• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Rabu, 21 Januari 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Daerah

Hadiri Istighosah Muslimat Mojokerto, Wagub Emil: Poros Kemajuan Daerah Ada Pada Pendidikan dan Kesehatan

by Redaksi
Sabtu, 3 Februari 2024
Wagub Jatim Emil Elestianto Dardak saat menghadiri Istighosah Muslimat NU Kabupaten Mojokerto di masjid kampus Universitas KH Abdul Chalim Pacet, Mojokerto.

Wagub Jatim Emil Elestianto Dardak saat menghadiri Istighosah Muslimat NU Kabupaten Mojokerto di masjid kampus Universitas KH Abdul Chalim Pacet, Mojokerto.

SURABAYATODAY.ID, MOJOKERTO – Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak menyebutkan bahwa poros kemajuan daerah, termasuk Kab. Mojokerto, ada pada pendidikan dan kesehatan. Hal itu disampaikannya dalam Istighosah Muslimat NU Kabupaten Mojokerto di masjid kampus Universitas KH Abdul Chalim Pacet, Mojokerto, Sabtu (3/2).

“Di Mojokerto ini kata kuncinya ada di pendidikan dan kesehatan. Kenapa? Karena perekonomian terbesar kabupaten ini ada di industri yang hari ini menghadapi banyak sekali tantangan,” katanya.

Emil mengatakan, per 2022, total perputaran uang di Kab. Mojokerto mencapai Rp 95 triliun per tahunnya. Yang mana, sekitar Rp 54 triliun berasal dari industri. “Dulu orang senang buka pabrik karena Jatim gajinya tidak tinggi dibandingkan negara lain. Tapi hari ini, UMR di Mojokerto hampir sama dengan Jakarta,” katanya.

BACA JUGA:  Dampingi Wapres RI Resmikan Masjid, Wagub Emil Harapkan Masjid Jadi Pusat Peradaban

“Karena tantangan ini, pabrik yang tadinya ingin mencari pengeluaran yang lebih rendah malah bergeser ke Jawa Tengah atau negara lain. Maka solusinya, bukan menurunkan UMR karena UMR tidak boleh turun. Solusinya kita tingkatkan produktivitas. Ini butuh pendidikan dan kesehatan,” lanjut Emil.

Ia kemudian menjelaskan bahwa karena Mojokerto ini adalah daerah industri yang maju, setiap anak-anaknya harus berpendidikan tinggi.

“Bahwa kita harus memastikan SDM kita mumpuni. Kita bisa tetap jadi primadona bagi para investor bukan karena UMR rendah, tapi karena infrastruktur baik dan SDM-nya mumpuni,” jelasnya.

BACA JUGA:  KAFE Literasi Kota Blitar Jadi Upaya Promosi Literasi Gen Z

Lebih jauh, mantan Bupati Trenggalek itu mengingatkan agar fokus juga diarahkan kepada sektor pertanian. Sebab, pertanian merupakan hal vital bagi pertumbuhan daerah.

“Pertanian di Mojokerto hanya Rp 7 triliun, tidak sampai 10% dari seluruh perputaran keuangan di sini. Tapi pertanian ini menentukan kita punya kedaulatan pangan. Maka lahan sawah ini harus kita jaga,” katanya.

Sementara itu, pendiri sekaligus pengurus Ponpes Amanatul Ummah Pacet KH. Asep Saifuddin Chalim mengatakan, sedikitnya ada tiga hal yang harus diperhatikan oleh seorang pemimpin. Yakni kesejahteraan, pendidikan, dan kesehatan.

BACA JUGA:  SAKIP dan e-Planning Ala Surabaya Diadopsi Kabupaten Magetan

“Apa itu kesejahteraan? Yaitu terwujudnya pangan. Tidak boleh ada yang kelaparan. Pemerintah harus memerhatikan. Tapi tidak berhenti di situ, elemen masyarakat juga harus ikut memantau,” katanya.

Poin yang harus diperhatikan selanjutnya adalah pendidikan. Ia mengatakan, pendidikan harus busa diakses oleh semua orang.

“Terakhir ada kesehatan. Tidak boleh ada orang mengerang kesakitan dan tidak dibawa ke rumah sakit. Semua harus bisa memperoleh layanan kesehatan,” katanya. (ST02)

Tags: IstighosahMojokertoMuslimatWagub Emil Dardak
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Gubernur Khofifah Indar Parawansa saat menerima silaturrahmi jajaran PWNU Jawa Timur di Gedung Negara Grahadi, Surabaya.

Gubernur Khofifah Dukung PWNU Jatim Gelar Mujahadah Kubro 1 Abad NU di Malang

Rabu, 21 Januari 2026

Pariwisata Surabaya Tumbuh Positif, Kunjungan Wisatawan Tembus 25,4 Juta Sepanjang 2025

Rabu, 21 Januari 2026

BRIDA Surabaya Luncurkan SI EPID, Perkuat Tata Kelola Inovasi Menuju World Class Smart City

Rabu, 21 Januari 2026
Sosialisasi pembatasan gawai di SMP Negeri 44 Surabaya.

Dispendik Surabaya Gencarkan Sosialisasi Pembatasan Gawai

Rabu, 21 Januari 2026

Berita Terkini

Gubernur Khofifah Indar Parawansa saat menerima silaturrahmi jajaran PWNU Jawa Timur di Gedung Negara Grahadi, Surabaya.

Gubernur Khofifah Dukung PWNU Jatim Gelar Mujahadah Kubro 1 Abad NU di Malang

Rabu, 21 Januari 2026

Pariwisata Surabaya Tumbuh Positif, Kunjungan Wisatawan Tembus 25,4 Juta Sepanjang 2025

Rabu, 21 Januari 2026

BRIDA Surabaya Luncurkan SI EPID, Perkuat Tata Kelola Inovasi Menuju World Class Smart City

Rabu, 21 Januari 2026
Sosialisasi pembatasan gawai di SMP Negeri 44 Surabaya.

Dispendik Surabaya Gencarkan Sosialisasi Pembatasan Gawai

Rabu, 21 Januari 2026

Bagus Panuntun Diangkat Sebagai Plt Wali Kota Madiun

Rabu, 21 Januari 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In