• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Kamis, 22 Januari 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Daerah

Rumah Bersama Kecamatan Berperan Bangun Perekonomian Desa di Jawa Timur

by Redaksi
Selasa, 10 Desember 2024
Plh Sekdaprov Jatim Benny Sampirwanto. dalam acara Rapat Pembinaan Kecamatan di hedung BPSDM Jatim.

Plh Sekdaprov Jatim Benny Sampirwanto. dalam acara Rapat Pembinaan Kecamatan di hedung BPSDM Jatim.

SURABAYATODAY.ID, SURABAYA – Hadirnya rumah bersama kecamatan tidak sekadar memperkuat sinergitas di sektor pelayanan, tetapi memiliki peran membangun perekonomian desa di Jawa Timur dalam rangka mewujudkan pertumbuhan dan pemerataan ekonomi. Hal ini akan berdampak untuk menurunkan kemiskinan di wilayahnya masing-masing.

“Rumah bersama kecamatan menjadi strategi baru pemerintah untuk memperkuat collaborative governance kecamatan bersama pihak terkait dalam pembangunan ekonomi dan penurunan kemiskinan serta mampu menurunkan kemiskinan menuju masyarakat sejahtera,” kata Plh Sekdaprov Jatim Benny Sampirwanto.

Hal tersebut disampaikannya dalam acara Rapat Pembinaan Kecamatan di Gedung BPSDM Jatim, Selasa (10/12). Menurut Benny, agar pertumbuhan dan pemerataan ekonomi dari desa berjalan dengan baik, pihak kecamatan harus berinovasi. Disebutkan Beni, sudah ada kecamatan yang memiliki inovasi unggulan menjadi top finalis 2024, yakni kampung wisata tematik wetan Wonderland, pasar kue subuh domasa, Pungging zero ATS, lapak kelurahan sekoci, bang tajib dan BPJS bangkit.

BACA JUGA:  Hadiri Lepas Sambut Pangdam V/Brawijaya, Wagub Emil: Sinergi Jadi Faktor Penting Kebangkitan Jatim

“Kami berharap bupati /wali kota dan perangkat daerah Provinsi Jatim mendukung inovasi kecamatan sehingga terus bertransformasi di tahun-tahun mendatang,” ungkapnya.

Meski begitu, hadirnya rumah bersama kecamatan di Provinsi Jawa Timur belum merata. Hingga tahun 2024, hanya ada 2 Kabupaten, yakni Malang dan Lumajang yang menjadi fokus program penguatan pemerintah dan pembangunan desa (P3PD).

“Kondisi kecamatan di Kabupaten / Kota lainnya belum terlembaga meskipun secara praktel substansi kegiatan rumah bersama telah dilaksanakan,” sebut Benny.

Beragam inovasi yang sudah dan akan dilakukan secara masif, kata Benny, berdampak menurunkan kemiskinan di wilayahnya masing-masing. Apalagi, kerja keras camat menurunkan angka kemiskinan di Jatim masif dilakukan.

BACA JUGA:  Wagub Emil Hadiri Haul Akbar ke-23 KH M Damnhuri Romly di Ponpes Zainul Hasan Genggong

“Per Maret 2024, angka kemiskinan di Jatim berhasil menyentuh 1 digit di angka 9,79 persen. Sama halnya untuk kemiskinan ekstrem epr Maret 2024 turun signifikan di angka 0,66 persen,” tuturnya.

Ke depan, Benny menambahkan masih sangat dibutuhkan kolaborasi dan sinergitas yang kuat antar tingkatan di Provinsi Jatim, termasuk dengan kecamatan. Sehingga per akhir Desember 2024 tercapai target kemiskinan 0 persen.

Hal ini, lanjutnya, sesuai dengan Permendagri nomor 53 tahun 2020. Yang mana kecamatan dapat membentuk TKPKK dalam melakukan koordinasi kebijakan, perencanaan, pelaksanaan dan pemantauan pelaksanaan penanggulangan kemiskinan tingkat kecamatan.

