• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Jumat, 6 Februari 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Daerah

Fraksi PKB DPRD Jatim Usul Bentuk Pansus Ungkap Dugaan Korupsi Bank Jatim

by Redaksi
Kamis, 6 Maret 2025
Anggota Fraksi PKB DPRD Jatim Nur Faizin

Anggota Fraksi PKB DPRD Jatim Nur Faizin

SURABAYATODAY.ID.SURABAYA – Kasus dugaan manipulasi kredit di Bank Jatim yang menelan kerugian hingga Rp 569,4 miliar menimbulkan kekhawatiran lemahnya sistem pengawasan di lingkungan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Fraksi PKB DPRD Jatim mendesak pembentukan Panitia Khusus (Pansus) untuk menyelidiki secara mendalam dan menyeluruh seluruh rantai permasalahan yang melibatkan institusi tersebut.

“Ada baiknya DPRD Jatim melakukan investigasi mendalam untuk membongkar skandal korupsi di Bank Jatim, kalau perlu kita bentuk pansus. Fraksi PKB Jawa Timur akan menginisiasi terbentuknya Pansus Bank Jatim,” ungkap Nur Faizin, Kamis (6/3).

BACA JUGA:  Bank Jatim Teken Perjanjian Shareholder Agreement dengan Bank NTT

Anggota Komisi C DPRD Jatim tersebut menegaskan bahwa kasus korupsi di Bank Jatim tidak mungkin hanya melibatkan tiga orang yang telah ditetapkan sebagai tersangka oleh pihak kejaksaan. Menurutnya, kerugian miliaran rupiah yang diakibatkan dari praktik kredit fiktif merupakan indikasi bahwa masih banyak pihak lain yang turut ambil bagian dalam skandal ini.

“Kerugian sebesar ini jelas menunjukkan adanya celah dalam pengawasan internal yang sangat fatal. Kami menduga, praktik korupsi ini lebih luas dan melibatkan banyak pihak,” ungkapnya.

Nur Faizin menilai bahwa pembentukan Pansus di DPRD Jawa Timur bukan hanya sekadar formalitas, melainkan suatu keharusan untuk memastikan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan BUMD. Dengan adanya Pansus, diharapkan investigasi dapat dilakukan secara mendalam dengan melibatkan kerjasama antara DPRD, lembaga pengawas seperti KPK dan BPKP, serta aparat penegak hukum terkait.

BACA JUGA:  Pemkot Surabaya Terima Bantuan Ratusan Alat Penunjang Adminduk dari Bank Jatim dan PT Yekape

“Melalui Pansus, kami ingin membuka ruang akses informasi yang transparan, sehingga masyarakat dapat melihat langkah nyata yang diambil untuk mencegah praktik korupsi yang merugikan negara,” tambahnya.

Pentingnya langkah ini semakin mendesak ketika mengingat deretan kasus korupsi serupa yang pernah menimpa Bank Jatim di cabang-cabang lain. Beberapa insiden sebelumnya, seperti kasus kredit fiktif di Bank Jatim Cabang Syariah Sidoarjo dan Bank Jatim Cabang Kepanjen, telah mengakibatkan kerugian besar dan menodai citra lembaga keuangan daerah tersebut.

BACA JUGA:  Revitalisasi Pasar Kembang Dimulai, Ditarget Selesai Akhir Tahun

“Saya tidak bisa membayangkan bagaimana BUMD yang selama ini dianggap sebagai pilar pembangunan daerah bisa mengalami kerugian sebesar ini. Gubernur dan seluruh pihak terkait harus segera bertindak dengan langkah kongkrit, dan pembentukan Pansus adalah salah satu upaya nyata untuk menyelesaikan masalah ini,” pungkasnya. (ST11)

Tags: Bank JatimDPRD JatimFraksi PKBPansus
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Usai Tuntaskan Misi UNIFIL, Prajurit KRI Sultan Iskandar Muda-367 Disambut di Mabes TNI

Jumat, 6 Februari 2026
Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dengan 8 Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan 24 Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di Surabaya.

Cegah Mahasiswa Drop Out Karena Ekonomi, Rektor di Surabaya Puji Kebijakan Beasiswa Pemkot yang Revolusioner

Kamis, 5 Februari 2026
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi

Wali Kota Eri Pastikan Rumah Radio Bung Tomo Masih Berstatus Cagar Budaya Tipe B

Kamis, 5 Februari 2026
Pembukaan sarasehan Nasional bertema “Obligasi Daerah sebagai Salah Satu Alternatif Pembiayaan Daerah dan Instrumen Investasi Publik” yang digelar MPR RI di Hotel Wyndham Surabaya,

Gubernur Khofifah Menjadi Pembicara Kunci Sarasehan Nasional MPR RI Tentang Obligasi Daerah, Paparkan Creative Financing Jadi Inovasi Perkuat Kemandirian Fiskal Daerah

Kamis, 5 Februari 2026

Berita Terkini

Usai Tuntaskan Misi UNIFIL, Prajurit KRI Sultan Iskandar Muda-367 Disambut di Mabes TNI

Jumat, 6 Februari 2026
Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dengan 8 Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan 24 Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di Surabaya.

Cegah Mahasiswa Drop Out Karena Ekonomi, Rektor di Surabaya Puji Kebijakan Beasiswa Pemkot yang Revolusioner

Kamis, 5 Februari 2026
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi

Wali Kota Eri Pastikan Rumah Radio Bung Tomo Masih Berstatus Cagar Budaya Tipe B

Kamis, 5 Februari 2026
Pembukaan sarasehan Nasional bertema “Obligasi Daerah sebagai Salah Satu Alternatif Pembiayaan Daerah dan Instrumen Investasi Publik” yang digelar MPR RI di Hotel Wyndham Surabaya,

Gubernur Khofifah Menjadi Pembicara Kunci Sarasehan Nasional MPR RI Tentang Obligasi Daerah, Paparkan Creative Financing Jadi Inovasi Perkuat Kemandirian Fiskal Daerah

Kamis, 5 Februari 2026
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meninjau kesiapan Stadion Gajayana  Kota Malang

Gubernur Khofifah Tinjau Stadion Gajayana, Pastikan Venue Aman dan Nyaman Jadi Pusat Mujahadah Kubro 1 Abad NU

Kamis, 5 Februari 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In