• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Rabu, 21 Januari 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Daerah

Emil Bahas Optimalisasi Bandara Dhoho Dukung Layanan Penerbangan Umroh dengan Dirjen Perhubungan Udara

by Redaksi
Jumat, 1 Agustus 2025
Audiensi dengan Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan RI, Lukman F. Laisa, di kantor Kemenhub Jakarta.

Audiensi dengan Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan RI, Lukman F. Laisa, di kantor Kemenhub Jakarta.

SURABAYATODAY.ID, JAKARTA – Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak melakukan audiensi dengan Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan RI, Lukman F. Laisa, di Kantor Kemenhub Jakarta, Rabu (30/7).

Pertemuan ini membahas penguatan konektivitas udara di Jawa Timur, khususnya optimalisasi Bandara Dhoho, Kediri, untuk mendukung layanan penerbangan umroh.

Dalam pertemuan tersebut, Wagub Emil menyampaikan bahwa Bandara Dhoho memiliki potensi besar untuk menjadi bandara alternatif keberangkatan jamaah umroh dari Jawa Timur, sebagai bagian dari strategi desentralisasi layanan penerbangan internasional.

“Kami mendiskusikan langkah konkret untuk mengoptimalkan Bandara Dhoho, salah satunya untuk mendukung penerbangan umroh. Ibu Gubernur telah menjalin komunikasi dengan sejumlah agen umroh besar yang saat ini mengoperasikan sekitar enam penerbangan umroh dari Jawa Timur setiap minggunya,” ujar Emil.

BACA JUGA:  Wagub Emil Sebut Peringatan Hari Dharma Samudera 2023 Jadi Pengingat Perjuangan Kekuatan Militer Kelautan Jaga NKRI

Ia menjelaskan, dalam tahap awal, akan dilakukan uji coba penerbangan umroh sebanyak 3 hingga 4 kali per bulan dari Bandara Dhoho. Pemerintah ingin memastikan kesiapan operasional bandara dari sisi infrastruktur, pelayanan, hingga rute penerbangan.

“Pak Dirjen ini memang sudah berpengalaman betul di lapangan untuk menilai kapasitas bandara. Di Juanda, kita memiliki tantangan-tantangan sehingga memerlukan perbaikan yang sangat signifikan dalam waktu dekat,” terangnya.

Wagub Emil turut menjelaskan, pengoptimalan Bandara Dhoho kemungkinan akan bersamaan dengan Bandara Abdul Rachman Saleh di Malang, Bandara Blimbingsari Banyuwangi, bahkan Bandara Trunojoyo di Sumenep. Hal itu bertujuan untuk menyangga pengalihan penerbangan selama masa perbaikan di Juanda.

BACA JUGA:  Jatim Terima Penghargaan Kemendagri Setelah Sukseskan Gerakan Nasional  Pembagian 10 Juta Bendera Merah Putih

Sementara itu, Dirjen Perhubungan Udara Kemenhub RI Lukman F. Laisa mengatakan bahwa pemerintah pusat akan sepenuhnya mendukung Pemerintah Provinsi Jawa Timur memaksimalkan operasional Dhoho. Pasalnya, bandara di Kediri itu merupakan salah satu yang menjadi fokus Presiden RI Prabowo Subianto.

“Bandara Dhoho ini memang dibuat untuk menampung pesawat-pesawat terberat dan terbesar seperti Boeing 777-300ER dan Airbus A380. Dan di antara bandara-bandara baru seperti Kulonprogo dan Kertajati, ini yang paling indah dan spesifikasinya high class,” tuturnya.

BACA JUGA:  Besok TPS Pasar Turi Dibongkar, Pemkot Surabaya Bantu Pindahan Pedagang

“Mudah-mudahan dengan pertemuan kami hari ini bisa lebih cepat digunakan sebagai bandara internasional,” pungkasnya.

Dirjen Lukman mengatakan, Bandara Juanda berkapasitas 21 juta orang dengan penumpang per tahunnya mencapai 14 juta. Awalnya, jelas Lukman, Surabaya diharapkan dapat meningkatkan kapasitas di atas 50 juta untuk mengantisipasi kebutuhan ke depan.

“Tapi saat evaluasi, ternyata Surabaya hanya bisa ditingkatkan sampai kapasitas 27 penumpang saja. Maka kita butuh bandara baru selain Juanda dan Dhoho. Automatically, entah kapan, kita harus membangun bandara baru untuk mensupport kapasitas yang tentunya akan membesar,” pungkasnya. (ST02)

Tags: Bandara DhohoDirjen Perhubungan UdaraOptimalisasiPenerbangan UmrohWagub Emil Dardak
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa

2.600 Tenaga Pendidik se Jatim Ikuti Sosialisasi Program Pengelolaan Talenta Digital Nasional,

Selasa, 20 Januari 2026

ITS Dukung Kontribusi Sains dalam Konsorsium Rehabilitasi Pascabencana

Selasa, 20 Januari 2026

Gubernur Khofifah Gelar Pasar Murah di Sumbersari Jember, Wujud Komitmen Kendalikan Harga Bahan Pokok dan Jaga Daya Beli Masyarakat

Selasa, 20 Januari 2026

Sekdaprov Adhy Terima Audiensi Bersama Trajectory Co., Ltd. dan Chiba Institute Of Science

Selasa, 20 Januari 2026

Berita Terkini

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa

2.600 Tenaga Pendidik se Jatim Ikuti Sosialisasi Program Pengelolaan Talenta Digital Nasional,

Selasa, 20 Januari 2026

ITS Dukung Kontribusi Sains dalam Konsorsium Rehabilitasi Pascabencana

Selasa, 20 Januari 2026

Gubernur Khofifah Gelar Pasar Murah di Sumbersari Jember, Wujud Komitmen Kendalikan Harga Bahan Pokok dan Jaga Daya Beli Masyarakat

Selasa, 20 Januari 2026

Sekdaprov Adhy Terima Audiensi Bersama Trajectory Co., Ltd. dan Chiba Institute Of Science

Selasa, 20 Januari 2026

BRIDA Surabaya Resmi Terbentuk, Kebijakan Kota Wajib Berbasis Riset dan Sains

Selasa, 20 Januari 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In