• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Rabu, 21 Januari 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Daerah

Pemkab Bojonegoro Sosialisasi Pentingnya Kesehatan Jiwa, Perlu Memahami Strategi Kelola Stres

by Redaksi
Selasa, 15 Oktober 2024

SURABAYATODAY.ID, BOJONEGORO – Dinas Kesehatan bekerja sama dengan Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Bojonegoro melaksanakan talkshow SAPA! Malowopati FM, Jumat (11/10). Talkshow kali ini mengambil tema ‘Saatnya Prioritaskan Kesehatan Jiwa di Sekolah dan Tempat Kerja’.

Talkshow ini menghadirkan narasumber dr Utami Sanjaya, Sp. Kj., dokter spesialis kejiwaan RSUD Dr. R. Sosodoro Djati Koesoemo, dan Nina Erliana dari Pengelola Kesehatan Jiwa Dinas Kesehatan Bojonegoro.

Utami Sanjaya mengatakan di dunia pendidikan, seorang guru diharap bisa menguasai problem solving atau pemecahan masalah untuk mengarahkan siswanya. Sebab, ada suatu kondisi agar bisa mengedepankan asertif (tegas). Agar tidak selalu menunda-nunda, fisik tidak semangat, malas masuk, mulai sensitif, mudah marah. Jika tidak diatasi dengan baik bisa menimbulkan gangguan jiwa.

BACA JUGA:  Bantuan Keuangan Desa, Kejari Minta Pemkab Bojonegoro Lakukan Pengawasan Secara Aktif

“Dalam kesehatan itu ada gangguan emosi. Cirinya ada perubahan yang ringan-ringan. Tandanya anak malas berbicara atau menarik diri, yang paling penting kedekatan orang tua dan anak harus terjalin dengan baik,” jelasnya.

Untuk para orang dewasa, problem solving dan strategi harus dilakukan. Karena jika mencari kesibukan untuk menghindari masalah, masalah itu tidak terselesaikan. Menghadapi stres justru bisa membuat lebih kuat, dan mengatasi stres ke normal. Tapi jika stres namun tidak ada strategi penyelesaian, maka bisa memunculkan gangguan jiwa.

BACA JUGA:  Adhy Karyono Ajak Peserta The 4th Summer School dari 19 Negara Nikmati Keindahan Jatim

“Stres itu bukan suatu hal buruk, tapi membuat kita menjadi lebih kuat untuk kita belajar dari pengelaman masa alu. Maka berusahalah untuk mencari alternatif penyelesaian masalah. Jangan segan-segan bertanya kepada orang yang menurut kita bisa memberikan solusi,” ungkapnya.

Sementara itu, Pengelola Kesehatan Jiwa Dinas Kesehatan Bojonegoro, Nina Erliana menyampaikan data kesehatan jiwa di Bojonegoro selalu dilaporkan langsung ke Kementerian Kesehatan. Pada 2023, secara khusus Orang dalam Gangguan Jiwa (ODGJ) berat atau skizofernia tercatat 2.585 orang dan psikotik akut 149 orang. Sedangkan pada tahun 2024 pada bulan Januari hingga September skizofernia sebanyak 2.624 orang, psikotik akut 164 orang.

BACA JUGA:  Ingin Wisata Offroad, Di Tahura Pakal Kini Miliki Cemara Pakal Fun dan Adventure

“Dari data tersebut menyebar di masing-masing usia ada bahkan mulai dari usia anak-anak,” bebernya.

Lebih lanjut, dia menjelaskan, setiap tahun ada peningkatan jumlah kasus baru. Data itu belum termasuk depresi dan kecemasan. Harapannya, pada masyarakat agar tidak enggan untuk screening lebih awal agar lebih dulu diketahui agar bisa sharing dan belajar mengelola stres, minimal bisa menyelesaikan masalah sendiri.

“Screening tersebut bisa dilakukan di Puskesmas, Polindes, melalui aplikasi ‘Sijiwa’ milik Kemenkes. Di situ kita bisa akses, ada pertanyaan yang nantinya dari situ kita bisa ketahui kita punya masalah kesehatan jiwa atau tidak,” pungkasnya. (ST10)

Tags: Kesehatan JiwaPemkab BojonegoroSosialisasiStrategi Kelola Stres
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa

2.600 Tenaga Pendidik se Jatim Ikuti Sosialisasi Program Pengelolaan Talenta Digital Nasional,

Selasa, 20 Januari 2026

ITS Dukung Kontribusi Sains dalam Konsorsium Rehabilitasi Pascabencana

Selasa, 20 Januari 2026

Gubernur Khofifah Gelar Pasar Murah di Sumbersari Jember, Wujud Komitmen Kendalikan Harga Bahan Pokok dan Jaga Daya Beli Masyarakat

Selasa, 20 Januari 2026

Sekdaprov Adhy Terima Audiensi Bersama Trajectory Co., Ltd. dan Chiba Institute Of Science

Selasa, 20 Januari 2026

Berita Terkini

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa

2.600 Tenaga Pendidik se Jatim Ikuti Sosialisasi Program Pengelolaan Talenta Digital Nasional,

Selasa, 20 Januari 2026

ITS Dukung Kontribusi Sains dalam Konsorsium Rehabilitasi Pascabencana

Selasa, 20 Januari 2026

Gubernur Khofifah Gelar Pasar Murah di Sumbersari Jember, Wujud Komitmen Kendalikan Harga Bahan Pokok dan Jaga Daya Beli Masyarakat

Selasa, 20 Januari 2026

Sekdaprov Adhy Terima Audiensi Bersama Trajectory Co., Ltd. dan Chiba Institute Of Science

Selasa, 20 Januari 2026

BRIDA Surabaya Resmi Terbentuk, Kebijakan Kota Wajib Berbasis Riset dan Sains

Selasa, 20 Januari 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In