• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Senin, 19 Januari 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Daerah

Kampung Legenda di Surabaya, Destinasi Wisata Baru Tawarkan Sejarah Dibalut Suasana Tempo Dulu

by Redaksi
Selasa, 21 Januari 2025
Begitu memasuki kawasan Kampung Legenda, pengunjung dapat menjumpai UMKM yang menyajikan makanan dan minuman.

Begitu memasuki kawasan Kampung Legenda, pengunjung dapat menjumpai UMKM yang menyajikan makanan dan minuman.

SURABAYATODAY.ID, SURABAYA – Di tengah hiruk pikuk kawasan Surabaya Barat, di antara gedung pencakar langit dan padatnya pemukiman penduduk, terdapat wisata perkampungan tematik yang menarik untuk dikunjungi. Wisata tersebut bernama Kampung Legenda.

Kampung ini berada di Lidah Kulon 3, RT 5, RW 2, Kecamatan Lakarsantri. Destinasi wisata baru di tersebut mengusung konsep tempo dulu yang dibalut dengan moderinisasi.

Memasuki kampung dengan panjang sekitar 400 meter itu, mata akan disuguhi beberapa saung dari sesek dan bambu tempat para UMKM menyajikan kuliner. Ada wedang, ketan, hingga makanan berat yang dapat dinikmati sembari berkeliling.

Semakin masuk ke Kampung Legenda, pengunjung akan menemukan hiasan 5 dimensi berbentuk naga, rusa dan merak. Hiasan itu dimaksudkan untuk mendukung mendukung cerita sejarah yang ditonjolkan, antara lain legenda Joko Berek atau yang dikenal dengan Sawunggaling, cerita rakyat asal usul Reog Ponorogo dan sebagainya.

Tidak hanya itu, pengunjung juga bisa merasakan langsung menjadi sosok legenda dengan bantuan teknologi, serta kostum pendukung yang dapat di sewa. Setelahnya, spot foto menarik juga tersedia bagi mereka yang ingin mengabadikan momen atau membuat konten untuk dibagikan di media sosial. Pembuatan video dengan menggunakan kostum legenda bisa didapatkan dengan harga Rp 20 ribu per orang atau Rp 50 ribu untuk satu kelompok.

BACA JUGA:  KRI Bima Suci-945 Tiba Sandar di Dermaga Labuhan Bajo

Ketua RT 5, RW 2, Lidah Kulon Kecamatan Lakarsantri sekaligus inisiator Kampung Legenda, Sugeng Heri Kuswanto mengatakan bahwa Kampung Legenda mulai dibuka pada Mei 2024. Berdasarkan sejarah dan letak geografis, Kampung Legenda merupakan tempat bertumbuhnya Joko Berek atau Sawunggaling.

“Sebenarnya tidak hanya sejarah itu yang mau kami tunjukan. Tetapi ingin membuat kampung yang bisa menjawab tantangan kegelisahan warganya. Pertama tentang ekonomi, dimana banyak warga yang berdagang tapi hanya terbeli oleh warga sekitar, secara ekonomi pendapatannya hanya segitu saja,” ujar Wawan biasa ia disapa, Selasa (21/1).

Wawan mengungkapkan, kegelisahan lain yang mendasari terwujudnya Kampung Legenda adalah kurangnya sarana edukasi bagi kaum muda mudi terkait sejarah kotanya. Karena itu, pihaknya menjadikan Kampung Legenda bukan hanya sekedar destinasi wisata tapi juga sarana edukasi sejarah.

“Dari kegelisahan itu, kami mengkonsep satu wilayah yang bisa berdikari secara ekonomi dan berkarya di bidang budaya. Artinya, dengan budaya yang dimiliki memperkenalkan ke anak muda, sehingga mereka bisa belajar dan sekaligus membuat kontennya,” terangnya.

BACA JUGA:  Libur Nataru; Hotel, Restoran dan Pengelola Destinasi Wisata Harus Terapkan Protokol Kesehatan

Ia menjelaskan, selain keunikan sejarah yang ditampilkan. Pasar UMKM yang dihadirkan juga memiliki keunikan tersendiri, para pembeli yang ingin melakukan transaksi perniagaan harus menukar uangnya dengan kepeng. Hal ini bertujuan agar para pengunjung bisa semakin merasakan nuansa masa lalu.

