• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Minggu, 8 Maret 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Daerah

Dispendik Surabaya Perkuat Peran Guru untuk Cegah Radikalisme dan Terorisme

by Redaksi
Kamis, 14 November 2024
Kepala Dispendik Surabaya, Yusuf Masruh

Kepala Dispendik Surabaya, Yusuf Masruh

SURABAYATODAY.ID, SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Dinas Pendidikan (Dispendik) terus berupaya memperkuat pencegahan radikalisme dan terorisme, terutama di lingkungan sekolah. Bahkan berbagai upaya tersebut, mendapat dukungan dari Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Jawa Timur.

Kepala Dispendik Surabaya, Yusuf Masruh menegaskan pentingnya peran guru dalam menanamkan nilai-nilai Pancasila kepada siswa. “Harapannya, teman-teman guru dapat menyesuaikan metode pengajaran di sekolah sesuai dengan kondisi terkini,” kata Yusuf di sela kegiatan sosialisasi pencegahan terorisme yang dihelat FKPT Jatim di Graha Sawunggaling gedung Pemkot Surabaya, Rabu (13/11).

Menurutnya, antisipasi radikalisme dan terorisme harus dilakukan sejak dini. Utamanya terkait dengan metode pendekatan terhadap para siswa. Selain itu, metode pembelajaran juga perlu diimprovisasi untuk menjawab tantangan perubahan yang dihadapi oleh generasi muda saat ini. “Tentunya antisipasi mungkin dari kondisi anak-anak, kemudian cara memberikan model pembelajaran seperti apa,” ujar dia.

BACA JUGA:  Kurangi Debu Akibat Proyek Pengaspalan, Jalan Disiram 5 Kali Sehari

Dalam upaya pencegahan radikalisme, Dispendik Surabaya telah memfokuskan pada penguatan kurikulum. Misalnya dengan menyisipkan pesan kebhinekaan dalam mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) maupun Pendidikan Agama.

“Contohnya di PKn atau pelajaran agama. Kan itu bisa di-toleransi kita masuk, (kepedulian) antar sesama,” tutur dia.

Menurut dia, nilai-nilai kebhinekaan sangat penting untuk diintegrasikan dalam materi pembelajaran di sekolah. Pihaknya pun telah meminta para guru SD-SMP agar mengimprovisasi nilai-nilai Pancasila ke dalam kurikulum. “Misalnya, melalui P5 (Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila) yang menekankan pada kebhinekaan global,” jelasnya.

Karena itu, Yusuf memastikan bahwa setiap guru SD dan SMP di Surabaya telah diminta agar menyisipkan nilai-nilai Pancasila dalam setiap pembelajaran.  “InsyaAllah sudah dilakukan, dan dengan adanya pertemuan hari ini, saya akan memperkuat lagi ketika bertemu dengan para guru,” ungkapnya.

BACA JUGA:  Pesta Miras, 38 Orang Diamankan Tim Patroli Asuhan Rembulan

Di kesempatan yang sama, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kota Surabaya, Maria Theresia Ekawati Rahayu menuturkan upaya pencegahan radikalisme dan terorisme tidak hanya terbatas di sektor pendidikan. Menurutnya, sosialisasi juga dilakukan di berbagai tempat ibadah melalui Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB).

“Kami dari Bakesbangpol melakukan sosialisasi kepada pengurus tempat ibadah terkait bahaya radikalisme, dan juga kepada mahasiswa perguruan tinggi,” jelas Yayuk, sapaan lekatnya.

Selain sosialisasi di tempat ibadah dan perguruan tinggi, Pemkot Surabaya juga memberikan perhatian khusus kepada anak-anak korban radikalisme. Melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3A-PPKB), dilakukan pembinaan khusus untuk anak-anak yang terdampak.

BACA JUGA:  Disepakati Ahli Waris, Rumah Kelahiran Bung Karno Jadi Aset Milik Pemkot Surabaya

“Dinas Pendidikan juga memberikan pemahaman kepada siswa dan guru mengenai pencegahan radikalisme dan terorisme,” ujar Yayuk.

Menurut dia, upaya pencegahan radikalisme di Kota Surabaya, dilakukan sejak usia dini. Mulai dari jenjang Sekolah Dasar (SD) hingga perguruan tinggi. “Kami berharap melalui langkah-langkah yang sudah dilakukan ini, kita dapat mencegah terjadinya radikalisme dan terorisme di masa depan,” katanya.

Yayuk mengakui bahwa Surabaya memiliki tantangan tersendiri dalam upaya pencegahan radikalisme dan terorisme. Sebagai kota terbuka yang berada di tengah-tengah Indonesia Timur dan Barat, Surabaya berpotensi terpengaruh oleh berbagai paham radikal, termasuk dari luar negeri.

“arena itu, kita harus bersama-sama melakukan pencegahan terhadap radikalisme dan terorisme di Kota Surabaya,” pungkasnya. (ST01)

Tags: Dispendik SurabayaPemkot SurabayaRadikalismeTerorisme
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Rapat koordinasi bersama Kementerian Agama (Kemenag) Kota Surabaya dan seluruh Lembaga Amil Zakat (LAZ) se-Kota Surabaya di ruang sidang wali kota,.

Kemenag dan LAZ, Pemkot Surabaya Perkuat Sinkronisasi Data Penyaluran Zakat

Sabtu, 7 Maret 2026

Gubernur Khofifah Serahkan Truk Hasil Normalisasi Dimensi, Optimis Percepat Terwujudnya Zero ODOL 2027 di Jatim

Sabtu, 7 Maret 2026

Gubernur Khofifah Dampingi Wapres Gibran Tinjau Pasar Gelondong Gede Tuban, Pastikan Stok Bahan Pokok Aman

Sabtu, 7 Maret 2026

Sapa Bansos Amaliyah Ramadan ke-10, Gubernur Khofifah Salurkan Bantuan Rp8,35 Miliar untuk Perkuat Perlindungan Sosial dan Kemandirian Ekonomi Masyarakat Tuban

Jumat, 6 Maret 2026

Berita Terkini

Rapat koordinasi bersama Kementerian Agama (Kemenag) Kota Surabaya dan seluruh Lembaga Amil Zakat (LAZ) se-Kota Surabaya di ruang sidang wali kota,.

Kemenag dan LAZ, Pemkot Surabaya Perkuat Sinkronisasi Data Penyaluran Zakat

Sabtu, 7 Maret 2026

Gubernur Khofifah Serahkan Truk Hasil Normalisasi Dimensi, Optimis Percepat Terwujudnya Zero ODOL 2027 di Jatim

Sabtu, 7 Maret 2026

Gubernur Khofifah Dampingi Wapres Gibran Tinjau Pasar Gelondong Gede Tuban, Pastikan Stok Bahan Pokok Aman

Sabtu, 7 Maret 2026

Sapa Bansos Amaliyah Ramadan ke-10, Gubernur Khofifah Salurkan Bantuan Rp8,35 Miliar untuk Perkuat Perlindungan Sosial dan Kemandirian Ekonomi Masyarakat Tuban

Jumat, 6 Maret 2026
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi

Wali Kota Eri Cahyadi Minta Kasus Ancaman Oknum Jukir Diproses Secara Hukum

Jumat, 6 Maret 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In