• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, 31 Januari 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Headlines

Nama Diganti, Warga Babatan Protes Tulisan “Makam Islam” Dihapus dari Gapura

by Redaksi
Selasa, 9 Desember 2025

SURABAYATODAY.ID,SURABAYA – Perubahan nama pada gapura makam di wilayah Babatan, Surabaya memicu protes warga. Sebelumnya kawasan pemakaman tersebut dikenal sebagai “Makam Islam Babatan”, sesuai papan kayu jati lama yang telah terpasang bertahun-tahun. Namun kini tulisan itu diganti menjadi “Makam Babatan” di gapura baru berbahan cor permanen.

Perubahan nama yang dilakukan tanpa musyawarah dinilai menghilangkan identitas serta sejarah makam.

Warga Babatan, Giono, mengatakan masyarakat tidak mempermasalahkan pembangunan gapura baru, namun menolak penghapusan nama yang telah digunakan sejak lama.

“Kami tidak menolak pembangunan. Yang kami keberatan hanya penghapusan nama ‘Makam Islam’ yang sudah ada sejak dulu. Itu identitas,” ujarnya, Selasa (9/12/2025).

BACA JUGA:  Siaga Bro PSC 119 Berikan Pelayanan 24 Jam

Menurut warga, persoalan ini sebenarnya bukan hal baru. Pada tahun 2024 lalu, sempat dilakukan mediasi di kantor Kelurahan Babatan. Namun pertemuan tersebut tidak menghasilkan kesepakatan bersama.

“Sudah pernah dimediasi tahun 2024 di kantor kelurahan, tapi tidak ada titik temu. Kami berharap musyawarah, bukan keputusan sepihak,” tambah Giono.

Tokoh agama sekaligus Modin Babatan, H. Abdurahman, juga menegaskan bahwa nama lama memiliki nilai historis dan religius bagi warga.

“Sejak dulu masyarakat menyebutnya Makam Islam Babatan. Ada banyak tokoh agama dimakamkan di sini, sehingga nama itu bukan bisa dicabut begitu saja,” tegasnya.

BACA JUGA:  Ada 47 Kasus, DBD di Surabaya Masih Terkendali

Sementara itu, warga juga menilai tindakan pembongkaran papan jati lama dilakukan tanpa persetujuan bersama. “Kami kecewa karena papan nama lama tetap dibongkar meski belum ada kesepakatan. Seharusnya lurah sebagai penengah bisa menjaga aspirasi, bukan memutuskan sepihak,” ujarnya merujuk pada peran Lurah Babatan saat itu, Fitrah.

Ketua LPMK Babatan, Sigit, berharap masalah ini tidak melebar dan dapat diselesaikan melalui dialog terbuka. “Aspirasi warga harus dihormati. Jika belum ada kesepakatan bersama, maka keputusan perlu dikaji ulang. Kami akan fasilitasi musyawarah agar tidak ada pihak yang dirugikan,” katanya.

BACA JUGA:  Capaian SPM Standar Pelayanan Minimal PAUD  Surabaya di Atas Rata-Rata Nasional

Sigit memastikan pihaknya akan kembali memediasi warga, tokoh agama, pengelola makam, dan kelurahan untuk mencari keputusan terbaik. “Kami akan duduk bersama dan menyelesaikan persoalan ini dengan musyawarah,” tuturnya.

Hingga berita ini tayang, belum ada keterangan resmi dari pihak pengelola makam maupun pihak kelurahan terkait alasan perubahan nama tersebut.

Masyarakat berharap tulisan “Makam Islam Babatan” dikembalikan atau dicantumkan berdampingan agar identitas sejarah tidak hilang begitu saja.(ST11)

Tags: Makam IslamPemkot SurabayaWarga Babatan
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Foto dokumentasi proses daftar ulang beasiswa mahasiswa tangguh.

Penataan Kebijakan Beasiswa Pemuda Tangguh Tuai Apresiasi dari Kalangan Mahasiswa

Jumat, 30 Januari 2026
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi

Perbaiki Sistem Parkir, Wali Kota Eri: Untuk Transparansi dan Kenyamanan Pengguna Jasa Parkir

Jumat, 30 Januari 2026
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan Kota Surabaya, Trio Wahyu Wibowo

Lebih dari 500 Petugas Parkir Belum Perpanjang KTA 2026

Jumat, 30 Januari 2026
Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya menerima audiensi Paguyuban Juru Parkir Surabaya.

Dishub Surabaya dan PJS Duduk Bersama, Cari Solusi Penanganan Tipiring Juru Parkir

Jumat, 30 Januari 2026

Berita Terkini

Foto dokumentasi proses daftar ulang beasiswa mahasiswa tangguh.

Penataan Kebijakan Beasiswa Pemuda Tangguh Tuai Apresiasi dari Kalangan Mahasiswa

Jumat, 30 Januari 2026
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi

Perbaiki Sistem Parkir, Wali Kota Eri: Untuk Transparansi dan Kenyamanan Pengguna Jasa Parkir

Jumat, 30 Januari 2026
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan Kota Surabaya, Trio Wahyu Wibowo

Lebih dari 500 Petugas Parkir Belum Perpanjang KTA 2026

Jumat, 30 Januari 2026
Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya menerima audiensi Paguyuban Juru Parkir Surabaya.

Dishub Surabaya dan PJS Duduk Bersama, Cari Solusi Penanganan Tipiring Juru Parkir

Jumat, 30 Januari 2026
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengunjungi salah satu stan dalam misi dagang dan investasi perdana Tahun 2026 Provinsi Jawa Timur dengan Jawa Tengah di Ballroom PO Hotel Semarang.

Dagang Jatim-Jateng Sukses Catatkan Transaksi Rp 3,152 Triliun

Jumat, 30 Januari 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In