• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Rabu, 21 Januari 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Advertorial

Inflasi Surabaya Pada Januari 2024 Terendah Selama Lima Tahun Terakhir

by Redaksi
Sabtu, 17 Februari 2024
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi bersama istri, Rini Indriyani berdialog dengan pedagang. Pada bulan Januari 2024, di Surabaya deflasi 0,26 persen, dan ini merupakan inflasi Surabaya terendah selama 5 tahun.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi bersama istri, Rini Indriyani berdialog dengan pedagang. Pada bulan Januari 2024, di Surabaya deflasi 0,26 persen, dan ini merupakan inflasi Surabaya terendah selama 5 tahun.

Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Surabaya mencatat Inflasi bulanan atau month-to-month (m-to-m) dan juga inflasi year-to-date (y-to-d) pada bulan Januari 2024 berada di angka -0,26 persen. Sedangkan inflasi tahunan atau year-on-year (y-on-y) pada bulan Januari 2024 sebesar 2,40 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 105,38.

 

SURABAYATODAY ID, SURABAYA – Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam Kota Surabaya Vykka Anggradevi Kusuma menjelaskan bahwa inflasi Surabaya pada bulan Januari 2024 ini terendah selama 5 tahun terakhir. Pasalnya, pada Januari 2020 inflasi Surabaya berada di angka 0,50 persen, pada 2021 sebesar 0,32 persen, lalu pada 2022 sebesar 0,46 persen, kemudian pada 2023 sebesar 0,36 persen, dan pada 2024 berada di angka -0,26 persen.

“Artinya, pada bulan Januari 2024 Kota Surabaya mengalami deflasi sebesar 0,26 persen, dan ini ternyata inflasi Surabaya terendah selama 5 tahun terakhir,” kata Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam Kota Surabaya Vykka Anggradevi Kusuma, Sabtu (17/2/2024).

BACA JUGA:  Wagub Emil Berbagi Kiat Entaskan Kemiskinan

Menurutnya, ada 5 komoditas yang menyumbang inflasi terbesar pada bulan Januari 2024, yaitu tomat 0,06 persen, tukang bukan mandor 0,03 persen, bawang merah 0,03 persen, mobil 0,02 persen, dan bawang putih 0,01 persen.
Adapun penyebab komoditas volatile food atau pangan bergejolak yang turut menyumbang inflasi Kota Surabaya bulan Januari seperti tomat dan bawang merah di antaranya karena hasil panen para petani yang berkurang imbas perubahan cuaca.

Hal ini menyebabkan ketersediaan menjadi berkurang sehingga harga mengalami kenaikan. “Selain itu, pemenuhan kebutuhan bawang putih dalam negeri hampir semuanya berasal dari impor. Adanya kenaikan harga bawang putih disebabkan karena harga bawang putih dari daerah asal (impor) juga mengalami kenaikan, sehingga berimbas adanya kenaikan harga bawang putih di dalam negeri,” katanya.

Karena itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus melakukan berbagai upaya dalam mengendalikan inflasi, diantaranya dengan melakukan kerjasama serta berkoordinasi dengan Bulog dalam penyaluran Beras SPHP yang disalurkan lewat Wartek Inflasi. Bahkan, pemkot juga rutin melakukan operasi pasar minyak di pasar tradisional.

BACA JUGA:  Sejumlah Pelanggar Ketertiban Umum Diamankan pada Operasi Malam Minggu
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi saat mendatangi warung tekan inflasi atau warung TPID di Pasar Wonokromo.

“Kami dari TPID (Tim Pengendalian Inflasi Daerah) Surabaya juga melakukan identifikasi kebutuhan pasokan bapokting yang berasal dari pasar PD Pasar Surya, pasar binaan dinkopdag, RSUD, restoran, SWK binaan Dinkopdag, serta toko kelontong binaan Dinkopdag guna pemenuhan kebutuhan ketersediaan,” kata dia.

Sedangkan dalam rangka menjaga kestabilan harga bahan pokok, pemkot terus menjalin kerjasama antar daerah, baik dengan Pemerintah Kabupaten Blitar, Pemerintah Kabupaten Sidoarjo, kabupaten Malang, Ngawi, dan Sumenep dalam rangka pemenuhan komoditas, mulai dari beras, cabai, dan juga bawang merah.

