• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Kamis, 22 Januari 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Daerah

Respon Naiknya Harga Beras di Pasar, Gubernur Khofifah Tegas Instruksikan Jaga Kelancaran Distribusi Beras SPHP

by Redaksi
Selasa, 26 Agustus 2025

SURABAYATODAY.ID,  SIDOARJO – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan pentingnya percepatan distribusi beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) di pasar-pasar tradisional Jawa Timur sebagai langkah nyata untuk merespons kenaikan harga beras yang belakangan ini dikeluhkan masyarakat.

Hal itu disampaikan Gubernur Khofifah saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Larangan, Kabupaten Sidoarjo, Senin (25/8). Sidak ini dilakukan usai peninjauannya ke Pasar Soponyono Surabaya.

Dalam kunjungannya, Gubernur Khofifah didampingi Bupati Sidoarjo Subandi, Kepala Disperindag Jatim Iwan, dan sejumlah kepala perangkat daerah.

Menurut Gubernur Khofifah, persoalan utama bukan pada stok, melainkan distribusi beras SPHP yang belum berjalan optimal. Dari total alokasi 173 ribu ton untuk Jawa Timur, realisasi penyaluran baru mencapai 5,73 persen.

“Stok beras di Bulog sebenarnya sangat aman. Tapi distribusi beras SPHP yang belum lancar ini memicu naiknya harga di pasaran,” tegasnya.

Untuk itu, Gubernur Khofifah menginstruksikan kepada Bupati Sidoarjo untuk berkoordinasi dengan Bulog dan Bapanas agar mempercepat distribusi beras SPHP di Sidoarjo.

“Kita harapkan bahwa dari Bulog bisa menyegerakan untuk mensupply kebutuhan beras SPHP dari dua distributor di sini. Mereka sebetulnya sudah mengisi aplikasi klik SPHP,” kata Gubernur Khofifah.

BACA JUGA:  Anak Berkebutuhan Khusus Pun Miliki Multiple Intelligences

Khofifah mengungkapkan, penyaluran beras SPHP saat ini diharuskan melalui aplikasi Klik SPHP, tujuannya agar penyaluran distribusi beras SPHP tidak terjadi penyelewengan bahkan dioplos.

“Bagi penjual atau distributor yang ingin mendapatkan pasokan beras SPHP wajib terdaftar dan tersertifikasi terlebih dahulu lewat aplikasi Klik SPHP,” imbuhnya.

“Karena memang supaya terhindar dari penyalahgunaan. Kalau distributor sudah isi aplikasi, maka teknis berikutnya saya mohon untuk Bupati Sidoarjo untuk dikoordinasikan kenapa beras SPHP tidak segera di supply,” tambahnya.

Menurutnya, kebutuhan beras medium lebih tinggi daripada beras premium. Untuk itu, pihaknya berkomitmen untuk terus melakukan monitoring dan mengatasi kendala hambatan yang terjadi dilapangan.

“Akhir bulan Agustus ini mudah-mudahan sudah bisa dimaksimalkan supply beras medium terutama SPHP yang ada di dalam kewenangan Bulog,” lanjutnya.

“Ada regulasi-regulasi memang dari Bapanas. Oleh karena itu, pertemuan dengan Menko Pangan beberapa hari yang lalu, beliau langsung telepon dengan Kepala Bulog dan Bapanas, harapan kita adalah segera dikoordinasikan bagaimana pemenuhan beras SPHP,” terangnya.

BACA JUGA:  Waspadai El Nino, Bisa Picu Kebakaran

Bermula saat Rapat Konsolidasi Program Prioritas Nasional Pangan Kamis lalu, Khofifah menyoroti kelangkaan beras medium program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) di sejumlah pasar tradisional.

Di tengah rapat tersebut, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan secara langsung menginstruksikan Bulog dan Bapanas untuk segera menyalurkan pasokan beras SPHP langsung ke pasar tradisional di Jawa Timur.

“Bulog dan Bapanas ini kan dua institusi vertikal, kita sudah mengundang Perwakilan mereka bahkan dipimpin langsung Menko Pangan. Harapan kita bisa dimaksimalkan untuk distribusi pemenuhan beras SPHP sesuai dengan SOP,” jelasnya.

“Masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan beras SPHP. Kami akan terus masifkan peninjauan seperti ini ke pasar tradisional supaya masyarakat memiliki akses beras dengan harga yang stabil dan terjangkau,” tegasnya.

