• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Kamis, 22 Januari 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Peristiwa

Kelas Parenting, Jangan Takut #SpeakUp Lawan Kekerasan!

by Redaksi
Kamis, 28 Agustus 2025

SURABAYATODY.ID, SURABAYA – Sinergi kuat antara Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya dan Polrestabes Surabaya kembali terwujud melalui program edukasi yang strategis. Melanjutkan komitmen dalam perlindungan anak dan perempuan, keduanya menggelar Kelas Parenting di Pusat Pembelajaran Keluarga (Puspaga) Balai RW 6, Kelurahan Wonokusumo, Kamis (28/8/2025). Acara ini bertujuan mengedukasi masyarakat agar tidak takut untuk berani melawan segala bentuk kekerasan.

Mengusung tema “#RiseandSpeak: Wujudkan Ketahanan Keluarga, Perlindungan Perempuan dan Anak dengan Bangkit dan Bersuara”, kegiatan ini menghadirkan dua figur penting sebagai narasumber, yakni Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kota Surabaya, Rini Indriyani, dan Ketua Bhayangkari Cabang Kota Surabaya, Inge Luthfie. Keduanya memberikan materi komprehensif tentang pentingnya ketahanan keluarga dan strategi pencegahan kekerasan.

Ketua TP PKK Kota Surabaya, Rini Indriyani mengaku geram dengan maraknya kasus kekerasan yang belakangan menjadi viral, termasuk yang pernah terjadi di Surabaya. “Ini menjadi kewajiban kita semua. Kami bersama Bu Kapolres menjelaskan bahwa seorang perempuan itu harus berani speak up untuk berbicara, menolak, dan melaporkan ketika ada kekerasan yang terjadi,” tegas Bunda Rini Indriyani sapaan akrabnya.

BACA JUGA:  Komisi C Inginkan Pendapatan Asli Daerah Bisa Melampaui Target

Bunda Rini Indriyani yang juga menjabat sebagai Ketua Forum Puspa Surabaya menambahkan, kekerasan seringkali muncul dari keluarga yang tidak harmonis. Oleh karena itu, edukasi ini dirancang sebagai bagian integral untuk membentuk ketahanan keluarga.

“Kami beri edukasi bagaimana membentuk keluarga yang harmonis, dan ketika sudah terlanjur ada kekerasan, bagaimana penanganannya, termasuk dengan melaporkan,” imbuhnya.

Ia berharap ada efek jera bagi para pelaku, dengan demikian Pemkot Surabaya berkolaborasi dengan aparat penegak hukum yang bisa memastikan adanya punishment yang jelas, bukan sekadar mediasi. “Harus ada efek jera kepada para pelaku ini supaya tidak terjadi lagi. Semoga ini juga menjadi efek jera bagi yang lain,” tambahnya.

BACA JUGA:  Pj Bupati Bojonegoro Hadiri Peluncuran Tahapan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati 2024

Karena itu, Bunda Rini Indriyani mengajak seluruh warga Surabaya untuk menjadi lebih peka terhadap lingkungan sekitar, khususnya yang terkait dengan program Kampung Pancasila yang sedang digalakkan. Ia menekankan bahwa melaporkan hal tersebut bisa mencegah trauma yang lebih dalam pada perempuan dan anak.

“Saya berharap seluruh warga masyarakat Surabaya untuk aware (sadar), peka, dan mungkin kepo. Ketika ada hal-hal mencurigakan, misalnya suara tangisan anak hampir setiap hari seperti dipukul, tolong disampaikan. Jangan sungkan, karena dampaknya cukup besar,” pesannya.

Sementara itu, Ketua Bhayangkari Cabang Kota Surabaya, Inge Luthfie menyampaikan materi tentang pentingnya kewaspadaan, terutama dalam penggunaan gawai.

“Kita harus mengenali tanda-tanda pelecehan. Jangan sampai menormalisasi, jika ada indikasi atau bahkan sudah terjadi, lebih baik segera lapor,” ungkapnya.