“Selain itu, dapat membangun kemitraan dengan organisasi masyarakat dan dunia usaha dalam upaya percepatan penurunan angka kemiskinan di wilayah,” jelasnya.

BACA JUGA:  Pemprov Jatim Raih Dua Penghargaan di Puncak Peringatan Hari Kearsipan ke-53 Tahun 2024

Sementara itu, Plh Dirjen Bina Adm. Kewilayahan Kemendagri RI Amran mengatakan, tingkat Provinsi (gubernur) memiliki peran strategis mendukung program prioritas antara pusat dengan pemerintah daerah untuk diawasi dan diselaraskan.

“Pada prinsipnya, peran kecamatan memiliki fungsi strategis untuk mendukung provinsi Jatim,” ujarnya.

Sebagai wujud apresiasi, Amran menambahkan pemerintah memberikan penghargaan kepada camat melalui nilai indikator nilai yang selaras dengan prakteknya.

“Kami berharap menjadi contoh bagi daerah lain dan akan menyampaikan apa saja yang bisa dicontoh dari Jawa Timur,” tuturnya.

“Penghargaan juga mendorong kinerja para camat lebih baik karena pekerjaan camat tidak mudah,” imbuhnya. (ST02)

Tags: KemendagriPemprov JatimPerekonomian DesaRumah Bersama Kecamatan
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Founders Bootcamp 2026 akan berlangsung pada 23 Januari 2026 di Balai Pemuda Surabaya.

Founders Bootcamp 2026 Segera Hadir di Surabaya, Ajak Calon Founder Siapkan Diri Sebelum Bangun Usaha

Rabu, 21 Januari 2026
Konferensi pers tentang terkait mekanisme pencairan upah bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja Paruh Waktu di Pemkot Surabaya.

Patuh Regulasi Pusat, Pengupahan PPPK-PW Pemkot Surabaya Ikuti KepmenPAN-RB dan SE Kemendagri

Rabu, 21 Januari 2026
Gubernur Khofifah Indar Parawansa saat menerima silaturrahmi jajaran PWNU Jawa Timur di Gedung Negara Grahadi, Surabaya.

Gubernur Khofifah Dukung PWNU Jatim Gelar Mujahadah Kubro 1 Abad NU di Malang

Rabu, 21 Januari 2026

Pariwisata Surabaya Tumbuh Positif, Kunjungan Wisatawan Tembus 25,4 Juta Sepanjang 2025

Rabu, 21 Januari 2026

Berita Terkini

Founders Bootcamp 2026 akan berlangsung pada 23 Januari 2026 di Balai Pemuda Surabaya.

Founders Bootcamp 2026 Segera Hadir di Surabaya, Ajak Calon Founder Siapkan Diri Sebelum Bangun Usaha

Rabu, 21 Januari 2026
Konferensi pers tentang terkait mekanisme pencairan upah bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja Paruh Waktu di Pemkot Surabaya.

Patuh Regulasi Pusat, Pengupahan PPPK-PW Pemkot Surabaya Ikuti KepmenPAN-RB dan SE Kemendagri

Rabu, 21 Januari 2026
Gubernur Khofifah Indar Parawansa saat menerima silaturrahmi jajaran PWNU Jawa Timur di Gedung Negara Grahadi, Surabaya.

Gubernur Khofifah Dukung PWNU Jatim Gelar Mujahadah Kubro 1 Abad NU di Malang

Rabu, 21 Januari 2026

Pariwisata Surabaya Tumbuh Positif, Kunjungan Wisatawan Tembus 25,4 Juta Sepanjang 2025

Rabu, 21 Januari 2026

BRIDA Surabaya Luncurkan SI EPID, Perkuat Tata Kelola Inovasi Menuju World Class Smart City

Rabu, 21 Januari 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In