• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Rabu, 21 Januari 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Daerah

Pj Gubernur Jatim Dampingi Mensos Tinjau Banjir di Jombang dan Mojokerto

by Redaksi
Sabtu, 14 Desember 2024

SURABAYATODAY.ID, JOMBANG – Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Timur Adhy Karyono mendampingi Menteri Sosial (Mensos) RI Saifullah Yusuf atau Gus Ipul meninjau lokasi bencana banjir dan posko pengungsian yang berada di Kabupaten Jombang dan Mojokerto, Sabtu (14/12). Hujan lebat dengan intensitas tinggi selama berhari-hari yang mengguyur kedua daerah tersebut. Hal ini mengakibatkan terjadinya debit air sungai naik. Sehingga meluap ke pemukiman warga dengan ketinggian 1 meter yang berada di wilayah Kecamatan Kesamben Kabupaten Jombang dan Kecamatan Sooko Kabupaten Mojokerto.

Untuk yang di wilayah Kecamatan Kesamben Kabupaten Jombang, terdapat beberapa titik yang terdampak banjir, diantaranya Dusun Kedungmacan Desa Kedung Betik, Dusun Kampungturi dan Dusun Sambigelar Kecamatan Pojok Kulon, lalu Dusun Sapon Desa Jombatan, Dusun Beluk Desa Jombok dan Dusun Kedondong Desa Blimbing.

Bencana banjir di wilayah Jombang ini juga menyebabkan 400 unit rumah  dengan jumlah 535 KK terdampak. Akses jalan tidak bisa dilewati, serta area persawahan masyarakat yang tergenang air.

Sedangkan di wilayah Kabupaten Mojokerto wilayah yang terdampak berada beberapa titik di Kecamatan Sooko, yaitu Dusun Tempuran dan Dusun Bekucuk yang berada di Desa Tempuran, lalu Dusun Pendowo, Dusun Sanggrahan dan Dusun Sidonganti yang kesemuanya berada di wilayah Desa Ngingasrembyong.

BACA JUGA:  Pemkot Surabaya Bangun Tanggul dan Tinggikan Jalan Tengger Raya

Dari banjir ini total rumah yang terdampak sebanyak 867 unit dengan jumlah KK sebanyak 200 KK, selain itu juga ada 4 unit fasum tidak bisa digunakan karena genangan air.

Dalam kesempatan itu, Pj Gubernur Adhy mengatakan, semua tim gabungan dari BPBD, BBWS, Dinas PU Sumber Daya Air dan Dinas Sosial baik Provinsi maupun Kabupaten sedang bekerja keras dalam mempercepat dan mengoptimalkan proses penyedotan debit air yang meluap ke pemukiman warga akibat hujan deras yang mengguyur di kedua daerah tersebut agar sesegera mungkin surut.

“Untuk sementara tiga mesin pompa sedang kita optimalkan untuk menormalisasi debit air di pemukiman warga agar segera surut. Alhamdulillah ini sudah mulai surut. Nanti kita siapkan Ampibi Ponton untuk mempercepat penyurutan genangan air. Kita juga akan cek terkait dengan pengerukan-pengerukan supaya aliran air bisa mengalir dengan cepat,” ungkapnya.

“Tadi banyak sekali enceng gondok dan sudah diambil semua, tinggal di normalisasi dari ujung, karena debit airnya sangat banyak  dan itu sudah mulai dangkal, dari BBWS juga udah masuk excavatornya, kita akan sama-sama menyelesaikan itu,” imbuhnya.

BACA JUGA:  Jatim Pererat Kerjasama dengan LUMC Belanda, Fokus Tingkatkan Layanan Transplantasi Ginjal di RSUD dr Soetomo

Usai menyisir lokasi banjir, Adhy bersama Mensos juga melihat langsung kondisi warga yang berada di lokasi pengungsian. Untuk lokasi pengungsian warga terdampak banjir di Kabupaten Jombang berada di 3 titik yaitu balai desa Jomblok dengan jumlah pengungsi sejumlah 75 jiwa, balai desa Blimbing sebanyak 115 jiwa dan balai dusun Plosorejo sebanyak 29 pengungsi.

