• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, 7 Maret 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Daerah

Peringati Hari Konservasi Alam Nasional 2025, Gubernur Khofifah: Kolaborasi Lintas Generasi, Kunci Konservasi Alam

by Redaksi
Minggu, 10 Agustus 2025

SURABAYATODAY.ID, SURABAYA – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan bahwa kolaborasi lintas generasi menjadi kunci keberhasilan upaya konservasi alam di Jawa Timur. Menurutnya, keterlibatan seluruh lapisan masyarakat, dari generasi senior hingga generasi muda, akan memperkuat gerakan pelestarian lingkungan secara berkelanjutan.

Ajakan ini disampaikan bertepatan dengan Hari Konservasi Alam Nasional 2025, yang mengusung tema “Membangun Sinergi antar Generasi untuk Masa Depan Konservasi”.

Merujuk tema tersebut, Khofifah mengatakan setiap generasi memiliki potensi unik yang dapat saling melengkapi dalam menjaga kelestarian alam. Untuk itu, perlu mengikutsertakan berbagai kelompok usia serta memanfaatkan potensi unik dari setiap generasi yang berbeda untuk mencapai tujuan bersama khususnya di bidang konservasi.

“Kita semua meyakini bahwa pentingnya membangun sinergi dan kolaborasi lintas generasi sejatinya akan memperkuat gerakan konservasi secara berkelanjutan dan menciptakan dampak yang lebih luas di berbagai ekosistem,” ujarnya, Minggu (10/8).

BACA JUGA:  Lurah dan Camat Dijanjikan Penghargaan Jika Mampu Turunkan Zona Covid-19

“Kolaborasi antara generasi diharapkan bisa menjadi momentum membangun kesadaran publik terhadap pentingnya menjaga kelestarian lingkungan hidup demi keberlanjutan masa depan,” tambahnya.

Selain kolaborasi lintas generasi, lanjut Khofifah, Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Dinas kehutanan Provinsi Jawa Timur juga beberapa kali telah menggelar agenda Pemulihan Ekosistem berupa Festival Mangrove.

Yang mana dalam kegiatan tersebut selain melakukan penanaman mangrove bersama masyarakat dan generasi muda, juga melakukan pelepasliaran satwa liar berupa burung air ke habitatnya.

Upaya ini selain dapat melestarikan keanekaragaman hayati dan menambah populasi satwa di ekosistem Mangrove, juga mengedukasi secara kolektif khususnya generasi muda akan pentingnya upaya mempertahankan keanekaragaman hayati dan menjaga keseimbangan ekosistem.

Selain itu, kata Khofifah, Jawa Timur juga terdapat beberapa kawasan konservasi alam yang penting, termasuk taman nasional, cagar alam, dan kebun raya. Mulai dari taman nasional Bromo Tengger Semeru, Alas Purwo, Baluran hingga Gunung Ijen.

BACA JUGA:  Perkuat Kolaborasi Riset Internasional, ITS Sambut Delegasi Murdoch University

Ada juga cagar alam seperti Curah Alam Manis Sempolan dan Pulau Sempu atau Kebun Raya Mangrove Surabaya.

Menurutnya, tanggung jawab konservasi alam di Jawa Timur tidak hanya di pundak Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jatim yang bertugas mengelola dan melindungi sumber daya alam hayati di Jatim.

Khofifah menyebut, peran serta semua kalangan baik dari pemerintah hingga masyarakat memiliki peran strategis bagi keberlanjutan konservasi alam dan pelestarian keanekaragaman hayati di Indonesia.

“Setiap individu, tanpa memandang usia, semua berkontribusi. Generasi senior punya pengalaman dan pengetahuan dalam menjaga konservasi, memberikan contoh aksi nyata dan edukasi kepada generasi muda,” tegasnya.

BACA JUGA:  Kunjungi Atlet Puslatda New Normal Jatim, Arumi Sebut Karakter Diri Jadi Hal Penting

“Generasi muda berperan sebagai motor penggerak konservasi, penuh dengan energi dan semangat menjadi agen perubahan dalam menghadapi tantangan lingkungan yang terus berkembang,” terangnya menambahkan.

Orang nomor satu di Jatim ini meyakini, keterlibatan dan kolaborasi seluruh generasi menjadi bentuk nyata komitmen bersama untuk melindungi alam Indonesia. Dengan melindungi alam Indonesia, sama saja menjaga keseimbangan bumi.

“Mari bersama kita gaungkan isu konservasi di ruang publik, kita jaga bersama kelestarian alam yang kelak menjadi warisan berharga generasi mendatang,” sambungnya.

“Tentu dari setiap tindakan positif sekecil apapun bagi lingkungan akan memberikan dampak positif yang besar. Bersama bergandengan tangan antar lintas generasi, kita bisa jaga konservasi alam yang berkelanjutan,” pungkasnya. (ST02)

Tags: Gubernur KhofifahHari Konservasi Alam NasionalKolaborasiKonservasi AlamLintas Generasi
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Rapat koordinasi bersama Kementerian Agama (Kemenag) Kota Surabaya dan seluruh Lembaga Amil Zakat (LAZ) se-Kota Surabaya di ruang sidang wali kota,.

Kemenag dan LAZ, Pemkot Surabaya Perkuat Sinkronisasi Data Penyaluran Zakat

Sabtu, 7 Maret 2026

Gubernur Khofifah Serahkan Truk Hasil Normalisasi Dimensi, Optimis Percepat Terwujudnya Zero ODOL 2027 di Jatim

Sabtu, 7 Maret 2026

Gubernur Khofifah Dampingi Wapres Gibran Tinjau Pasar Gelondong Gede Tuban, Pastikan Stok Bahan Pokok Aman

Sabtu, 7 Maret 2026

Sapa Bansos Amaliyah Ramadan ke-10, Gubernur Khofifah Salurkan Bantuan Rp8,35 Miliar untuk Perkuat Perlindungan Sosial dan Kemandirian Ekonomi Masyarakat Tuban

Jumat, 6 Maret 2026

Berita Terkini

Rapat koordinasi bersama Kementerian Agama (Kemenag) Kota Surabaya dan seluruh Lembaga Amil Zakat (LAZ) se-Kota Surabaya di ruang sidang wali kota,.

Kemenag dan LAZ, Pemkot Surabaya Perkuat Sinkronisasi Data Penyaluran Zakat

Sabtu, 7 Maret 2026

Gubernur Khofifah Serahkan Truk Hasil Normalisasi Dimensi, Optimis Percepat Terwujudnya Zero ODOL 2027 di Jatim

Sabtu, 7 Maret 2026

Gubernur Khofifah Dampingi Wapres Gibran Tinjau Pasar Gelondong Gede Tuban, Pastikan Stok Bahan Pokok Aman

Sabtu, 7 Maret 2026

Sapa Bansos Amaliyah Ramadan ke-10, Gubernur Khofifah Salurkan Bantuan Rp8,35 Miliar untuk Perkuat Perlindungan Sosial dan Kemandirian Ekonomi Masyarakat Tuban

Jumat, 6 Maret 2026
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi

Wali Kota Eri Cahyadi Minta Kasus Ancaman Oknum Jukir Diproses Secara Hukum

Jumat, 6 Maret 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In