• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Selasa, 20 Januari 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Daerah

Gubernur Khofifah Bersama Menteri PPPA Peringati Hari Santri 2025 di Ponpes Mojosari Nganjuk

by Redaksi
Kamis, 23 Oktober 2025
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa bersama Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Arifatul Choiri Fauzi saat menghadiri Peringatan Hari Santri 2025 di Pondok Pesantren Mojosari, Kabupaten Nganjuk.

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa bersama Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Arifatul Choiri Fauzi saat menghadiri Peringatan Hari Santri 2025 di Pondok Pesantren Mojosari, Kabupaten Nganjuk.

SURABAYATODAY.ID, NGANJUK – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) RI Arifatul Choiri Fauzi menghadiri Peringatan Hari Santri 2025 di Pondok Pesantren Mojosari, Kabupaten Nganjuk, Kamis (23/10).

Dalam suasana penuh kekeluargaan, Gubernur Khofifah bersama Menteri PPPA duduk lesehan dan makan bersama santri di satu nampan besar berisi nasi, lauk ikan, telur dadar, dan sambal terong khas pesantren. Momen itu mencerminkan kesederhanaan dan kedekatan pemimpin dengan para santri.

“Kebersamaan seperti ini adalah wujud nilai-nilai pesantren yaitu sederhana, bersahaja, namun sarat makna kebersamaan dan keikhlasan,” ujar Gubernur Khofifah.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Khofifah mengajak ribuan santri dan santriwati Ponpes Mojosari Nganjuk untuk memperkuat rasa percaya diri dan menjadi pagar utama dalam menjaga kesatuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Para santri harus punya percaya diri luar biasa karena pesantren dan ulama telah membuktikan diri sejak lama sebagai pagar untuk menjaga kesatuan NKRI,” pesan Gubernur Khofifah.

BACA JUGA:  Wali Kota Eri Cahyadi Apresiasi Guru PAUD Surabaya, 195 Guru Lulus Beasiswa S1 Siap Bentuk Karakter Anak

Bukan tanpa alasan, pendidikan Pondok Pesantren Mojosari Nganjuk yang telah ada lebih 300 tahun silam, jauh mendahului pendidikan formal, disebutnya sebagai Soko Guru atau pondasi penyelenggara pendidikan di Indonesia.

Dengan pendidikan khas yang dimiliki pesantren, tercipta ekosistem yang kuat mengajarkan kesantunan, keberadaban sekaligus membentuk akhlakul kharimah. Hal-hal inilah yang kemudian menjadi bekal bagi para pejuang dalam melawan penjajah dan meraih sekaligus mempertahankan kemerdekaan RI.

“Para santri sebaiknya memahami, bahwa dulu yang menyiapkan sumber daya manusia (SDM) hingga berjuang melawan penjajah, adalah para santri, pesantren dan ulama-ulama yang luar biasa besar kontribusinya,” tutur Khofifah.

Ia bahkan mencontohkan perjuangan para santri-santri di Pulau Jawa dan Madura yang berjuang mempertahankan kemerdekaan pada 22 Oktober 1945 silam, ketika tentara sekutu yang dipimpin oleh Inggris datang ke Surabaya.

BACA JUGA:  Aktif Kembangkan Startup, ITS Raih Penghargaan dari Gubernur Jawa Timur

“Pada saat itu, pendiri Nahdlatul Ulama, K.H. Hasyim Asy’ari menyerukan santri-santri Jawa dan Madura hukumnya Fardhu ‘Ain untuk membela kemerdekaan Republik Indonesia. Yang kemudian ditetapkan sebagai Resolusi Jihad Fii Sabilillah, selanjutnya menjadi Hari Santri,” terang Gubernur Jatim.

Fakta tersebut yang kemudian menjadi dasar penetapan oleh Presiden Joko Widodo, tepat pada 22 Oktober 2015, diperingati sebagai Hari Santri Nasional.

Di akhir, Gubernur Khofifah kembali berpesan agar para santri putra maupun putri nantinya bisa mengemban amanah untuk mengabdi kepada masyarakat, bangsa dan negara.

“Santri itu mempunyai kekuatan luar biasa di dalam proses menjaga kemerdekaan Republik Indonesia. Selamat Hari Santri 2025, mari Mengawal Indonesia merdeka , menuju peradaban dunia,” pungkasnya.

Senada Gubernur Khofifah, Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi dalam sambutannya juga berpesan agar para santri bisa menjadi santri dari Bumi Nganjuk ladang tanah kemenangan yang punya mental tangguh dan sukses. Ia meyakini bahwa kesuksesan itu dimulai dari keyakinan dan mental.

BACA JUGA:  Di Kelurahan Wonokusumo, Wali Kota Surabaya Ditangisi Perempuan Berkerudung Merah

“Pendidikan yang membangun daerah dimulai dari membangun karakter yang penuh keagamaan dan mental,” tegasnya

Untuk itu, ia mengajak para santri agar bisa ikut serta turun langsung menyampaikan sekaligus menyerukan sisi keagamaan dari Pondok ke masyarakat.

“Saya berpesan agar para santri bisa turun ke masyarakat untuk mewarnai dari sisi keagamaan. Mari memberikan pencerahan keilmuan keagamaan kepada masyarakat,” pesannya.

Turut menjadi pembicara dalam kesempatan tersebut, Menteri Pemberdayaan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI Arifatul Choiri Fauzi, Menteri Kelautan dan Perikanan RI Sakti Wahyu Trenggono, ⁠Utusan Khusus Presiden Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni Raffi Farid Akhmad serta ratusan Santriputra dan putri Ponpes Mojosari Nganjuk.(ST11)

Tags: Gubernur KhofifahHari SantriMenteri PPPAPonpes Mojosari Nganjuk
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa

2.600 Tenaga Pendidik se Jatim Ikuti Sosialisasi Program Pengelolaan Talenta Digital Nasional,

Selasa, 20 Januari 2026

ITS Dukung Kontribusi Sains dalam Konsorsium Rehabilitasi Pascabencana

Selasa, 20 Januari 2026

Gubernur Khofifah Gelar Pasar Murah di Sumbersari Jember, Wujud Komitmen Kendalikan Harga Bahan Pokok dan Jaga Daya Beli Masyarakat

Selasa, 20 Januari 2026

Sekdaprov Adhy Terima Audiensi Bersama Trajectory Co., Ltd. dan Chiba Institute Of Science

Selasa, 20 Januari 2026

Berita Terkini

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa

2.600 Tenaga Pendidik se Jatim Ikuti Sosialisasi Program Pengelolaan Talenta Digital Nasional,

Selasa, 20 Januari 2026

ITS Dukung Kontribusi Sains dalam Konsorsium Rehabilitasi Pascabencana

Selasa, 20 Januari 2026

Gubernur Khofifah Gelar Pasar Murah di Sumbersari Jember, Wujud Komitmen Kendalikan Harga Bahan Pokok dan Jaga Daya Beli Masyarakat

Selasa, 20 Januari 2026

Sekdaprov Adhy Terima Audiensi Bersama Trajectory Co., Ltd. dan Chiba Institute Of Science

Selasa, 20 Januari 2026

BRIDA Surabaya Resmi Terbentuk, Kebijakan Kota Wajib Berbasis Riset dan Sains

Selasa, 20 Januari 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In