• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Rabu, 21 Januari 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Daerah

LPA Jatim Sebut MPLS Surabaya Hadirkan Wajah Pendidikan Inklusif dan Humanis

by Redaksi
Selasa, 15 Juli 2025
Kegiatan MPLS di salah satu SMPN di Surabaya.

Kegiatan MPLS di salah satu SMPN di Surabaya.

SURABAYATODAY ID, SURABAYA –Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Jawa Timur (Jatim) mengapresiasi pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tahun ajaran 2025/2026 di Kota Surabaya. Menurut Pengurus LPA Jatim Isa Anshori, pelaksanaan MPLS tahun ini terasa berbeda dari tahun-tahun sebelumnya.

Isa mengatakan, di hari pertama pelaksanaan MPLS tahun ini menjadi momen istimewa. Tidak hanya menjadi tanda dimulainya proses belajar, akan tetapi juga menjadi momentum penuh harapan bagi anak, orang tua, maupun para tenaga pendidik. Selain itu, ia menyebutkan, pelaksanaan MPLS kali ini juga menghadirkan wajah pendidikan yang inklusif dan humanis.

“Inklusif karena melibatkan semua pihak, mulai guru, siswa, orang tua, dan pemerintah. Humanis karena mengedepankan pendekatan yang menyentuh hati, bukan sekadar prosedur administratif. Pendidikan tidak boleh menjadi ruang yang menakutkan atau asing, tetapi rumah kedua yang ramah bagi setiap anak,” kata Isa, Selasa (15/7/2025).

Pada pelaksanaan MPLS tahun ini, Isa sempat menilik sejumlah sekolah negeri dan swasta di Surabaya. Yang pertama, ia berkunjung ke sekolah swasta di Yayasan Baiturrahman Surabaya. Di yayasan yang membina sekolah TK, MI, SMP, dan SMA itu, dirinya melihat sebuah harmoni antar jenjang.

BACA JUGA:  Wali Kota Surabaya Pantau Puskesmas Buka 24 Jam

“Di yayasan sekolah tersebut, para siswa dikumpulkan di masjid, melaksanakan salat berjamaah, lalu diberi pengarahan yang menyentuh nilai spiritualitas, disiplin, dan tanggung jawab. Pendekatan seperti ini memperlihatkan bahwa MPLS bukan hanya pengenalan fisik ruang sekolah, tapi juga pembuka jalan menuju pembentukan karakter,” ujarnya.

Tidak hanya di lingkungan sekolah swasta, Isa mengungkapkan, di sekolah negeri SDN Kaliasin I, SDN Tanah Kali Kedinding, dan SDN Sidotopo juga tampak nyata rasa gotong royong antara orang tua murid dengan guru di MPLS kali ini.

“Tampak gambaran keterlibatan emosional orang tua dalam proses pendidikan anak-anaknya. Ini adalah bentuk nyata dari gotong royong dalam dunia pendidikan. Yang menarik, suasana ini tidak terjadi begitu saja. Hal ini karena adanya Surat edaran (SE) Wali Kota Surabaya yang disampaikan melalui Dinas Pendidikan agar para orang tua mengantarkan anaknya di hari pertama sekolah, serta kebijakan pelonggaran jam kerja bagi para pekerja, benar-benar direspons secara positif oleh masyarakat. Tidak ada kesan keterpaksaan. Yang terlihat justru partisipasi tulus dan semangat kolaborasi,” ungkapnya.

BACA JUGA:  Pendidikan di Surabaya Harus Humanis

Isa menerangkan, apa yang disaksikan di Surabaya ini adalah cermin bahwa ketika kebijakan berpihak pada anak, masyarakat pun akan bergerak. Ia berpendapat, sekolah bukan benteng yang tertutup, melainkan taman yang terbuka untuk tumbuh bersama. Semangat ini perlu dijaga dan ditularkan ke hari-hari berikutnya dalam kalender pendidikan. Ini mengingatkan kita pada pemahaman belajar growth mindset.

