• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, 7 Maret 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Peristiwa

Dikemas Adat Jawa, Purnasiswa di SMP Kreatif Muhammadiyah 18 Surabaya Tampil Beda

by Redaksi
Senin, 10 Juni 2024
Para siswa kelas IX angkatan ke-14 di SMP Kreatif Muhammadiyah 18 Surabaya.

Para siswa kelas IX angkatan ke-14 di SMP Kreatif Muhammadiyah 18 Surabaya.

SURABAYATODAY.ID, SURABAYA – Ada yang unik dalam purnasiswa kelas IX angkatan ke-14 di SMP Kreatif Muhammadiyah 18 Surabaya, Sabtu (8/6) lalu. Pada kegiatan itu dikemas sangat beda. Selain para siswa menggunakan pakaian adat Jawa, prosesi purnasiswa pun diiringi tradisi cucuk lampah, yakni pembuka dan penuntun jalan yang biasanya dilakukan pada rangkaian prosesi pernikahan beradat Jawa untuk mengantar pengantin ke pelaminan.

Kegiatan purnasiswa ini memang mengusung tema pernikahan adat Jawa. Pada momen yang digelar di lingkungan e-School (julukan sekolah SMP Kreatif Muhammadiyah 18 Surabaya), seluruh peserta dan panitia mengenakan busana beskap dan kebaya. Bahkan, mulai dari pintu masuk berhiaskan daun kelapa hijau dan kain jarik. Dekorasi panggung pun berlatar gebyok, mirip panggung pelaminan.

BACA JUGA:  Pemkab Bojonegoro Gelar FGD Masterplan Smart City 2024-2026

Salah satu guru di sekolah ini, Fadhlurrohman, mengungkapkan konsep purnasiswa ini memang dibuat berbeda. Pihaknya ingin momen tersebut mengesankan bagi para siswa.

Makanya, selain konsep perkawinan juga disertakan cucuk lampah. “Bukan sekolah kreatif namanya, kalau tidak ada suguhan berbeda pada purnasiswa dari tahun-tahun sebelumnya,” ungkapnya.

Menurutnya, cucuk lampah hanya ada saat pernikahan. “Namun supaya berbeda dan diingat, maka kita tampilkan saat kelulusan sehingga jadi berkesan,” terangnya.

Seorang siswa berpakaian anoman berperan sebagai cucuk lampah, menuntun rombongan kelas IX menuju tempat duduk.

Saat pra-acara purnasiswa, di sinilah tradisi cucuk lampah dimulai. Seorang siswa bergaya anoman menuntun rombongan kelas IX menuju tempat duduk dengan iringan gending Jawa ‘Kebo Giro’ yang biasanya digunakan dalam pernikahan adat Jawa. Perjalanan rombongan ini juga diapit oleh pasukan pembawa bendera.

BACA JUGA:  BPBD Bojonegoro Berikan Bantuan Sembako Kepada Warga yang Terdampak Bencana Angin Kencang di Kapas

Kepala SMP Kreatif Ari Sutikno dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terlaksananya purnasiswa tahun ini. “Ngapunten (mohon maaf, red) saya memakai dua bahasa, karena hari ini temanya adalah adat pernikahan adat Jawa. Acara hari ini sungguh luar biasa,” katanya

Ia memberikan apresiasi atas semua pihak yang terlibat dalam terselenggaranya kegiatan ini. Dikatakan, pihaknya sebagai guru hanya mendampingi dan membimbing.

“Karena di sekolah, kami adalah sahabat sekaligus orang tua bagi anak-anak. Mugi-mugi (semoga, red), lelah kita semuanya menjadi lillah karena Allah SWT,” tambah Ari.

BACA JUGA:  Belasan Remaja Jalani Pembinaan Sosial di Liponsos Keputih

Ari lantas menyampaikan pesan kepada para siswa yang lulus dari e-School. “Hari ini bukanlah hari terakhir, hanya seremonial. Kalau ada perlu atau rindu, jangan sungkan datang ke sekolah,” tutupnya. (ST01)

Tags: Adat JawaCucuk LampahPurnasiswaSMP Kreatif Muhammadiyah 18 Surabaya
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Rapat koordinasi bersama Kementerian Agama (Kemenag) Kota Surabaya dan seluruh Lembaga Amil Zakat (LAZ) se-Kota Surabaya di ruang sidang wali kota,.

Kemenag dan LAZ, Pemkot Surabaya Perkuat Sinkronisasi Data Penyaluran Zakat

Sabtu, 7 Maret 2026

Gubernur Khofifah Serahkan Truk Hasil Normalisasi Dimensi, Optimis Percepat Terwujudnya Zero ODOL 2027 di Jatim

Sabtu, 7 Maret 2026

Sapa Bansos Amaliyah Ramadan ke-10, Gubernur Khofifah Salurkan Bantuan Rp8,35 Miliar untuk Perkuat Perlindungan Sosial dan Kemandirian Ekonomi Masyarakat Tuban

Jumat, 6 Maret 2026

Gubernur Khofifah Terima Audiensi Swaniti Initiative, Pastikan Jatim Siap Perkuat Kolaborasi Kembangkan Energi Terbarukan dan Percepatan Wujudkan Ekonomi Hijau

Jumat, 6 Maret 2026

Berita Terkini

Rapat koordinasi bersama Kementerian Agama (Kemenag) Kota Surabaya dan seluruh Lembaga Amil Zakat (LAZ) se-Kota Surabaya di ruang sidang wali kota,.

Kemenag dan LAZ, Pemkot Surabaya Perkuat Sinkronisasi Data Penyaluran Zakat

Sabtu, 7 Maret 2026

Gubernur Khofifah Serahkan Truk Hasil Normalisasi Dimensi, Optimis Percepat Terwujudnya Zero ODOL 2027 di Jatim

Sabtu, 7 Maret 2026

Gubernur Khofifah Dampingi Wapres Gibran Tinjau Pasar Gelondong Gede Tuban, Pastikan Stok Bahan Pokok Aman

Sabtu, 7 Maret 2026

Sapa Bansos Amaliyah Ramadan ke-10, Gubernur Khofifah Salurkan Bantuan Rp8,35 Miliar untuk Perkuat Perlindungan Sosial dan Kemandirian Ekonomi Masyarakat Tuban

Jumat, 6 Maret 2026
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi

Wali Kota Eri Cahyadi Minta Kasus Ancaman Oknum Jukir Diproses Secara Hukum

Jumat, 6 Maret 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In