• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Minggu, 8 Maret 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Daerah

Mahasiswa ITS Tingkatkan Kualitas Maggot Melalui Pakan Biofeed dan IoT

by Redaksi
Senin, 25 November 2024

SURABAYATODAY.ID, SURABAYA – Untuk tingkatkan kualitas maggot, tim mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) inovasikan metode untuk meningkatkan mutu larva Black Soldier Fly (BSF) melalui pakan biofeed modified microbe dan alat pemantau lingkungan kandang. Digunakannya sistem Internet of Things (IoT) dalam alat turut mengambil peran dalam memperbanyak hasil panen maggot.

Ketua tim penelitian Istighfaroh Rima Nafiullatif mengungkapkan bahwa inovasi tersebut bertujuan untuk meningkatkan mutu produksi maggot yang dilakukan di Istana Maggot Surabaya melalui efisiensi nutrisi pakan dan lingkungan kandang. Dengan diterapkannya aspek tersebut, mutu dari maggot naik secara signifikan. Hal itu terbukti dari bertambahnya beberapa aspek, seperti pada bobot maggot yang meningkat 42,35 persen, panjang bertambah 25,68 persen, dan kadar protein naik 39,06 persen.

Biofeed modified microbes merupakan inovasi pakan yang dicetuskan dari tim ini. Konsorsium bakteri digunakan dalam pakan tersebut sebagai agen dalam meningkatkan nilai nutrisi dalam maggot. Komunitas simbiosis bakteri itu terbukti dapat melakukan fermentasi limbah organik secara efektif dengan memecah molekul selulosa di dalamnya. “Mereka akan menghidrolisis selulosa sehingga maggot dapat mencerna pakan lebih efisien,” paparnya.

BACA JUGA:  Kendalikan Gratifikasi, Bojonegoro Raih Penghargaan dari KPK

Mahasiswi Departemen Biologi ITS tersebut juga menerangkan, mudahnya kultivasi konsorsium bakteri menambah rentetan keunggulan pakan ini. Dengan aktivator seperti limbah nanas dan air kelapa, mikroba fermentor dapat memperbanyak diri dan dapat dilipatgandakan secara terus menerus. Ia menambahkan, nanas mengandung enzim bromelin yang dapat meningkatkan protein, sedangkan air kelapa digunakan sebagai sumber nitrogen untuk pertumbuhan bakteri.

Kultivar tersebut akan dibiakkan selama tiga hari, kemudian digabungkan bersama sampah organik yang telah dicacah dalam gentong tertutup. Proses pengolahan pakan seperti ini dapat meningkatkan kualitas dari maggot dengan mengecilkan ukuran substrat limbah organik. Dengan itu, maggot dapat mencerna molekul lebih mudah dan menyerap lebih banyak nutrisi. “Molekul besar memperlambat pencernaan, membuat penyerapan nutrisi menjadi sulit dan lama,” ungkapnya.

BACA JUGA:  Sekdaprov Jatim Lantik 92 Pejabat Tinggi Pratama, Pejabat Administrator dan Pejabat Pengawas SOTK Baru Pemprov Jatim

Selain melalui pakan biofeed modified microbes, lanjutnya, peningkatan mutu juga dilakukan dengan memonitoring siklus hidup maggot dengan memberikan aspek lingkungan yang cocok untuk proses perbanyakannya. Dengan demikian, produktivitas kawin serta reproduksi dapat didorong melalui penyediaan kondisi lingkungan yang cocok. Dengan bantuan sensor dan sistem IoT, pemenuhan suhu dan kelembaban dapat secara otomatis diatur menyesuaikan kebutuhan kandang.

Keoptimalan lingkungan merupakan aspek penting yang juga perlu diperhatikan. Dalam kandang tersebut terpasang komponen seperti sensor DHT22, mist maker, pendingin, serta lampu yang secara bersamaan berintegrasi mengatur suhu serta kelembaban lingkungan kandang. “Pada saat suhu naik, mist maker serta pendingin akan aktif dan secara otomatis akan menaikkan kelembaban dan menurunkan suhu,” jelas gadis yang sering disapa Faroh ini.

