• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Rabu, 21 Januari 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Daerah

Dorong Efisiensi Industri, Doktor ITS Hadirkan Kerangka Risiko Baru

by Redaksi
Kamis, 2 Oktober 2025

SURABAYATODAY.ID, SURABAYA –Risiko dalam proyek peningkatan kualitas kerap menimbulkan inefisiensi hingga pemborosan biaya. Menjawab persoalan tersebut, peneliti dari Departemen Teknik Sistem dan Industri Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Dr Wiwik Sulistiyowati ST MT menghadirkan kerangka kerja manajemen risiko yang inovatif untuk meminimalisir kegagalan sekaligus meningkatkan mutu proyek.

Dalam disertasi kelulusannya, Wiwik menjelaskan bahwa setiap proyek peningkatan kualitas di sektor industri memiliki potensi risiko kegagalan. Hal ini bisa memicu pemborosan biaya, inefisiensi, hingga menurunnya kepuasan konsumen. Menurutnya, selain dengan metode teknis, perbaikan kualitas juga harus disertai manajemen risiko yang terstruktur. “Dengan pengelolaan risiko yang tepat, proyek peningkatan kualitas bisa lebih terarah, efisien, dan memberikan hasil maksimal,” ungkapnya.

BACA JUGA:  Moh Ervan Juarai Maxone Dharmahusada Cup III Chess Tournament

Untuk menjawab tantangan tersebut, Wiwik merancang kerangka kerja (framework) yang memadukan berbagai pendekatan. Antara lain standar ISO 31000, siklus manajemen POAC (Planning, Organizing, Actuating, Controlling), dan metode DMAIC (Define, Measure, Analyze, Improve, Control). Kerangka ini juga dilengkapi analisis Structural Equation Modeling–Partial Least Square (SEM-PLS) dan Importance-Performance Analysis (IPA) untuk mengidentifikasi faktor-faktor kritis keberhasilan proyek.

Kerangka integratif ini tidak hanya sebatas konsep teoritis, tetapi juga siap diterapkan dalam dunia industri. Pendekatan tersebut membantu perusahaan mengurangi risiko kegagalan, mempercepat proses perbaikan, sekaligus meningkatkan kepuasan pelanggan. “Framework ini bisa digunakan tidak hanya pada sektor manufaktur, tetapi juga pada industri jasa yang membutuhkan peningkatan kualitas berkelanjutan,” tambah perempuan asal Sidoarjo itu.

BACA JUGA:  Tim Sapuangin ITS Luncurkan Mobil Ramah Lingkungan

Penelitian yang diusung Wiwik turut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya poin ke-9 tentang pembangunan industri, inovasi, dan infrastruktur. Dengan adanya kerangka ini, industri nasional diharapkan mampu meningkatkan daya saing di tengah persaingan global sekaligus memperkuat efisiensi berkelanjutan.

Menutup disertasinya, Wiwik menegaskan bahwa capaian akademik ini menjadi awal untuk membuka ruang kontribusi lebih luas di berbagai bidang riset. Ia berharap framework ini dapat menjadi solusi nyata bagi industri maupun pendidikan, sekaligus dasar untuk pengembangan penelitian yang lebih komprehensif. “Ke depan, saya berharap penelitian ini bisa dikembangkan lebih lanjut dengan melibatkan aspek sosial dan ekonomi,” pungkasnya penuh harap. (ST05)

BACA JUGA:  Peringatan Sumpah Pemuda, Adhy Karyono Tegaskan Pentingnya Partisipasi Pemuda untuk Pembangunan
Tags: DoktorEfisiensi IndustriITSKerangka Risiko Baru
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa

2.600 Tenaga Pendidik se Jatim Ikuti Sosialisasi Program Pengelolaan Talenta Digital Nasional,

Selasa, 20 Januari 2026

ITS Dukung Kontribusi Sains dalam Konsorsium Rehabilitasi Pascabencana

Selasa, 20 Januari 2026

Gubernur Khofifah Gelar Pasar Murah di Sumbersari Jember, Wujud Komitmen Kendalikan Harga Bahan Pokok dan Jaga Daya Beli Masyarakat

Selasa, 20 Januari 2026

Sekdaprov Adhy Terima Audiensi Bersama Trajectory Co., Ltd. dan Chiba Institute Of Science

Selasa, 20 Januari 2026

Berita Terkini

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa

2.600 Tenaga Pendidik se Jatim Ikuti Sosialisasi Program Pengelolaan Talenta Digital Nasional,

Selasa, 20 Januari 2026

ITS Dukung Kontribusi Sains dalam Konsorsium Rehabilitasi Pascabencana

Selasa, 20 Januari 2026

Gubernur Khofifah Gelar Pasar Murah di Sumbersari Jember, Wujud Komitmen Kendalikan Harga Bahan Pokok dan Jaga Daya Beli Masyarakat

Selasa, 20 Januari 2026

Sekdaprov Adhy Terima Audiensi Bersama Trajectory Co., Ltd. dan Chiba Institute Of Science

Selasa, 20 Januari 2026

BRIDA Surabaya Resmi Terbentuk, Kebijakan Kota Wajib Berbasis Riset dan Sains

Selasa, 20 Januari 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In