangan (Bappedalitbang) Kota Surabaya, Irvan Wahyudrajat, mengapresiasi inisiatif dari para siswa yang sudah melakukan aksi nyata kepedulian lingkungan sejak dini.

“Hari ini kita menyaksikan bukti nyata bagaimana gerakan lingkungan hidup dapat tumbuh dari sekolah, berkembang bersama komunitas, dan memberi dampak luas bagi keberlanjutan kota,” ujar Irvan.

Irvan menegaskan bahwa gerakan pelajar ini selaras dengan reputasi global Surabaya sebagai Child Friendly Cities Initiative (CFCI) UNICEF, UNESCO Learning City, dan memenuhi standar WHO Healthy City.

BACA JUGA:  Gubernur Khofifah Resmikan Sarana Prasarana SMAN 2 Taruna Pamong Praja Serta Revitalisasi dan Rehabilitasi 52 SMA/SMK/SLB di Bojonegoro-Tuban

“Pengakuan internasional ini menempatkan Surabaya sebagai kota yang memprioritaskan tumbuh kembang anak, pembelajaran sepanjang hayat, serta lingkungan hidup yang sehat dan berkelanjutan,” jelas Irvan.

Selain itu, Irvan Wahyudrajat menekankan pentingnya konsistensi dan keberlanjutan dalam gerakan lingkungan untuk menghadapi perubahan iklim yang terjadi. Ia menambahkan, Pemkot Surabaya melalui Bappedalitbang, siap mendukung upaya penguatan ekosistem pembelajaran lingkungan serta pengembangan inovasi konservasi dari generasi muda.

“Perubahan iklim sudah nyata di depan kita. Kita butuh adik-adik seperti Harley dan Hatma yang memilih berbuat sesuatu sejak dini menjadi pejuang lingkungan,” kata Irvan.

Kepala Sekolah SMPN 1 Surabaya, Eko Widiyani menilai bahwa proyek ini mengubah siswa. Dari anak-anak yang tidak bisa berbicara di depam umum, menjadi percaya diri untuk public speaking. “Sekarang mereka bisa kolaborasi dan menyampaikan ide gagasannya seperti saat ini,” imbuhnya.

BACA JUGA:  Dua Wisudawan Diploma Terbaik ITS Sama-Sama Raih IPK 3,88

Ia juga memuji kedua siswa yang dinilai sebagai perwujudan filosofi pendidikan, yakni pembelajaran tidak hanya teori tapi juga praktik nyata yang berdampak bagi masyarakat. Eko menambahkan bahwa proyek Mangrove Warrior merupakan perdana di sekolahnya dan menjadi bentuk pelestarian alam yang penting, khususnya di Pantai Kenjeran.

“Tentunya kami mengapresiasi dukungan luar biasa dari Pemkot Surabaya, para orang tua, dan NGO seperti Tunas Hijau Indonesia dan Wahana Visi Indonesia,” ujarnya.

Sementara itu, siswa kelas 8 SMP Negeri 1 sekaligus Finalis Pengeran dan Putri Lingkungan Hidup 2025, Harley Fatahillah telah membudidayakan dan menanam lebih dari 18.200 bibit mangrove, dengan target total tahun ini mencapai 24.200 bibit di kawasan pesisir Wonorejo, Gunung Anyar, dan Keputih.

“Gerakan ini bertujuan melindungi pesisir Surabaya dari abrasi dan gelombang tinggi. Mangrove bermanfaat untuk mencegah abrasi dan menyerap karbon empat kali lebih banyak dari tanaman lainnya,” kata Harley.

BACA JUGA:  Isi Kekosongan, 63 Pejabat Pemkot Surabaya Dilantik

Tak berhenti sampai di sini, tahun depan ia juga menargetkan 40.000 penanaman magrove disemua pesisir Kota Pahlawan.

Selain Harley, siswa lainnya, Rah Handaru Hatmaji Marsudi juga melakukan pelestarian lingkungan lewat budidaya tanaman Sansiviera. Hatma biasa ia disapa telah membudidayakan 3.010 tanaman Sansiviera. Tanaman ini dikenal memiliki kemampuan tinggi menyerap polusi dan meningkatkan kualitas udara, sangat dibutuhkan di kota besar.

Hatma tidak hanya fokus pada ekologi, tetapi juga wirausaha muda. “Saya punya proyek satu rumah satu Sansiviera untuk dibagikan ke warga sekitar, agar lingkungan menjadi lebih asri,” ungkap Hatma.

Setelah acara lauching dua program tersebut, para siswa juga melanjutkan acara penanaman pohon mangrove di wilayah Wonorejo. (ST01)

Tags: EkologiMangrove Warrior.Pemkot SurabayaSMPN 1 SurabayaTaman Sansiviera
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Prabu Siliwangi-321 memasuki perairan Indonesia tepatnya di Selat Sunda.

Akhiri Pelayaran Lintas Samudera, KRI Prabu Siliwangi-321 Tiba di Perairan Nusantara

Senin, 23 Maret 2026
Suasana lebaran di kediaman Gubernur Khofifah di kawasan Jemursari, Surabaya.

Antusiasme Warga Tak Surut di Hari Terakhir Riyayan Idul Fitri 1447 H di Kediaman Gubernur Khofifah

Senin, 23 Maret 2026
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mendampingi Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii dalam rangka pemantauan Siaga SAR Khusus Lebaran.

Gubernur Khofifah Dampingi Kepala Basarnas Tinjau Siaga SAR Lebaran di Tanjung Perak, Pastikan Kesiapsiagaan Maksimal

Minggu, 22 Maret 2026
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Wakil Gubernur Jatim Emil Elestianto Dardak bersama istri menyalami warga yang berlebaran di gedung Negara Grahadi.

Ribuan Masyarakat Padati Gedung Negara Grahadi di Hari Pertama Lebaran

Minggu, 22 Maret 2026

Berita Terkini

Prabu Siliwangi-321 memasuki perairan Indonesia tepatnya di Selat Sunda.

Akhiri Pelayaran Lintas Samudera, KRI Prabu Siliwangi-321 Tiba di Perairan Nusantara

Senin, 23 Maret 2026
Suasana lebaran di kediaman Gubernur Khofifah di kawasan Jemursari, Surabaya.

Antusiasme Warga Tak Surut di Hari Terakhir Riyayan Idul Fitri 1447 H di Kediaman Gubernur Khofifah

Senin, 23 Maret 2026
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mendampingi Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii dalam rangka pemantauan Siaga SAR Khusus Lebaran.

Gubernur Khofifah Dampingi Kepala Basarnas Tinjau Siaga SAR Lebaran di Tanjung Perak, Pastikan Kesiapsiagaan Maksimal

Minggu, 22 Maret 2026
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Wakil Gubernur Jatim Emil Elestianto Dardak bersama istri menyalami warga yang berlebaran di gedung Negara Grahadi.

Ribuan Masyarakat Padati Gedung Negara Grahadi di Hari Pertama Lebaran

Minggu, 22 Maret 2026
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa di sela melaksanakan Salat Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriah di Masjid Nasional Al Akbar Surabaya.

Gubernur Khofifah, Wagub Emil Dardak dan Mensos Gus Ipul bersama 50 Ribu Lebih Jemaah Salat Idul Fitri di Masjid Al-Akbar

Minggu, 22 Maret 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In