• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Minggu, 8 Maret 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Daerah

Tingkatkan Akurasi Data Spasial, ITS Luncurkan Low-Cost GNSS Receiver

by Redaksi
Kamis, 26 Desember 2024
Anggota tim riset ITS Miko Cahya Laksmana ST (kiri) saat mengembangkan produk Low-cost GNSS Receiver.

Anggota tim riset ITS Miko Cahya Laksmana ST (kiri) saat mengembangkan produk Low-cost GNSS Receiver.

SURABAYATODAY.ID, SURABAYA – Dalam upaya mendukung efisiensi pengelolaan data spasial, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) meluncurkan inovasi di bidang teknologi Global Navigation Satellite System (GNSS), yakni Low-Cost GNSS Receiver. Inovasi bernama Smart Geo PD ITS ini dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) di seluruh Indonesia.

Ketua Tim Peneliti Prof Mokhamad Nur Cahyadi ST MSc PhD menjelaskan bahwa selama ini PDAM sering menghadapi kesulitan dalam mengelola data spasial terkait lokasi meteran air pelanggan. Hal ini disebabkan oleh penggunaan perangkat GNSS yang berakurasi rendah dan memiliki harga mahal.

“Kesalahan dalam mendata dapat memengaruhi kualitas pelayanan kepada masyarakat,” jelas dosen yang biasa disapa Nur ini.

Mengatasi hal tersebut, Low-Cost GNSS Receiver ini hadir sebagai solusi untuk mengatasi masalah ketidakakuratan data spasial. Dengan harga yang terjangkau dan memiliki tingkat kesalahan di bawah satu meter, inovasi ini mampu meningkatkan efisiensi operasional PDAM. “Efisiensi dapat diraih dengan memanfaatkan geotagging yang terintegrasi teknologi GNSS,” ujarnya.

BACA JUGA:  Eri Cahyadi Dorong Mahasiswa Jadi Agen Perubahan

Laki-laki kelahiran 1981 ini menjelaskan bahwa Smart Geo PD ITS digunakan untuk memberikan geotagging (tanda koordinat) pada setiap aset. Dari data yang diperoleh kemudian diolah dalam sistem manajemen PDAM. Dengan data koordinat ini, petugas PDAM dapat memantau kondisi aset, merencanakan pemeliharaan, dan memastikan kelancaran distribusi air bersih.

Lebih lanjut, dosen Departemen Teknik Geomatika ITS ini memaparkan, Smart Geo PD ITS ini memiliki desain minimalis dan ringan sehingga memudahkan pegawai PDAM dalam membawa dan mengoperasikannya. Selain itu, perangkat ini dirancang tanpa kabel dan dilengkapi dengan baterai yang dapat diisi ulang. “Alat ini dapat terhubung dengan ponsel melalui koneksi bluetooth,” paparnya.

Tidak hanya mendata lokasi aset air pelanggan, Smart Geo PD ITS ini juga dapat mendata aset manajemen PDAM yang lain. Aset-aset tersebut meliputi jaringan perpipaan, lokasi rumah pompa, jembatan pipa, chamber, katup (valve), hingga sistem perlindungan katodik.

BACA JUGA:  Rehabilitasi Pasien Stroke Lewat Pemantauan Sinyal Listrik Otak

“Dengan teknologi ini PDAM dapat bekerja lebih efisien, akurat, dan responsif terhadap kebutuhan pelanggan,” ungkapnya.

Nur menjelaskan bahwa pengembangan inovasi ini dihadapkan pada beberapa kendala, seperti pada perangkat lunak dan konektivitas jaringan. Hal tersebut dikarenakan program yang digunakan pada inovasi ini bersifat open-source. Oleh sebab itu, tim peneliti ITS ini harus melakukan penyesuaian dan pengembangan sendiri untuk memastikan alat berfungsi dengan baik.