“Harapan kita semua bahwa masyarakat bisa mendapatkan sesuai dengan kemampuan mayoritas masyarakat untuk bisa mengakses beras sebagai bagian dari konsumsi terbesar rumah tangga itu beras,” ungkapnya.

BACA JUGA:  Brida Jatim Diharap Jadi Pengungkit Pengembangan Ekosistem Riset dan Inovasi di Daerah

Gubernur Khofifah menyebut beras SPHP diminati masyarakat, maka pihaknya memastikan agar seluruh lapisan masyarakat bisa memiliki akses terhadap pangan berkualitas dengan harga yang wajar.

“Beras SPHP peminatnya sangat besar. Kita harap kemampuan masyarakat untuk bisa menjangkau harga beras bisa terpenuhi dalam waktu yang sesingkat singkatnya,” pungkasnya.

Sementara itu, Bupati Sidoarjo Subandi menyampaikan menyatakan kesiapannya untuk segera menindaklanjuti arahan Gubernur Khofifah agar segera berkoordinasi dengan Bulog.

“Tentu kita akan berkomunikasi dengan distributor tentang sistem aplikasi Klik SPHP, kita koordinasikan juga dengan Bulog. Jadi distributor bisa segera menjalankan apa yang diperintahkan oleh Presiden Prabowo terutama masalah pangan,” ucap Subandi.

“Beras medium ini sangat dibutuhkan oleh masyarakat Sidoarjo, karena Sidoarjo adalah kota industri maka kebutuhan lebih banyak. Dengan kedatangan Bu Gub hari ini, maka besok kita undang dari Bulog jalan keluarnya seperti apa, setelah ini kita akan sidak semua pasar biar beras SPHP bisa tercukupi di pasar sesuai instruksi Ibu Gubernur,” tutupnya. (ST02)

Tags: Beras SPHPGubernur KhofifahHarga Beras
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Founders Bootcamp 2026 akan berlangsung pada 23 Januari 2026 di Balai Pemuda Surabaya.

Founders Bootcamp 2026 Segera Hadir di Surabaya, Ajak Calon Founder Siapkan Diri Sebelum Bangun Usaha

Rabu, 21 Januari 2026
Konferensi pers tentang terkait mekanisme pencairan upah bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja Paruh Waktu di Pemkot Surabaya.

Patuh Regulasi Pusat, Pengupahan PPPK-PW Pemkot Surabaya Ikuti KepmenPAN-RB dan SE Kemendagri

Rabu, 21 Januari 2026
Gubernur Khofifah Indar Parawansa saat menerima silaturrahmi jajaran PWNU Jawa Timur di Gedung Negara Grahadi, Surabaya.

Gubernur Khofifah Dukung PWNU Jatim Gelar Mujahadah Kubro 1 Abad NU di Malang

Rabu, 21 Januari 2026

Pariwisata Surabaya Tumbuh Positif, Kunjungan Wisatawan Tembus 25,4 Juta Sepanjang 2025

Rabu, 21 Januari 2026

Berita Terkini

Founders Bootcamp 2026 akan berlangsung pada 23 Januari 2026 di Balai Pemuda Surabaya.

Founders Bootcamp 2026 Segera Hadir di Surabaya, Ajak Calon Founder Siapkan Diri Sebelum Bangun Usaha

Rabu, 21 Januari 2026
Konferensi pers tentang terkait mekanisme pencairan upah bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja Paruh Waktu di Pemkot Surabaya.

Patuh Regulasi Pusat, Pengupahan PPPK-PW Pemkot Surabaya Ikuti KepmenPAN-RB dan SE Kemendagri

Rabu, 21 Januari 2026
Gubernur Khofifah Indar Parawansa saat menerima silaturrahmi jajaran PWNU Jawa Timur di Gedung Negara Grahadi, Surabaya.

Gubernur Khofifah Dukung PWNU Jatim Gelar Mujahadah Kubro 1 Abad NU di Malang

Rabu, 21 Januari 2026

Pariwisata Surabaya Tumbuh Positif, Kunjungan Wisatawan Tembus 25,4 Juta Sepanjang 2025

Rabu, 21 Januari 2026

BRIDA Surabaya Luncurkan SI EPID, Perkuat Tata Kelola Inovasi Menuju World Class Smart City

Rabu, 21 Januari 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In