• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Rabu, 21 Januari 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Daerah

Wisudawan Tertua ITS Raih IPK 3,95

by Redaksi
Rabu, 24 September 2025

SURABAYATODAY.ID, SURABAYA –Menuntut ilmu memang tak perlu memandang latar belakang, termasuk usia. Hal ini dibuktikan oleh wisudawan dari program Studi S3 Kimia, Fakultas Sains Analitika Data (FSAD) Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Dr Dra Wiwik Dahani MT yang lulus di usia 63 tahun dan akan diwisuda pada Wisuda ke-132, Sabtu (27/9) mendatang.

Dosen Universitas Trisakti selama hampir 40 tahun tersebut mengungkapkan motivasinya untuk kembali melanjutkan kuliah tak lain karena kecintaannya dalam mengejar ilmu itu sendiri. Selain itu, hal ini juga menjadi bagiannya dalam mencari makna hidup. “Saya ingin memotivasi orang-orang di sekitar untuk semangat menuntut ilmu, yakni dengan menunjukkan jika saya bisa kenapa mereka tidak,” tuturnya peraih Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,95 ini menyemangati.

Pilihan perempuan yang telah memiliki lima cucu tersebut melanjutkan di ITS juga bukan tanpa alasan. ITS merupakan salah satu kampus impiannya saat masih di SMA, dan Surabaya sebagai kampung halamannya semakin memantapkan hatinya meski harus menempuh perjalanan hampir sepuluh jam jarak Jakarta – Surabaya. “Teman lama saya banyak yang di ITS, selain itu lingkungannya juga sangat mendukung dan maju untuk doktoral saya,” ungkapnya.

BACA JUGA:  Realisasi Pendapatan Melebihi Target, Pansus II Apresiasi Kinerja Pemkab Bojonegoro

Lebih lanjut, menurut ibu tiga anak ini, program doktoral Kimia di ITS juga sangat cocok dengan keilmuan yang sedang digelutinya, yakni tentang pertambangan. Disertasi yang diambilnya sendiri membahas mengenai Pembuatan Frother Berbasis Minyak Sawit Mentah dan Karbon Aktif Bambu untuk Pemisahan Monasitdari Tailing Penambangan Timah. Di sana, ia mengulik teknik pengambilan logam tanah jarang di Indonesia yang lebih efisien.

Tentunya, perjalanannya dalam menempuh pendidikan tersebut tak selalu berjalan mulus di usianya saat ini. Kendala fisik sempat menjadi salah satu faktor penghambat utamanya. Bahkan, tepat sebelum sidang promosi doktor, Wiwik sempat dilarikan ke rumah sakit akibat kondisi kesehatannya. Meski begitu, ia mengaku selama kuliah justru kondisi fisiknya lebih baik dibandingkan sebelumnya. “Mungkin karena saya menjalaninya dengan senang dan sepenuh hati juga,” tambah perempuan kelahiran 24 Mei 1962 ini.

BACA JUGA:  Komisi C Berharap Kota Lama Surabaya Mampu Tarik Kunjungan Wisatawan Mancanegara

Kendati demikian, keteguhannya dalam melalui tantangan tersebut tak lepas dari dukungan orang-orang di sekitarnya. Walau anak-anaknya sempat mengkhawatirkannya di awal, tetapi akhirnya mereka juga mendukung setelah melihat semangat sang ibu. Selain itu, dukungan dari kampus tempatnya mengajar juga selalu menyertai untuk memudahkannya dalam perjalanan menuntut ilmu.

Melalui segala proses tersebut, perempuan yang hobi berbisnis ini berhasil menyelesaikan program doktoral selama tiga tahun. Ia mengungkapkan bahwa kunci keberhasilannya datang dari keyakinan dan fokus pada tujuan diri sendiri. “Jika kita punya keyakinan, maka mantapkan dan jalani itu dengan sepenuh hati,” tegasnya mengingatkan.

BACA JUGA:  Gelapkan Emas Batangan Senilai Rp 6 M, Dua Orang Diringkus Polisi

Setelah berhasil mendapatkan gelar doktoralnya tersebut, Wiwik mengaku akan terus berkarya di sisa waktu 1,5 tahun masa kerjanya sebelum pensiun di usia 65 tahun. Sebelum itu, ia ingin memberikan kebermanfaatan sebanyak-banyaknya. “Jika bisa, setelah pensiun pun saya tetap ingin turut berkarya dan memberikan manfaat,” tutur Wiwik berharap.

Pada akhirnya, bukan hanya gelar semata, melainkan segala perjalanan dan proses yang berhasil ditempuhlah yang paling berharga bagi Wiwik. Semangatnya yang teguh sebagai mahasiswa dan seorang dosen ini juga mendukung program Sustainable Development Goals (SDGs) poin ke-4 mengenai pendidikan berkualitas. “Saya harap perjalanan ini dapat menjadi inspirasi generasi muda dalam menuntut ilmu,” tutupnya. (ST05)

Tags: ITSWisudawan Tertua
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Founders Bootcamp 2026 akan berlangsung pada 23 Januari 2026 di Balai Pemuda Surabaya.

Founders Bootcamp 2026 Segera Hadir di Surabaya, Ajak Calon Founder Siapkan Diri Sebelum Bangun Usaha

Rabu, 21 Januari 2026
Konferensi pers tentang terkait mekanisme pencairan upah bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja Paruh Waktu di Pemkot Surabaya.

Patuh Regulasi Pusat, Pengupahan PPPK-PW Pemkot Surabaya Ikuti KepmenPAN-RB dan SE Kemendagri

Rabu, 21 Januari 2026
Gubernur Khofifah Indar Parawansa saat menerima silaturrahmi jajaran PWNU Jawa Timur di Gedung Negara Grahadi, Surabaya.

Gubernur Khofifah Dukung PWNU Jatim Gelar Mujahadah Kubro 1 Abad NU di Malang

Rabu, 21 Januari 2026

Pariwisata Surabaya Tumbuh Positif, Kunjungan Wisatawan Tembus 25,4 Juta Sepanjang 2025

Rabu, 21 Januari 2026

Berita Terkini

Founders Bootcamp 2026 akan berlangsung pada 23 Januari 2026 di Balai Pemuda Surabaya.

Founders Bootcamp 2026 Segera Hadir di Surabaya, Ajak Calon Founder Siapkan Diri Sebelum Bangun Usaha

Rabu, 21 Januari 2026
Konferensi pers tentang terkait mekanisme pencairan upah bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja Paruh Waktu di Pemkot Surabaya.

Patuh Regulasi Pusat, Pengupahan PPPK-PW Pemkot Surabaya Ikuti KepmenPAN-RB dan SE Kemendagri

Rabu, 21 Januari 2026
Gubernur Khofifah Indar Parawansa saat menerima silaturrahmi jajaran PWNU Jawa Timur di Gedung Negara Grahadi, Surabaya.

Gubernur Khofifah Dukung PWNU Jatim Gelar Mujahadah Kubro 1 Abad NU di Malang

Rabu, 21 Januari 2026

Pariwisata Surabaya Tumbuh Positif, Kunjungan Wisatawan Tembus 25,4 Juta Sepanjang 2025

Rabu, 21 Januari 2026

BRIDA Surabaya Luncurkan SI EPID, Perkuat Tata Kelola Inovasi Menuju World Class Smart City

Rabu, 21 Januari 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In