• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Rabu, 21 Januari 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Daerah

9 Langkah yang Harus Dilakukan untuk Kendalikan Inflasi

by Redaksi
Senin, 4 Maret 2024
Rapat Koordinasi Pengamanan Pasokan dan Harga Pangan Jelang Puasa dan Idul Fitri 2024 di Ballroom Hotel Indonesia Kempinski Jakarta.

Rapat Koordinasi Pengamanan Pasokan dan Harga Pangan Jelang Puasa dan Idul Fitri 2024 di Ballroom Hotel Indonesia Kempinski Jakarta.

SURABAYATODAY.ID, JAKARTA – Rapat Koordinasi Pengamanan Pasokan dan Harga Pangan Jelang Puasa dan Idul Fitri 2024 bersama Menteri Dalam Negeri (Mendagri) RI dan Kepala Badan Pangan Nasional (Kabapanas) digelar di Ballroom Hotel Indonesia Kempinski Jakarta, Senin (4/3). Pada rapat itu, Menteri Dalam Negeri RI Tito Karnavian menyampaikan ada 9 langkah yang harus dilakukan seluruh daerah untuk bisa mengendalikan inflasi yang terjadi jelang puasa Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri tahun 2024 ini.

Langkah-langkah tersebut antara lain selalu memantau harga bahan pangan dan stoknya, melakukan sidak ke pasar dan distributor, menggelar rapat teknis tim pengendalian inflasi daerah bersama Forkopimda, Bulog, asosiasi pengusaha dan BPS.

BACA JUGA:  Dirjen Dukcapil Kemendagri Luncurkan Gerakan Bersama Percepatan Dokumen  Kependudukan Bagi Penyandang Disabilitas

Lalu menjaga pasokan bahan pokok dan bahan penting lainnya, pencanangan gerakan menanam tanaman cepat panen, melaksanakan operasi pasar murah, berkoordinasi dengan daerah penghasil komoditas untuk kelancaran rantai pasok, merealisasikan belanja tidak terduga atau BTT untuk mendukung pengendalian inflasi, memberikan bantuan transportasi atau subsidi transportasi dari APBD.

“Kalau sembilan ini saja dikerjakan, sesuai dengan masalah di lapangan komoditas apa yang naik, penyebabnya apa, suplainya kurang, pasokannya yang kurang atau distribusi yang tidak jalan, baru kemudian ditelusuri, kalau suplai berarti perlu adanya tambahan suplai, entah dari gerakan tanam sendiri atau dari luar,” katanya.

Ia juga meminta agar seluruh kepala daerah yang hadir untuk benar-benar menyerap segala masukan dan insight yang diberikan pada rakor. Karena menurutnya hal ini akan bermanfaat saat para kepala daerah memimpin rapat pengendalian inflasi dengan para bupati walikota dan semua stakeholder yang ada di daerah provinsi masing-masing.

BACA JUGA:  Bikin Webseries dengan Modal Smartphone? Sutradara Andri Cung Bagikan Tipsnya

“Intinya masyarakat tersedia bahan pokok penting, yang kedua harganya juga dapat terjangkau,” tambahnya.

‘Kita harus kendalikan agar masyarakat tenang, saudara-saudara umat muslim yang melaksanakan ibadah Ramadhan dan merayakan hari raya idul fitri dengan baik dan lancar semua, Indonesia juga tetep aman,” katanya kemudian.

Di sisi lain Kepala Badan Pangan Nasional Arief Prasetyo Adi mengatakan sesuai arahan Presiden RI, Bapanas harus benar-benar memperhatikan ketersediaan pangan dan stabilisasi harga. Karena itu ia meminta semua kepala daerah untuk bersama-sama melakukan gerakan pangan murah, sinergi dengan tim pengendali inflasi daerah, pemantauan harga pasar, induk, tradisional, dan retail modern.

BACA JUGA:  Rakor di Grahadi, Upaya Kesiapsiagaan Menghadapi Bencana Hidrometeorologi

Ia mengatakan rakor kali ini penting karena semua harus menjaga pangan dari hulu sampai dengan hilir. Ia menyebut ekosistem pangan yang akan dan sudah dibangun memperhatikan dua hal yaitu menjaga nilai tukar petani utamanya tanaman pangan, juga menjaga harga di hilir dengan HAP atau HET yang sudah diberikan.

“Kami berharap dukungan dan kerjasama seluruh kepala daerah, pemerintah provinsi, kabupaten kota untuk terus menerus melaksanakan tiga hal tersebut, sehingga nanti masyarakat bisa beribadah dengan nyaman,” ucapnya. (ST02)

Tags: Badan Pangan NasionalInflasiKemendagriRapat Koordinasi
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa

2.600 Tenaga Pendidik se Jatim Ikuti Sosialisasi Program Pengelolaan Talenta Digital Nasional,

Selasa, 20 Januari 2026

ITS Dukung Kontribusi Sains dalam Konsorsium Rehabilitasi Pascabencana

Selasa, 20 Januari 2026

Gubernur Khofifah Gelar Pasar Murah di Sumbersari Jember, Wujud Komitmen Kendalikan Harga Bahan Pokok dan Jaga Daya Beli Masyarakat

Selasa, 20 Januari 2026

Sekdaprov Adhy Terima Audiensi Bersama Trajectory Co., Ltd. dan Chiba Institute Of Science

Selasa, 20 Januari 2026

Berita Terkini

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa

2.600 Tenaga Pendidik se Jatim Ikuti Sosialisasi Program Pengelolaan Talenta Digital Nasional,

Selasa, 20 Januari 2026

ITS Dukung Kontribusi Sains dalam Konsorsium Rehabilitasi Pascabencana

Selasa, 20 Januari 2026

Gubernur Khofifah Gelar Pasar Murah di Sumbersari Jember, Wujud Komitmen Kendalikan Harga Bahan Pokok dan Jaga Daya Beli Masyarakat

Selasa, 20 Januari 2026

Sekdaprov Adhy Terima Audiensi Bersama Trajectory Co., Ltd. dan Chiba Institute Of Science

Selasa, 20 Januari 2026

BRIDA Surabaya Resmi Terbentuk, Kebijakan Kota Wajib Berbasis Riset dan Sains

Selasa, 20 Januari 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In