• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Rabu, 21 Januari 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Daerah

Dukung Ekonomi Halal Transparan, ITS Kembangkan Pelacak Sertifikasi Halal

by Redaksi
Selasa, 12 November 2024

SURABAYATODAY.ID, SURABAYA – Kurang meratanya sertifikasi halal pada bisnis makanan khususnya pada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), mendorong tim riset Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) mengembangkan aplikasi Sistem Informasi Augmented Reality Halal (SIAR Halal). Aplikasi ini dapat memudahkan masyarakat dalam mencari, mengulas, dan memvalidasi status halal dari suatu produk atau layanan UMKM sehingga menciptakan lingkungan ekonomi halal yang transparan.

Anggota Tim SIAR Halal ITS Hadziq Fabroyir PhD menjelaskan, aplikasi SIAR Halal hadir dengan dilengkapi fitur dan tampilan yang menarik sekaligus bermanfaat. Hal ini lantaran sistem aplikasi terintegrasi dengan artificial intelligence (AI) dan augmented reality (AR) yang dapat meningkatkan pengalaman pengguna. “Fitur gamifikasi turut menjadikan penggunaan aplikasi semakin interaktif,” imbuhnya.

BACA JUGA:  Inovasi Samsat 4.0 dan Eko-Tren Bawa Jatim Sabet Penghargaan IGA Award Kemendagri 2022 Sebagai Provinsi Terinovatif

Kepala Subdirektorat Aplikasi dan Platform Digital ITS ini menyebutkan bahwa aplikasi dengan tampilan utama layaknya permainan populer Pokemon GO tersebut mendorong kesadaran masyarakat akan informasi kehalalan produk dengan pendekatan yang unik. Dengan gamifikasi, fitur aplikasi dirancang untuk meningkatkan partisipasi pengguna. Salah satunya melalui sistem poin, lencana, hingga tantangan mingguan dan bulanan.

Lebih lanjut, Hadziq memaparkan, aplikasi SIAR Halal menggunakan peta lokasi dengan tampilan seperti permainan daring untuk menunjukan tempat pelaku usaha makanan yang telah tersertifikasi halal. Setelah menemukan tempat makan, pengguna dapat memindai status halal, ringkasan, dan ulasan secara langsung dengan menggunakan kamera ponsel pintar. “Pengguna juga dapat memberikan ulasan kepada tempat pelaku usaha dalam bentuk suara dan gambar,” tambahnya.

BACA JUGA:  Pemkot Surabaya, KPU dan Bawaslu Mulai Tertibkan APK

Dosen Departemen Teknik Informatika ITS tersebut mengungkapkan, fitur-fitur aplikasi SIAR Halal berjalan dengan teknologi AI dan AR, di mana AI digunakan untuk mengolah dan menganalisis data lokasi serta ulasan dari tempat makan dan UMKM. Selain itu, fitur AI juga memberikan rekomendasi produk berdasarkan preferensi pengguna. Sedangkan AR bersama visual positioning system (VPS) digunakan untuk memvalidasi lokasi konsumen dan menghadirkan animasi tampilan sertifikasi halal.

Di sisi lain, aplikasi yang diinisiasi oleh tim yang diketuai oleh Prof Nur Aini Rakhmawati SKom MScEng PhD dari Departemen Sistem Informasi ITS ini tidak hanya bermanfaat bagi para konsumen yang mencari produk dan layanan halal. Namun, aplikasi ini juga memberikan manfaat bagi para pelaku usaha. Di antaranya, mendorong pelaku usaha untuk mendapatkan sertifikasi halal dan menciptakan lingkungan ekonomi halal yang transparan.

BACA JUGA:  ITS Resmi Buka Pendaftaran IUP Gelombang I, Ini Syarat dan Keuntungannya

Dengan inovasinya yang membawa segudang manfaat tersebut, tim yang juga beranggotakan Irmasari Hafidz MSc dan Siska Arifiani MKom ini telah berhasil menjadi bagian dari 25 besar pemenang Research Grant Bank Indonesia (RGBI) 2024. Pencapaian ini pun membawa SIAR Halal semakin dekat dengan tujuan besarnya, yaitu menjadi aplikasi yang bermanfaat bagi generasi muda dan mendukung ekonomi halal. “Kami optimis bahwa apresiasi ini adalah langkah awal yang baik bagi ITS untuk memberikan kontribusi yang lebih luas dalam ekosistem halal di Indonesia,” tandas Hadziq optimistis. (ST05)

Tags: Ekonomi HalalITSSertifikasi Halal
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Bagus Panuntun Diangkat Sebagai Plt Wali Kota Madiun

Rabu, 21 Januari 2026
Foto bersama di sela forum ASEAN University Network/Southeast Asia Engineering Education Development Network (AUN/SEED-Net) Steering Committee Meeting 2026.

Perkuat Kolaborasi Riset ASEAN – Jepang, ITS Pimpin Sidang AUN/SEED-Net 2026

Rabu, 21 Januari 2026
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa

2.600 Tenaga Pendidik se Jatim Ikuti Sosialisasi Program Pengelolaan Talenta Digital Nasional,

Selasa, 20 Januari 2026

ITS Dukung Kontribusi Sains dalam Konsorsium Rehabilitasi Pascabencana

Selasa, 20 Januari 2026

Berita Terkini

Bagus Panuntun Diangkat Sebagai Plt Wali Kota Madiun

Rabu, 21 Januari 2026
Foto bersama di sela forum ASEAN University Network/Southeast Asia Engineering Education Development Network (AUN/SEED-Net) Steering Committee Meeting 2026.

Perkuat Kolaborasi Riset ASEAN – Jepang, ITS Pimpin Sidang AUN/SEED-Net 2026

Rabu, 21 Januari 2026
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa

2.600 Tenaga Pendidik se Jatim Ikuti Sosialisasi Program Pengelolaan Talenta Digital Nasional,

Selasa, 20 Januari 2026

ITS Dukung Kontribusi Sains dalam Konsorsium Rehabilitasi Pascabencana

Selasa, 20 Januari 2026

Gubernur Khofifah Gelar Pasar Murah di Sumbersari Jember, Wujud Komitmen Kendalikan Harga Bahan Pokok dan Jaga Daya Beli Masyarakat

Selasa, 20 Januari 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In