Sedangkan di wilayah Kabupaten Mojokerto, terdapat 9 lokasi pengungsian dengan jumlah total pengungsi sebanyak 406 jiwa. Pj Gubernur Adhy Adhy pun memastikan bahwa seluruh kebutuhan dasar para pengungsi di kedua daerah terdampak banjir tersebut akan terpenuhi selama di tempat pengungsian.

Sementara itu, Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf mengatakan bahwa kehadiran jajarannya ingin memastikan bahwa segala kebutuhan warga terdampak banjir terpenuhi dengan baik, ia juga menyampaikan apresiasi terhadap kepedulian masyarakat sekitar dalam memberikan dukungan dan bantuan kepada warga yang terkena musibah bencana banjir.

“Pada kesempatan ini kami memberi dukungan kepada para pengungsi atau warga yang terdampak atas banjir beberapa hari ini, saya melihat sisi positif dari masa kedaruratan ini yakni partisipasi masyarakat yang cukup tinggi, mulai dari dukungan keuangan, barang dan makanan selain dari bantuan pemerintah,” tuturnya.

BACA JUGA:  Pj Gubernur Jatim Apresiasi Pekan Batik Daerah di Bojonegoro

Lebih lanjut, Gus Ipul mengatakan bahwa masa kedaruratan bencana yang mempunyai keterbatasan waktu nantinya akan diikuti dengan masa rehabilitasi. Oleh karenanya, pihaknya akan berkoordinasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) selalu leading sektor proses rehabilitasi dibantu dengan pemerintah daerah.

Selain itu, dirinya juga mengajak kepada seluruh masyarakat untuk terus waspada dan mencari informasi terkait perkiraan cuaca yang resmi dikeluarkan oleh pemerintah.

“Masa rehabilitasi ini sesungguhnya adalah masalah yang paling berat, pasti ada rumah yang rusak, baik rusak berat maupun rusak sedang. Pemerintah punya skema dalam menangani masalah rehabilitasi ini, biasanya dilakukan oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk yang memimpin rehabilitasi,” katanya.

“Saya juga mengajak kepada masyarakat untuk waspada, kita sudah mendengarkan penjelasan BMKG akan ada curah hujan tinggi hingga Februari akan datang disertai angin kencang, saya mengajak untuk membiasakan diri update cuaca lewat penjelasan resmi pemerintah, sehingga kita bisa mengantisipasi segala sesuatunya,” pungkasnya. (ST02)

Tags: Adhy KaryonoBanjirMensosPj Gubernur Jatim
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Foto bersama di sela forum ASEAN University Network/Southeast Asia Engineering Education Development Network (AUN/SEED-Net) Steering Committee Meeting 2026.

Perkuat Kolaborasi Riset ASEAN – Jepang, ITS Pimpin Sidang AUN/SEED-Net 2026

Rabu, 21 Januari 2026
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa

2.600 Tenaga Pendidik se Jatim Ikuti Sosialisasi Program Pengelolaan Talenta Digital Nasional,

Selasa, 20 Januari 2026

ITS Dukung Kontribusi Sains dalam Konsorsium Rehabilitasi Pascabencana

Selasa, 20 Januari 2026

Gubernur Khofifah Gelar Pasar Murah di Sumbersari Jember, Wujud Komitmen Kendalikan Harga Bahan Pokok dan Jaga Daya Beli Masyarakat

Selasa, 20 Januari 2026

Berita Terkini

Foto bersama di sela forum ASEAN University Network/Southeast Asia Engineering Education Development Network (AUN/SEED-Net) Steering Committee Meeting 2026.

Perkuat Kolaborasi Riset ASEAN – Jepang, ITS Pimpin Sidang AUN/SEED-Net 2026

Rabu, 21 Januari 2026
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa

2.600 Tenaga Pendidik se Jatim Ikuti Sosialisasi Program Pengelolaan Talenta Digital Nasional,

Selasa, 20 Januari 2026

ITS Dukung Kontribusi Sains dalam Konsorsium Rehabilitasi Pascabencana

Selasa, 20 Januari 2026

Gubernur Khofifah Gelar Pasar Murah di Sumbersari Jember, Wujud Komitmen Kendalikan Harga Bahan Pokok dan Jaga Daya Beli Masyarakat

Selasa, 20 Januari 2026

Sekdaprov Adhy Terima Audiensi Bersama Trajectory Co., Ltd. dan Chiba Institute Of Science

Selasa, 20 Januari 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In