BACA JUGA:  ITS Rancang Dandang Lontong Berteknologi, Sekali Produksi Bisa Sampai 600 Lontong, Matang Juga Lebih Cepat

Dengan bantuan sistem IoT, lingkungan maggot dapat dilihat dan diatur secara jarak jauh melalui aplikasi pada ponsel. Selain secara otomatis, mitra juga dapat mengoptimalkan suhu dan kelembaban tersebut secara manual dengan mengaktifkan komponen-komponen melalui satu klik. Adanya hal ini membuat proses controlling dan monitoring kandang dapat berjalan dengan baik, sehingga produktivitas maggot BSF dapat ditingkatkan.

Berkat dedikasi penuh dari seluruh anggota tim yang dipandu oleh dosen dari Departemen Biologi ITS Dr Techn Endry Nugroho Prasetyo SSi MT, peningkatan mutu maggot BSF dapat dilaksanakan dan dicapai dengan hasil yang memuaskan. Kelompok Program Kreativitas Mahasiswa – Penerapan Iptek (PKM-PI) ITS tersebut juga telah sukses meraih juara II pada kategori Poster di Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (Pimnas) ke-7 tahun 2024, beberapa waktu lalu. (ST05)

Tags: IoTITSMaggotPakan Biofeed
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Rapat koordinasi bersama Kementerian Agama (Kemenag) Kota Surabaya dan seluruh Lembaga Amil Zakat (LAZ) se-Kota Surabaya di ruang sidang wali kota,.

Kemenag dan LAZ, Pemkot Surabaya Perkuat Sinkronisasi Data Penyaluran Zakat

Sabtu, 7 Maret 2026

Gubernur Khofifah Serahkan Truk Hasil Normalisasi Dimensi, Optimis Percepat Terwujudnya Zero ODOL 2027 di Jatim

Sabtu, 7 Maret 2026

Gubernur Khofifah Dampingi Wapres Gibran Tinjau Pasar Gelondong Gede Tuban, Pastikan Stok Bahan Pokok Aman

Sabtu, 7 Maret 2026

Sapa Bansos Amaliyah Ramadan ke-10, Gubernur Khofifah Salurkan Bantuan Rp8,35 Miliar untuk Perkuat Perlindungan Sosial dan Kemandirian Ekonomi Masyarakat Tuban

Jumat, 6 Maret 2026

Berita Terkini

Rapat koordinasi bersama Kementerian Agama (Kemenag) Kota Surabaya dan seluruh Lembaga Amil Zakat (LAZ) se-Kota Surabaya di ruang sidang wali kota,.

Kemenag dan LAZ, Pemkot Surabaya Perkuat Sinkronisasi Data Penyaluran Zakat

Sabtu, 7 Maret 2026

Gubernur Khofifah Serahkan Truk Hasil Normalisasi Dimensi, Optimis Percepat Terwujudnya Zero ODOL 2027 di Jatim

Sabtu, 7 Maret 2026

Gubernur Khofifah Dampingi Wapres Gibran Tinjau Pasar Gelondong Gede Tuban, Pastikan Stok Bahan Pokok Aman

Sabtu, 7 Maret 2026
Anggota Komisi B DPRD Surabaya, Baktiono

Komisi B DPRD Surabaya Dukung Satpol PP Tindak Tegas RHU Bandel Jual Mihol Saat Ramadan

Jumat, 6 Maret 2026

Sapa Bansos Amaliyah Ramadan ke-10, Gubernur Khofifah Salurkan Bantuan Rp8,35 Miliar untuk Perkuat Perlindungan Sosial dan Kemandirian Ekonomi Masyarakat Tuban

Jumat, 6 Maret 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In