“Pelaksanaan Gerakan Pangan Murah juga terus dilakukan Pemkot Surabaya di Rusun Panjaringansari Kecamatan Rungkut guna membantu masyarakat Kota Surabaya untuk memperoleh bahan Pangan dengan harga yang terjangkau,” tegasnya.

Dengan berbagai terobosan itu, TPID berharap Kota Surabaya selalu stabil dan tetap pada rentang sasaran target inflasi nasional tahun 2024, yaitu sebesar 2,5%±1 pada akhir tahun 2024 mendatang, sehingga capaian nilai inflasi month to month/bulanan dapat deflasi maupun inflasi asalkan tetap pada rentang sasaran target inflasi.

BACA JUGA:  Jadwal SNMPTN dan UTBK-SBMPTN Resmi Diluncurkan, ITS Siapkan Sosialisasi

“Inflasi maupun deflasi dapat membahayakan apabila berada pada tingkat tertentu atau berlebihan, sehingga pemerintah pusat membuat kebijakan dengan menetapkan sasaran rentang target inflasi yaitu sebesar 2,5%±1 pada tahun 2024, agar inflasi dapat terkendali dan stabil. Perekonomian suatu wilayah dapat dikatakan baik apabila harga barang dan jasa mengalami kestabilan,” ujarnya.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi saat di salah satu pasar di Kota Pahlawan. Pemkot Surabaya terus melakukan upaya pengendalian inflasi dengan langkah keterjangkauan harga, ketersediaan komoditas, kelancaran distribusi dan komunikasi efektif.

Selanjutnya, gar kondisi Surabaya tetap stabil dan normal, Tim Pengendalian Inflasi Kota Surabaya terus melakukan upaya pengendalian inflasi dengan berpedoman pada langkah pengendalian inflasi nasional yaitu 4K (Keterjangkauan harga, Ketersediaan Komoditas, Kelancaran Distribusi, dan Komunikasi Efektif).

Di samping itu, TPID Kota Surabaya juga secara kontinyu memberikan edukasi dan imbauan kepada masyarakat Kota Surabaya melalui media sosial maupun media massa untuk selalu belanja bijak, diversifikasi makanan, dan stop boros pangan. “Imbauan kepada warga Surabaya ini tidak hanya dilakukan ketika Surabaya mengalami deflasi, tapi dilakukan secara kontinyu,” pungkasnya. (ADV-ST01)

Tags: Badan Pusat StatistikInflasiPemkot SurabayaTim Pengendali Inflasi DaerahTPID
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa

2.600 Tenaga Pendidik se Jatim Ikuti Sosialisasi Program Pengelolaan Talenta Digital Nasional,

Selasa, 20 Januari 2026

Sekdaprov Adhy Terima Audiensi Bersama Trajectory Co., Ltd. dan Chiba Institute Of Science

Selasa, 20 Januari 2026

BRIDA Surabaya Resmi Terbentuk, Kebijakan Kota Wajib Berbasis Riset dan Sains

Selasa, 20 Januari 2026

Satpol PP Surabaya Amankan Seorang WRSE di Area TPU Kembang Kuning

Selasa, 20 Januari 2026

Berita Terkini

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa

2.600 Tenaga Pendidik se Jatim Ikuti Sosialisasi Program Pengelolaan Talenta Digital Nasional,

Selasa, 20 Januari 2026

ITS Dukung Kontribusi Sains dalam Konsorsium Rehabilitasi Pascabencana

Selasa, 20 Januari 2026

Gubernur Khofifah Gelar Pasar Murah di Sumbersari Jember, Wujud Komitmen Kendalikan Harga Bahan Pokok dan Jaga Daya Beli Masyarakat

Selasa, 20 Januari 2026

Sekdaprov Adhy Terima Audiensi Bersama Trajectory Co., Ltd. dan Chiba Institute Of Science

Selasa, 20 Januari 2026

BRIDA Surabaya Resmi Terbentuk, Kebijakan Kota Wajib Berbasis Riset dan Sains

Selasa, 20 Januari 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In