“Untuk pasar sendiri dibuka di minggu pertama dan ketiga di setiap bulan. Sebenarnya untuk pembayaran menggunakan kepeng masih kami lakukan uji coba dan evaluasi. Nantinya, apa yang paling baik akan kami terapkan, pembayaran menggunakan uang atau kepeng,” jelasnya.

Menurutnya, setiap pasar dibuka di akhir pekan suasana Kampung Legenda begitu ramai dan guyup. Tak jarang, warga dan wisatawan berkumpul untuk menikmati suasana kampung sambil menyantap kuliner khas UMKM yang dijajakan di sepanjang gang. Selain menikmati suasana, dihadirkan pula hiburan berupa live musik dan kesenian lokal.

“Terkait pasarnya kami pilih buka di minggu pertama dan ketiga, tapi untuk edukasinya ada setiap hari. Kenapa begitu? Karena kami menggunakan jalan, kalau dipakai setiap hari takutnya menganggu warga yang lain,” ujarnya.

BACA JUGA:  Kenakan Outfit Tionghoa, Bupati Anna Nonton Wayang Bersama

Wawan menambahkan, pihaknya berencana akan menambah berbagai spot baru untuk menambah daya tarik wisatawan yang berkunjung ke Kampung Legenda. Rencana tersebut termasuk mengabungkan wisata antara Lidah Kulon dan Lidah Wetan.

“Kami berharap bisa memiliki Surabaya Barat berbudaya, masing-masing kelurahan menampilkan wisatanya. Kebetulan kampung saya mengangkat Kampung Legenda yang berkembangannya sampai wisata air di waduk slamet, itu project selanjutnya kerjasama kami dengan Pemkot Surabaya sebagai bentuk intervensi,” paparnya.

Selain itu, ia berharap perbaikan dan penambahan yang dilakukan nantinya bisa semakin meningkatkan kunjungan wisatawan untuk berkunjung ke Kampung Legenda. Sehingga ekonomi masyarakat semakin berkembang.

“Setelah beberapa berjalan, dampak ke masyarakat sangat signifikan secara ekonomi. Misalnya saja penjual Teh, dalam sehari penghasilannya berkisar Rp 200 ribu tetapi kalau ada acara bisa mencapai Rp 500 sampai Rp 700 ribu. Kedepan semoga yang dirasakan warga semakin berkembang,” harapnya. (ST01)

Tags: Destinasi WisataJoko BerekKampung LegendaSawunggaling
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

(dari kiri) Prof Dr rerpol Heri Kuswanto SSi MSi, Prof Adi Setyo Purnomo SSi MSc PhD, DRPM ITS Fadlilatul Taufany ST PhD, Dr Sri Fatmawati SSi MSc PhD, Dr rernat Ir Ruri Agung Wahyuono.

ITS Jadi Salah Satu Penerima Terbanyak Hitachi Innovation Awards

Senin, 19 Januari 2026

Perkuat Peran Perguruan Tinggi, ITS Ikuti Taklimat Presiden RI

Senin, 19 Januari 2026

Realisasi Investasi Jatim Tembus Rp 147,7 Triliun Sepanjang Tahun 2025

Senin, 19 Januari 2026

Khofifah Hadiri Rakernas IKA UNAIR 2025–2030

Minggu, 18 Januari 2026

Berita Terkini

(dari kiri) Prof Dr rerpol Heri Kuswanto SSi MSi, Prof Adi Setyo Purnomo SSi MSc PhD, DRPM ITS Fadlilatul Taufany ST PhD, Dr Sri Fatmawati SSi MSc PhD, Dr rernat Ir Ruri Agung Wahyuono.

ITS Jadi Salah Satu Penerima Terbanyak Hitachi Innovation Awards

Senin, 19 Januari 2026

Targetkan 5.250 UMKM di 2026, Dinkopumdag Surabaya Fokus Tingkatkan Omzet dan Kualitas Produk

Senin, 19 Januari 2026

Perkuat Peran Perguruan Tinggi, ITS Ikuti Taklimat Presiden RI

Senin, 19 Januari 2026

Realisasi Investasi Jatim Tembus Rp 147,7 Triliun Sepanjang Tahun 2025

Senin, 19 Januari 2026

Khofifah Hadiri Rakernas IKA UNAIR 2025–2030

Minggu, 18 Januari 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In