• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, 14 Maret 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Daerah

Dorong Ekonomi Kreatif, Surabaya Integrasikan Program Padat Karya dengan Kampung Unggulan

by Redaksi
Minggu, 8 Desember 2024

SURABAYATODAY.ID, SURABAYA – Pemkot Surabaya terus mengembangkan Program Padat Karya sebagai upaya strategis untuk mengentaskan kemiskinan dan pengangguran. Salah satu inovasi terbaru adalah Pemkot Surabaya berencana mengintegrasikan Program Padat Karya dengan kampung unggulan.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyampaikan bahwa kolaborasi tersebut diambil untuk memperkuat dan memastikan Program Padat Karya semakin berkelanjutan. “Kami berencana mengintegrasikan Padat Karya dengan kampung unggulan agar usaha yang dijalankan semakin berkelanjutan dan mampu memberikan dampak yang lebih luas,” katanya, Minggu (8/12).

Untuk memastikan efektivitas program, Eri mengungkapkan bahwa Pemkot Surabaya juga melakukan pemantauan dan evaluasi secara berkala. Laporan yang disusun oleh kecamatan dan Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam, menjadi dasar pengambilan keputusan terkait tindak lanjut program.

BACA JUGA:  Dukung Program Makan Bergizi Gratis, Pemkot-DPRD Surabaya Siapkan Anggaran Rp 1 Triliun

“Setiap koordinator dalam tim program Padat Karya wajib melaporkan hasil pelaksanaan tugas kepada ketua tim. Hal ini memastikan pengambilan keputusan yang tepat dan program tetap berjalan sesuai sasaran,” ujarnya.

Data Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian, dan Pengembangan (Bappedalitbang) Kota Surabaya mencatat, usaha padat karya yang telah berjalan berdasarkan pemantauan dan evaluasi per triwulan ke-3 tahun 2024 sebanyak 102 lokasi.

Lokasi-lokasi tersebut mencakup berbagai jenis usaha. Seperti sablon, jahit, laundry, kafe, cuci kendaraan, produksi sabun, paving, u-ditch, wahana wisata, budidaya pertanian, peternakan dan perikanan, produksi slipper, APAR, kuliner, stan makan minuman, servis AC, rumah batik, budidaya maggot, cuci sepatu hingga bengkel.

BACA JUGA:  Surabaya Incar Predikat Kota Sehat 2023

Kepala Bappedalitbang Kota Surabaya, Irvan Wahyudradjat mengungkapkan bahwa salah satu tantangan utama dalam pelaksanaan Program Padat Karya adalah pergantian anggota kelompok usaha keluarga miskin karena mendapatkan pekerjaan lain yang lebih baik.

Meski demikian, Pemkot Surabaya tetap berupaya menjaga keberlanjutan usaha dengan mendorong etos kerja yang baik dan memperluas pemasaran produk melalui berbagai media. “Pemasaran yang lebih luas akan membuat usaha berkembang lebih optimal. Ini penting untuk mendukung keberlangsungan operasional usaha padat karya,” kata Irvan.

Program Padat Karya yang digeber Pemkot Surabaya pada akhir tahun 2021 telah berdampak signifikan terhadap peningkatan roda perekonomian masyarakat. Misalnya, omzet melalui padat karya e-Peken sejak diluncurkan pada 2021 hingga 2024 mencapai sekitar Rp 151,5 miliar. Selain itu, omzet Rumah Padat Karya paving dan geprek per orang juga mencapai sekitar Rp 5-7 juta per bulan.

BACA JUGA:  Peduli Bencana, Pemkot Surabaya Kirim Bantuan ke Kabupaten Probolinggo

Meski begitu, Irvan menekankan pentingnya kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan sesuai prinsip hexahelix yang dijalankan Pemkot Surabaya. Dukungan dari akademisi, media dan pelaku usaha atau industri sangat diperlukan untuk menunjang keberhasilan program.

“Kolaborasi ini mencakup bantuan permodalan, akses keuangan hingga pengembangan kapasitas usaha. Dengan demikian, Program Padat Karya dapat lebih optimal menyerap tenaga kerja dan mengentaskan kemiskinan,” tuturnya. (ST01)

Tags: Ekonomi KreatifKampung UnggulanPadat KaryaPemkot Surabaya
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi

PPPK Paruh Waktu Surabaya Dapat THR Separo Gaji

Jumat, 13 Maret 2026

Warga Diimbau Cek Listrik dan Lepas Tabung LPG Sebelum Mudik

Jumat, 13 Maret 2026

Pemkot Surabaya bersama Yayasan Harapan Tama Bersinergi Bagikan 1.000 Peket Sembako

Jumat, 13 Maret 2026

Hadapi Arus Mudik Lebaran 2026, Pemkot Surabaya Perkuat Kesiapsiagaan dan Layanan Publik

Jumat, 13 Maret 2026

Berita Terkini

Gubernur Khofifah Berbagi Kebahagiaan dan Ajak 95 Murid Berkebutuhan Khusus di Madiun Belanja Kebutuhan Lebaran

Jumat, 13 Maret 2026
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi

PPPK Paruh Waktu Surabaya Dapat THR Separo Gaji

Jumat, 13 Maret 2026

Warga Diimbau Cek Listrik dan Lepas Tabung LPG Sebelum Mudik

Jumat, 13 Maret 2026

Pemkot Surabaya bersama Yayasan Harapan Tama Bersinergi Bagikan 1.000 Peket Sembako

Jumat, 13 Maret 2026

Hadapi Arus Mudik Lebaran 2026, Pemkot Surabaya Perkuat Kesiapsiagaan dan Layanan Publik

Jumat, 13 Maret 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In