Inge juga memberikan penekanan kuat bahwa perempuan bukanlah objek kekerasan atau pelecehan. “Jangan kita menormalisasi catcalling. Semua perempuan berhak mendapatkan perlakuan yang sama, terlepas dari penampilan atau pekerjaan,” tegasnya.

BACA JUGA:  Seperti di TMII, Bakal Ada Laser Show dan Video Mapping di THP Kenjeran

Ia berharap tidak ada toleransi terhadap pelaku kekerasan pada perempuan dan anak. “Harapannya, pihak aparat penegak hukum jangan banyak melakukan mediasi, tolong diberikan efek jera kepada pelaku,” pesannya.

Lebih dari sekadar program, Inge juga menggarisbawahi pentingnya menumbuhkan rasa simpati dan empati di antara masyarakat. Menurutnya, hal ini menjadi modal utama untuk menciptakan lingkungan yang aman, di mana setiap orang merasa peduli dan tidak ragu untuk bertindak jika melihat indikasi kekerasan.

“Semoga kegiatan hari ini bisa berefek dan bermanfaat bagi semuanya. Kami melihat antusiasme pesertanya sangat bagus. Harapan kita ke depan, kita bisa melaksanakan hal-hal seperti ini lagi supaya semua wilayah bisa ter-cover,” pungkasnya. (ST01)

Tags: Lawan KekerasanParentingPemkot SurabayaPolrestabes Surabaya
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Founders Bootcamp 2026 akan berlangsung pada 23 Januari 2026 di Balai Pemuda Surabaya.

Founders Bootcamp 2026 Segera Hadir di Surabaya, Ajak Calon Founder Siapkan Diri Sebelum Bangun Usaha

Rabu, 21 Januari 2026
Konferensi pers tentang terkait mekanisme pencairan upah bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja Paruh Waktu di Pemkot Surabaya.

Patuh Regulasi Pusat, Pengupahan PPPK-PW Pemkot Surabaya Ikuti KepmenPAN-RB dan SE Kemendagri

Rabu, 21 Januari 2026
Gubernur Khofifah Indar Parawansa saat menerima silaturrahmi jajaran PWNU Jawa Timur di Gedung Negara Grahadi, Surabaya.

Gubernur Khofifah Dukung PWNU Jatim Gelar Mujahadah Kubro 1 Abad NU di Malang

Rabu, 21 Januari 2026

Pariwisata Surabaya Tumbuh Positif, Kunjungan Wisatawan Tembus 25,4 Juta Sepanjang 2025

Rabu, 21 Januari 2026

Berita Terkini

Founders Bootcamp 2026 akan berlangsung pada 23 Januari 2026 di Balai Pemuda Surabaya.

Founders Bootcamp 2026 Segera Hadir di Surabaya, Ajak Calon Founder Siapkan Diri Sebelum Bangun Usaha

Rabu, 21 Januari 2026
Konferensi pers tentang terkait mekanisme pencairan upah bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja Paruh Waktu di Pemkot Surabaya.

Patuh Regulasi Pusat, Pengupahan PPPK-PW Pemkot Surabaya Ikuti KepmenPAN-RB dan SE Kemendagri

Rabu, 21 Januari 2026
Gubernur Khofifah Indar Parawansa saat menerima silaturrahmi jajaran PWNU Jawa Timur di Gedung Negara Grahadi, Surabaya.

Gubernur Khofifah Dukung PWNU Jatim Gelar Mujahadah Kubro 1 Abad NU di Malang

Rabu, 21 Januari 2026

Pariwisata Surabaya Tumbuh Positif, Kunjungan Wisatawan Tembus 25,4 Juta Sepanjang 2025

Rabu, 21 Januari 2026

BRIDA Surabaya Luncurkan SI EPID, Perkuat Tata Kelola Inovasi Menuju World Class Smart City

Rabu, 21 Januari 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In