• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, 7 Maret 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Daerah

Anggota APEKSI Tanam 98 Pohon di Taman Suroboyo

by Redaksi
Jumat, 9 Mei 2025
Penanaman pohon di Taman Suroboyo oleh peserta Munas APEKSI.

Penanaman pohon di Taman Suroboyo oleh peserta Munas APEKSI.

SURABAYATODAY.ID, SURABAYA – Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) bersama Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menggelar aksi penanaman pohon, lalu ditutup dengan makan bersama di Taman Suroboyo, Jumat (9/5) pagi. Penanaman pohon dibagi menjadi tiga zona dengan tiga jenis pohon yang ditanam, yakni Cemara Udang, Pucuk Merah, dan Ketapang Kencana.

Wali Kota Surabaya sekaligus Ketua Dewan Pengurus APEKSI Eri Cahyadi mengatakan, salah satu ciri khas kegiatan Munas ke VII APEKSI adalah menanam pohon. Hal ini untuk menunjukkan bahwa seluruh wali kota yang ada di Indonesia sangat peduli terhadap lingkungan sekitar.

“APEKSI itu adalah pasti ada penanaman pohonnya, lingkungan yang kita usahakan,” kata Eri.

BACA JUGA:  Pj Gubernur Jatim Tinjau Dampak Gempa di Pulau Bawean

Ia melanjutkan bahwa kegiatan menanam pohon di Taman Suroboyo dan malam keakraban yang diselenggarakan di Taman Hiburan Pantai (THP) Kenjeran, Kamis (8/5) malam, memberikan gambaran bagaimana proses penataan wilayah sebuah kota.

Menurutnya, wilayah Kenjeran bisa berubah seperti sekarang ini, karena wali kotanya mendapat dukungan penuh dari kepala dinas, kepala bagian, camat, lurah serta lingkungan masyarakat.Wali Kota Eri menyebut bahwa kawasan Kenjeran memiliki cerita sejarah yang panjang. Ada sebagian orang yang tidak menyangka jika tempat ini bisa berubah seperti sekarang.

“Kalau kita melihat sejarah tempat ini sangat panjang, orang tidak akan menyangka kalau tempat ini bisa berubah. Termasuk perubahan perilaku, perubahan sikap, tidak bisa langsung dilakukan. Perubahan dilakukan bertahap,” tegasnya.

BACA JUGA:  SKG Siola Siap Jadi Magnet Belanja Delegasi APEKSI 2025

Eri melanjutkan bahwa pembangunan wilayah sebuah kota tidak bisa dilepaskan dari peranan semua pihak. Namun, hal ini dapat dijadikan gambaran bahwa wali kota yang tergabung dalam APEKSI tidak akan pernah berhenti untuk membuat inovasi bagi kemajuan negeri ini.

“Kekuatan kita adalah kekuatan yang saling melengkapi satu sama lainnya. Saya ingin menunjukkan bahwa wali kota-wali kota yang ada di APEKSI tidak akan berhenti untuk berinovasi,” ujar Eri.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya Dedik Irianto menambahkan, jumlah pohon yang ditanam sesuai dengan jumlah peserta APEKSI, yakni 98 wali kota plus bagi Ketua APEKSI. Ia menjelaskan, pohon yang ditanam dalam acara ini adalah jenis pohon yang cukup kuat. Contohnya, Pohon Cemara Udang sudah banyak ditanam di wilayah Pantai Kenjeran dan bisa tumbuh subur. Artinya, menanam pohon ini sangat cocok untuk wilayah pesisir.

BACA JUGA:  Gala Dinner Munas APEKSI VII Tampilkan Kesenian Nusantara dan Semangat Persatuan

“Pohon Ketapang Kencana juga salah satu tanaman di pantai, tapi ini yang daunnya kecil. Kalau Pucuk Merah juga sudah banyak ditanam di taman-taman yang ada di Surabaya dan juga bisa tumbuh subur,” pungkasnya. (ST01)

Tags: APEKSIMunas APEKSITaman Suroboyo
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Sapa Bansos Amaliyah Ramadan ke-10, Gubernur Khofifah Salurkan Bantuan Rp8,35 Miliar untuk Perkuat Perlindungan Sosial dan Kemandirian Ekonomi Masyarakat Tuban

Jumat, 6 Maret 2026

Gubernur Khofifah Terima Audiensi Swaniti Initiative, Pastikan Jatim Siap Perkuat Kolaborasi Kembangkan Energi Terbarukan dan Percepatan Wujudkan Ekonomi Hijau

Jumat, 6 Maret 2026

Wagub Emil Tinjau Longsor di Jalur Nasional Trenggalek–Ponorogo, Pastikan Percepatan Penanganan dan Keselamatan Pengguna Jalan

Jumat, 6 Maret 2026

Kasus Hipertensi Tembus 248 Ribu, Pemkot Surabaya Keluarkan Aturan Ketat Konsumsi GGL

Jumat, 6 Maret 2026

Berita Terkini

Sapa Bansos Amaliyah Ramadan ke-10, Gubernur Khofifah Salurkan Bantuan Rp8,35 Miliar untuk Perkuat Perlindungan Sosial dan Kemandirian Ekonomi Masyarakat Tuban

Jumat, 6 Maret 2026
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi

Wali Kota Eri Cahyadi Minta Kasus Ancaman Oknum Jukir Diproses Secara Hukum

Jumat, 6 Maret 2026

Gubernur Khofifah Terima Audiensi Swaniti Initiative, Pastikan Jatim Siap Perkuat Kolaborasi Kembangkan Energi Terbarukan dan Percepatan Wujudkan Ekonomi Hijau

Jumat, 6 Maret 2026

Wagub Emil Tinjau Longsor di Jalur Nasional Trenggalek–Ponorogo, Pastikan Percepatan Penanganan dan Keselamatan Pengguna Jalan

Jumat, 6 Maret 2026

Kasus Hipertensi Tembus 248 Ribu, Pemkot Surabaya Keluarkan Aturan Ketat Konsumsi GGL

Jumat, 6 Maret 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In