“MPLS di Kota Surabaya adalah lebih dari sekadar seremoni, karena MPLS tahun ini mencerminkan pendekatan pendidikan yang berpijak pada growth mindset pola pikir bertumbuh. Anak tidak dipandang sebagai makhluk pasif yang hanya menerima ilmu, tetapi sebagai individu yang bisa berkembang, belajar dari kesalahan, dan tumbuh melalui tantangan. MPLS yang humanis dan inklusif memberikan pesan sejak awal, bahwa setiap anak punya potensi, dan setiap potensi bisa diasah, bukan dibatasi oleh label pintar atau tidak pintar,” terangnya.

Melalui pemahaman belajar Growth mindset, ia menambahkan, juga memberikan ruang bagi guru dan orang tua untuk melihat pendidikan sebagai proses panjang yang butuh dukungan, namun bukan tekanan. Dengan menyambut hari pertama sekolah secara kolaboratif, dapat menanamkan keyakinan bahwa anak-anak boleh gagal, boleh takut, tapi tidak boleh menyerah. “Mereka perlu tahu bahwa sekolah adalah tempat aman untuk belajar, bukan hanya untuk menguasai pelajaran, tetapi untuk tumbuh sebagai manusia,” imbuhnya.

BACA JUGA:  Bentuk Generasi Muda Berprofil Pancasila, Kodim Bojonegoro Bekali Pelajar dengan Wawasan Kebangsaan

Maka dari itu, Pemerhati Pendidikan Anak itu berharap, MPLS di Surabaya bisa menjadi contoh baik bagaimana kebijakan, nilai-nilai pendidikan, dan peran komunitas dapat berpadu dalam satu semangat membangun generasi masa depan yang tidak hanya cerdas, tapi juga tangguh dan percaya diri.

“Pendidikan sejati bukan tentang siapa yang tercepat sampai di garis akhir, tetapi siapa yang tidak berhenti bertumbuh. Karena masa depan bukan hanya dibentuk oleh kurikulum dan buku teks, tapi juga oleh pelukan orang tua di pagi hari, doa dari guru yang tulus, dan lingkungan sekolah yang memanusiakan anak-anak kita,” tandasnya. (ST01)

Tags: HumanisLPA JatimMPLSPendidikan Inklusif
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Bagus Panuntun Diangkat Sebagai Plt Wali Kota Madiun

Rabu, 21 Januari 2026
Foto bersama di sela forum ASEAN University Network/Southeast Asia Engineering Education Development Network (AUN/SEED-Net) Steering Committee Meeting 2026.

Perkuat Kolaborasi Riset ASEAN – Jepang, ITS Pimpin Sidang AUN/SEED-Net 2026

Rabu, 21 Januari 2026
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa

2.600 Tenaga Pendidik se Jatim Ikuti Sosialisasi Program Pengelolaan Talenta Digital Nasional,

Selasa, 20 Januari 2026

ITS Dukung Kontribusi Sains dalam Konsorsium Rehabilitasi Pascabencana

Selasa, 20 Januari 2026

Berita Terkini

Bagus Panuntun Diangkat Sebagai Plt Wali Kota Madiun

Rabu, 21 Januari 2026
Foto bersama di sela forum ASEAN University Network/Southeast Asia Engineering Education Development Network (AUN/SEED-Net) Steering Committee Meeting 2026.

Perkuat Kolaborasi Riset ASEAN – Jepang, ITS Pimpin Sidang AUN/SEED-Net 2026

Rabu, 21 Januari 2026
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa

2.600 Tenaga Pendidik se Jatim Ikuti Sosialisasi Program Pengelolaan Talenta Digital Nasional,

Selasa, 20 Januari 2026

ITS Dukung Kontribusi Sains dalam Konsorsium Rehabilitasi Pascabencana

Selasa, 20 Januari 2026

Gubernur Khofifah Gelar Pasar Murah di Sumbersari Jember, Wujud Komitmen Kendalikan Harga Bahan Pokok dan Jaga Daya Beli Masyarakat

Selasa, 20 Januari 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In