• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, 7 Maret 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Daerah

Stabilisasi Harga Bapok Jelang Imlek, Pemkot Surabaya Kembali Gelar GPM di Kelurahan Wonorejo

by Redaksi
Rabu, 22 Januari 2025
Gerakan Pangan Murah  di halaman kantor Kelurahan Wonorejo, Kecamatan Rungkut, Surabaya.

Gerakan Pangan Murah di halaman kantor Kelurahan Wonorejo, Kecamatan Rungkut, Surabaya.

SURABAYATODAY.ID, SURABAYA – Pemkot Surabaya kembali menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) untuk mengendalikan inflasi harga bahan pangan di awal tahun 2025, serta menjelang perayaan Imlek. Kali ini, GPM diadakan di halaman kantor Kelurahan Wonorejo, Kecamatan Rungkut, Rabu (22/1).

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Surabaya Antiek Sugiharti mengatakan, mengawali tahun 2025 beberapa komoditas bahan pangan mengalami kenaikan harga, seperti cabai rawit, bawang merah dan minyak goreng.

“GPM kali ini dilebihkan stoknya agar masyarakat, khususnya di wilayah Kelurahan Wonorejo bisa mendapatkan harga lebih murah dari pasar,” ujar Antiek Sugiharti.

Ia menjelaskan, sama seperti tahun sebelumnya, GPM akan rutin digelar di setiap kecamatan sebagai salah satu upaya stabilisasi pasokan dan harga pangan. Menurutnya, kegiatan ini menjadi salah satu program Pemkot Surabaya yang ditunggu oleh masyarakat karena bisa membeli bahan pangan atau sembako dengan harga murah dan lokasinya dekat dengan rumah.

BACA JUGA:  Lepas 794 Atlet ke Porprov Jatim 2022, Eri Targetkan Pertahankan Juara Umum

“Untuk skema GPM masih sama seperti arahan pemerintah pusat, yakni mendekatkan kebutuhan pokok kepada masyarakat. Dengan harapan bisa mendapatkan komoditas keperluan sehari-hari dengan harga lebih murah,” ungkap dia.

Selain itu, ujar Antiek, pada GPM kali ini juga ditujukan untuk menstabilkan harga bahan pokok menjelang perayaan tahun baru Cina atau Imlek. “Ini salah satu upaya kami, beberapa kebutuhan Imlek, seperti gula dan minyak untuk membuat kue bisa didapatkan dengan harga terjangkau,” katanya.

BACA JUGA:  Pemkot Surabaya Percantik Pinggir Kalimas dengan Tabebuya

Antiek menambahkan, kegiatan ini bisa membantu masyarakat untuk menekan biaya kebutuhan pangan. Terlebih, masyarakat bisa melakukan pembelian tanpa batas maksimum sesuai dengan kebutuhannya.

Dengan adanya GPM, Antiek berharap, inflasi di Kota Pahlawan bisa terkendali dan kebutuhan masyarakat akan kebutuhan pangan bisa terpenuhi dengan harga yang terjangkau.

“Harapannya bahwa manfaat dari GPM bisa benar-benar dirasakan masyarakat. Mereka bisa mendapatkan komoditas kebutuhan sehari-hari dengan harga terjangkau dan dekat rumah. Untuk itu, lokasi GPM selalu berpindah-pindah,” harap Antiek.

Dalam kegiatan GPM kali ini, DKPP Kota Surabaya bekerjasama dengan Bulog, PT Kebon Agung, PT Megasurya Mas, Pasar Induk Surabaya Sidotopo, Primafood International dan beberapa UMKM lokal.

BACA JUGA:  K3 Umum Jadi Syarat Kerja, Pemkot Surabaya Siapkan Pelatihan Gratis

Sejumlah bahan pokok yang tersedia pada program GPM di wilayah Wonorejo, diantaranya beras SPHP kemasan 5 kilogram dijual dengan harga Rp 56.000, beras premium kemasan 5 kilogram dijual dengan harga Rp 68.500, telur dijual seharga Rp 25.000 per kilogram, minyak goreng kemasan 1 liter dijual dengan harga Rp 15.000. Selain itu, juga tersedia cabai rawit, bawang merah dan bawang putih yang dijual Rp 10.000 per packnya.

“Untuk stoknya kali ini, kami membawa 1 ton beras, minyak goreng 1.200 liter, gula pasir 240 kilogram, serta cabai dan bawang yang masing-masing disediakan 100 pack,” pungkasnya. (ST01)

Tags: Gerakan Pangan MurahHarga BapokImlekPemkot SurabayaStabilisasi Harga
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Sapa Bansos Amaliyah Ramadan ke-10, Gubernur Khofifah Salurkan Bantuan Rp8,35 Miliar untuk Perkuat Perlindungan Sosial dan Kemandirian Ekonomi Masyarakat Tuban

Jumat, 6 Maret 2026

Gubernur Khofifah Terima Audiensi Swaniti Initiative, Pastikan Jatim Siap Perkuat Kolaborasi Kembangkan Energi Terbarukan dan Percepatan Wujudkan Ekonomi Hijau

Jumat, 6 Maret 2026

Wagub Emil Tinjau Longsor di Jalur Nasional Trenggalek–Ponorogo, Pastikan Percepatan Penanganan dan Keselamatan Pengguna Jalan

Jumat, 6 Maret 2026

Kasus Hipertensi Tembus 248 Ribu, Pemkot Surabaya Keluarkan Aturan Ketat Konsumsi GGL

Jumat, 6 Maret 2026

Berita Terkini

Sapa Bansos Amaliyah Ramadan ke-10, Gubernur Khofifah Salurkan Bantuan Rp8,35 Miliar untuk Perkuat Perlindungan Sosial dan Kemandirian Ekonomi Masyarakat Tuban

Jumat, 6 Maret 2026
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi

Wali Kota Eri Cahyadi Minta Kasus Ancaman Oknum Jukir Diproses Secara Hukum

Jumat, 6 Maret 2026

Gubernur Khofifah Terima Audiensi Swaniti Initiative, Pastikan Jatim Siap Perkuat Kolaborasi Kembangkan Energi Terbarukan dan Percepatan Wujudkan Ekonomi Hijau

Jumat, 6 Maret 2026

Wagub Emil Tinjau Longsor di Jalur Nasional Trenggalek–Ponorogo, Pastikan Percepatan Penanganan dan Keselamatan Pengguna Jalan

Jumat, 6 Maret 2026

Kasus Hipertensi Tembus 248 Ribu, Pemkot Surabaya Keluarkan Aturan Ketat Konsumsi GGL

Jumat, 6 Maret 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In