SURABAYATODAY.ID, SURABAYA – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi melaunching Pesona Laser Air Mancur Jembatan Suroboyo yang ada di pesisir pantai Kenjeran, Minggu (29/12). Pasona Laser Air Mancur menghadirkan pertunjukan yang memukau dengan teknologi video mapping. Menampilkan gambar dan video di atas pancaran air mancur.
Dengan perpaduan antara seni, teknologi, dan budaya lokal, pertunjukan ini tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga menjadi media untuk memperkenalkan keindahan dan nilai-nilai Kota Surabaya.
Pada saat malam tahun baru nanti, Pesona Laser Air Mancur akan dinyalakan. Pemkot Surabaya juga akan menghadirkan pertunjukan musik, hingga lapak-lapak UMKM di Jembatan Suroboyo. “Akan ada cerita baru mungkin di Pesona Laser Air Mancur, yang pasti tempat ini akan kita jadikan tempat yang ramai. Terakhir jam 00.00 WIB akan ada kembang api,” ujar Eri Cahyadi
Ke depan, Pesona Laser Air Mancur ini akan dinyalakan setiap hari. Namun hanya sekali untuk jam pertunjukannya. Sedangkan di akhir pekan, pada Sabtu bisa tiga kali jam pertunjukannya, pukul 18.00 , 20.00 dan 22.00 WIB. Kepastian jam pertunjukkan ini masih dibahas kembali.
Kepala Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Kota Surabaya, Syamsul Hariadi mengatakan, yang spesial dari Jembatan Suroboyo adalah adanya Air Mancur Menari. Karena banyak yang membuat inovasi serupa, DSDABM Surabaya berupaya memperindah dan menyempurnakan Air Mancur Menari dengan hadirnya atraksi Pesona Laser Air Mancur.
“Air mancur bukan hanya menari, tetapi juga bisa bercerita. Pembangunan Pesona Laser Air Mancur, selain meningkatkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif, juga menjadi tempat berkumpulnya masyarakat,” kata Syamsul.
Ia berharap, keberadaan Pesona Laser Air Mancur bisa memberikan kontribusi positif dalam aspek lingkungan dan keberlanjutan Kota Surabaya. Sehingga Surabaya bukan hanya menjadi kota yang nyaman untuk ditinggali, tetapi juga ramah lingkungan.
“Sehingga di ujung tahun, Pesona Laser Air Mancur bisa dinikmati oleh semua warga Kota Surabaya. Mari kita jaga fasilitas ini agar bisa memberikan manfaat, dan bisa menjadi salah satu ikon kebanggan Kota Surabaya,” pungkasnya. (ST01)





