• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Kamis, 22 Januari 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Daerah

Jeruk Siam Madu di Tutur Pasuruan Punya Potensi Dorong Perluasan Pasar dan Desa Wisata

by Redaksi
Rabu, 5 November 2025
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa saat mengunjungi pengembangan Jeruk Siam Madu di Desa Kayu Kebek, Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan.

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa saat mengunjungi pengembangan Jeruk Siam Madu di Desa Kayu Kebek, Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan.

SURABAYATODAY.ID, PASURUAN – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memuji potensi besar pengembangan Jeruk Siam Madu di Desa Kayu Kebek, Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan, yang dinilai memiliki cita rasa unggul, produktivitas tinggi, dan prospek ekonomi menjanjikan bagi petani serta masyarakat setempat.

Pujian tersebut disampaikan Gubernur Khofifah saat melakukan panen dan petik buah jeruk di Kebun Jeruk milik Haji Super, Selasa minggu lalu.

Dalam kesempatan itu, ia menyebut bahwa Jeruk Siam Madu Tutur memiliki karakter rasa manis alami seperti madu, menjadi salah satu produk hortikultura unggulan Jawa Timur yang dapat dikembangkan lebih luas. Terlebih karena dibudidayakan di wilayah dataran tinggi yang memiliki kondisi suhu, iklim, dan tanah yang sangat mendukung.

“Rasanya manis dan sangat segar. Buah jeruk ini menjadi produk hortikultura unggulan dari Kecamatan Tutur,” ujarnya

BACA JUGA:  Tanah Longsor di Jalur Pacet-Cangar, Tahura Raden Soerjo Ditutup Sementara

“Kecamatan Tutur terletak diketinggian sekitar 1.000 meter di atas permukaan laut, ini adalah wilayah pegunungan yang ideal dan potensial untuk budidaya produk holtikultura,” imbuhnya.

Khofifah menjelaskan, keunggulan Jeruk Siam Madu tidak hanya terletak pada cita rasanya, namun juga pada siklus panennya yang lebih cepat. Hal ini menjadikan produksi jeruk setempat dapat berlangsung berkelanjutan.

“Jangka waktu panen buah Jeruk ini cukup cepat. Jadi kalau mupus langsung berbunga lagi, setelah dipetik langsung bunga. Jadi buahnya tidak berhenti tumbuh,” katanya.

Karena potensi itulah, Khofifah mendorong agar penguatan produksi dan pemasaran jeruk dilakukan secara lebih terintegrasi. Ia juga menyebut Desa Kayu Kebek memiliki peluang besar dikembangkan sebagai desa wisata agrikultur. Pengembangan ini diharapkan akan semakin meningkatkan produksi Buah Jeruk di Jatim. Produksi Jeruk di Jatim di tahun 2024 mencapai 1.406.415 ton, kontribusi terhadap nasional mencapai 49,7 persen.

BACA JUGA:  Khofifah Kenalkan Alpukat Kelud Berukuran Jumbo Asli Kediri

“Kita harus dukung karena Desa ini punya potensi desa wisata yang cukup strategis. Kita konsultasikan dengan Disbudpar (Dinas Kebudayaan dan Pariwisata) supaya berdampak positif pada perekonomian masyarakat. Untuk hasil budidaya jeruk, kita optimalkan juga produksi dan pemasarannya,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Desa Kayu Kebek, Yudha, mengatakan bahwa wilayahnya memiliki banyak potensi mulai dari pertanian hingga peternakan. Ia berharap kehadiran Gubernur dapat membantu mempromosikan Jeruk Siam Madu agar semakin dikenal dan memiliki nilai daya saing lebih tinggi.

“Harapan kami nanti di tahun 2026 dan selanjutnya menjadikan Desa Kayu Bebek dan desa lainnya di Kecamatan Tutur sebagai Desa destinasi wisata yang merupakan Desa penyangga Gunung Bromo,” kata Yudha.

BACA JUGA:  Wagub Emil Harap Gas Expo 2022 Jadi Pengungkit Pertumbuhan Ekonomi Jatim

“Semoga sektor pertanian maupun peternakan disini memiliki daya saing yang tinggi,” imbuhnya.

Yudha menjelaskan, Jeruk Siam Madu memiliki keunggulan ukuran yang besar dan cita rasa yang kuat. Ia memastikan proses budidaya dilakukan secara terkontrol mulai dari penanaman hingga panen.

“Penunjang utama kami adalah pengolahan, jadi pengolahan kita maksimalkan mulai dari awal sampai panen. Kita pakai pupuk kandang, intinya kita maksimalkan pupuk organik,” terangnya.

“Jeruk kami sangat besar ukurannya. Mungkin sekilo berisi 6-7 buah. Kalau pemasarannya tergantung pengepul juga, daerah Jawa sampai ke Jakarta bahkan Pontianak,” pungkasnya. (ST11)

Tags: Desa WisataJeruk Siam MaduPerluasan PasarPotensi DorongTutur Pasuruan
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Founders Bootcamp 2026 akan berlangsung pada 23 Januari 2026 di Balai Pemuda Surabaya.

Founders Bootcamp 2026 Segera Hadir di Surabaya, Ajak Calon Founder Siapkan Diri Sebelum Bangun Usaha

Rabu, 21 Januari 2026
Gubernur Khofifah Indar Parawansa saat menerima silaturrahmi jajaran PWNU Jawa Timur di Gedung Negara Grahadi, Surabaya.

Gubernur Khofifah Dukung PWNU Jatim Gelar Mujahadah Kubro 1 Abad NU di Malang

Rabu, 21 Januari 2026

Pariwisata Surabaya Tumbuh Positif, Kunjungan Wisatawan Tembus 25,4 Juta Sepanjang 2025

Rabu, 21 Januari 2026

BRIDA Surabaya Luncurkan SI EPID, Perkuat Tata Kelola Inovasi Menuju World Class Smart City

Rabu, 21 Januari 2026

Berita Terkini

Founders Bootcamp 2026 akan berlangsung pada 23 Januari 2026 di Balai Pemuda Surabaya.

Founders Bootcamp 2026 Segera Hadir di Surabaya, Ajak Calon Founder Siapkan Diri Sebelum Bangun Usaha

Rabu, 21 Januari 2026
Konferensi pers tentang terkait mekanisme pencairan upah bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja Paruh Waktu di Pemkot Surabaya.

Patuh Regulasi Pusat, Pengupahan PPPK-PW Pemkot Surabaya Ikuti KepmenPAN-RB dan SE Kemendagri

Rabu, 21 Januari 2026
Gubernur Khofifah Indar Parawansa saat menerima silaturrahmi jajaran PWNU Jawa Timur di Gedung Negara Grahadi, Surabaya.

Gubernur Khofifah Dukung PWNU Jatim Gelar Mujahadah Kubro 1 Abad NU di Malang

Rabu, 21 Januari 2026

Pariwisata Surabaya Tumbuh Positif, Kunjungan Wisatawan Tembus 25,4 Juta Sepanjang 2025

Rabu, 21 Januari 2026

BRIDA Surabaya Luncurkan SI EPID, Perkuat Tata Kelola Inovasi Menuju World Class Smart City

Rabu, 21 Januari 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In