Ia menyampaikan bahwa inovasi yang dirancang timnya tersebut memiliki Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) sebesar 28 persen. Angka tersebut dicapai berkat penggunaan bahan produksi dalam negeri pada hampir seluruh komponen kecuali pada modul utamanya. “Hal ini membuat harga jual lebih ekonomis tanpa mengurangi tingkat akurasinya,” tuturnya.

BACA JUGA:  Indeks Kualitas Kebijakan Pemprov Jatim Dinobatkan Unggul dalam Ajang LAN Award 2025

Nur juga menjelaskan bahwa dalam proses pengembangan, timnya bekerja sama dengan PDAM Surya Sembada Kota Surabaya dan NCGeotech, sebuah unit bisnis dari PT ITS Tekno Sains. Saat ini, PDAM Surya Sembada Kota Surabaya telah menggunakan beberapa unit Low-Cost GNSS Receiver dalam operasionalnya. “Ini merupakan langkah awal kami sebelum mendistribusikan alat ini ke seluruh PDAM di Indonesia,” ujarnya.

Sebagai informasi, inovasi ini juga merupakan bagian dari program Higher Education for Technology and Innovation (HETI) yang didukung oleh Asian Development Bank (ADB) melalui skema Entrepreneurship. Koordinator Riset dan Inovasi HETI-ADB Dr Latifah Nurahmi ST MSc menyampaikan harapannya agar alat ini dapat memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan industri Indonesia. (ST05)

Tags: Akurasi DataITSLow-Cost GNSS Receiver
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Rapat koordinasi bersama Kementerian Agama (Kemenag) Kota Surabaya dan seluruh Lembaga Amil Zakat (LAZ) se-Kota Surabaya di ruang sidang wali kota,.

Kemenag dan LAZ, Pemkot Surabaya Perkuat Sinkronisasi Data Penyaluran Zakat

Sabtu, 7 Maret 2026

Gubernur Khofifah Serahkan Truk Hasil Normalisasi Dimensi, Optimis Percepat Terwujudnya Zero ODOL 2027 di Jatim

Sabtu, 7 Maret 2026

Gubernur Khofifah Dampingi Wapres Gibran Tinjau Pasar Gelondong Gede Tuban, Pastikan Stok Bahan Pokok Aman

Sabtu, 7 Maret 2026

Sapa Bansos Amaliyah Ramadan ke-10, Gubernur Khofifah Salurkan Bantuan Rp8,35 Miliar untuk Perkuat Perlindungan Sosial dan Kemandirian Ekonomi Masyarakat Tuban

Jumat, 6 Maret 2026

Berita Terkini

Rapat koordinasi bersama Kementerian Agama (Kemenag) Kota Surabaya dan seluruh Lembaga Amil Zakat (LAZ) se-Kota Surabaya di ruang sidang wali kota,.

Kemenag dan LAZ, Pemkot Surabaya Perkuat Sinkronisasi Data Penyaluran Zakat

Sabtu, 7 Maret 2026

Gubernur Khofifah Serahkan Truk Hasil Normalisasi Dimensi, Optimis Percepat Terwujudnya Zero ODOL 2027 di Jatim

Sabtu, 7 Maret 2026

Gubernur Khofifah Dampingi Wapres Gibran Tinjau Pasar Gelondong Gede Tuban, Pastikan Stok Bahan Pokok Aman

Sabtu, 7 Maret 2026
Anggota Komisi B DPRD Surabaya, Baktiono

Komisi B DPRD Surabaya Dukung Satpol PP Tindak Tegas RHU Bandel Jual Mihol Saat Ramadan

Jumat, 6 Maret 2026

Sapa Bansos Amaliyah Ramadan ke-10, Gubernur Khofifah Salurkan Bantuan Rp8,35 Miliar untuk Perkuat Perlindungan Sosial dan Kemandirian Ekonomi Masyarakat Tuban

Jumat, 6 Maret 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In